Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Analisis Perbaikan Drop Voltage Melalui Perubahan Tap Changer Pada Trafo Distribusi 50 kVA 3 Phasa Menggunakan ETAP 19 Maulana Yusuf Arraihan; Bustanul Arifin
Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi Vol. 5 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jti.v5i1.1450

Abstract

Dalam Sistem distribusi tenaga listrik dapat terjadi penurunan tegangan (voltage drop) di ujung saluran akibat beban tinggi dan jarak saluran yang panjang, sehingga berdampak pada kualitas daya serta merugikan pelanggan PT PLN (Persero) ULP Adonara. Analisis perbaikan drop voltage melalui simulasi perubahan posisi tap changer pada trafo distribusi 50 kVA, 3 phasa dilakukan di area Gardu Distribusi AD41. Metode Penyesuaian posisi tap changer pada trafo distribusi dilakukan dengan pemodelan sistem distribusi dalam bentuk single line diagram, dan analisis aliran daya menggunakan perangkat lunak ETAP 19, serta model parameter data pengukuran tegangan dan beban menggunakan spesifikasi sistem distribusi untuk menentukan posisi tap trafo yang optimal. Hasil penelitian menunjukan bahwa ETAP 19 mampu digunakan untuk simulasi perbaikan drop voltage melalui perubahan tap changer dibuktikan dengan hasil analisis simulasi aliran daya. Hasil simulasi sebelum penyesuaian tap, tegangan pada sisi sekunder trafo 217 V di bawah batas standar tegangan yang diizinkan. Setelah simulasi perubahan tap changer ke posisi optimal (tap ke-3), tegangan sistem meningkat signifikan menjadi 228 V, sehingga memenuhi standar pelayanan yang berlaku. Penelitian ini memberikan kebaruan dengan memperkuat teori yang ada serta membuktikan bahwa penyesuaian tap changer berdampak positif terhadap efisiensi sistem distribusi dan pengurangan rugi-rugi daya.   In electrical power distribution systems, voltage drop can occur at the end of distribution lines due to high loads and long line distances, affecting power quality and causing losses for customers of PT PLN (Persero) ULP Adonara. This study analyzes voltage drop improvement through simulations of tap changer adjustments on a 50 kVA, 3 phase distribution transformer in the AD41 Distribution Substation area. The method involves modeling the distribution system as a single line diagram and conducting power flow analysis using ETAP 19, supported by measured voltage and load data based on system specifications to determine the optimal transformer tap position. The results show that ETAP 19 can be used to simulate voltage drop improvement through tap changer adjustments, as demonstrated by power flow analysis results. Prior to adjustment, the transformer secondary voltage was 217 V, below the permissible standard. After adjusting the tap changer to the optimal position (tap-3), the voltage increased to 228 V, meeting applicable service standards. This study provides novelty by reinforcing existing theories and demonstrating that tap changer adjustments positively impact distribution system efficiency and reduce power losses.
Prototype Sistem Monitoring Suhu, Kelembaban, Penggunaan Energi Listrik dan Deteksi Asap pada Ruang Penyimpanan Kain di PT Semarang Garment Berbasis IoT (Internet of Things) Nafika Safira; Bustanul Arifin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12148

Abstract

secara berkelanjutan untuk mencegah kerusakan akibat perubahan suhu, kelembaban, penggunaan energi Listrik yang Industri garment adalah salah satu sektor manufaktur yang bergantung pada kualitas bahan baku, terutama pada kain. Kualitas kain sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan tempat penyimpanan. Penyimpanan kain yang baik memerlukan pengawasan kondisi tidak terkontrol, serta potensi kebakaran yang ditandai dengan munculnya asap. Oleh karena itu, diperlukan adanya monitoring suhu, kelembaban, penggunaan energi Listrik dan deteksi suhu yang dapat memberikan informasi secara real-time.  Penelitian ini bertujuan untuk sebagai Solusi dalam monitoring suhu, kelembaban, penggunaan energi Listrik dan deteksi asap pada ruang penyimpanan kain PT Semarang Garment. Metode penelitian yang digunakan meliputi studi literatur, perancangan perangkat keras, perancangan perangkat lunak, dan pengujian system. Hasil dari penelitian ini yaitu NodeMCU ESP8266 dapat berkomunikasi dengan mikrokontroler dan juga koneksi internet sehingga dapat memantau suhu dan kelembaban secara real time.  Sensor DHT22 digunakan untuk mengukur suhu dan kelembaban yang ada di dalam gudang penyimpanan kain di PT Semarang Garment.  Sensor MQ-2 sebagai pendeteksi asap, sensor PZEM-004T sebagai pengukuran penggunaan energi Listrik. Internet berfungsi sebagai transmisi dari aplikasi blynk. Monitoring yang dihasilkan dari perubahan suhu dan kelembaban serta penggunaan energi Listrik dan deteksi asap berupa gambar atau tampilan di smartphone dan didapatkan hasil monitoring secara real-time. Hasil pengujian menunjukkan bahwa system mampu melakukan monitoring secara real-time dengan baik. Sensor DHT22 menghasilkan rata-rata suhu sebesar 28,70 C pada aplikasi Blynk dan 28,480 C pada LCD dibandingkan dengan thermometer sebesar 28,710 C.