Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENGUATAN LITERASI KEMAMPUAN BACA-TULIS MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR SISWA KELAS 3 UPTD SDN 220 HUTA DANGKA KECAMATAN KOTANOPAN Jureid, Jureid; Nasution, Ade Chandra; Doli, Batara; Btr, Eli Saharni; Nasution, Lukman Hakim; Sari, Mustika; Fitri, Nuralya; Habibah, Nur; Lubis, Pita Anggina; Maiyani, Saprinah; Salamah, Ummu
Journal of Community Dedication and Development (Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 1 (2025): Januari-Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan bertujuan menguatkan literasi kemampuan baca–tulis siswa kelas 3 UPTD SDN 220 Huta Dangka melalui pemanfaatan media gambar. Kegiatan dilaksanakan oleh mahasiswa KKN STAIN Mandailing Natal pada 21–24 Juli 2025 dengan pendekatan partisipatif dan metodologi Pengabdian Tindakan Kelas. Sampel terdiri dari 23 siswa. Instrumen meliputi lembar observasi partisipasi, dokumentasi karya, dan lembar kerja. Intervensi meliputi pengenalan media gambar, latihan menulis deskripsi dan menyusun kalimat, pembacaan bergiliran, serta permainan edukatif berbasis gambar. Hasil observasi dan perbandingan pra–pasca menunjukkan peningkatan antusiasme, kreativitas, kefasihan membaca, dan kemampuan menulis permulaan; sebagian besar siswa mencatat kenaikan skor serta partisipasi yang lebih aktif. Temuan ini konsisten dengan studi terdahulu yang menegaskan efektivitas media visual dalam memperkuat literasi awal. Kendala yang tercatat antara lain keterbatasan waktu intervensi dan kebutuhan pendampingan guru berkelanjutan. Rekomendasi meliputi integrasi media gambar dalam RPP harian, penyusunan booklet panduan untuk guru, serta pelaksanaan siklus tindak lanjut dengan sampel lebih besar dan analisis kuantitatif lebih mendalam untuk memastikan generalisasi hasil.
Persepsi Nasabah Terhadap Penanganan Pembiayaan Bermasalah Pada Bank Muamalat Panyabungan Lubis, Jureid
FINANSIA : Jurnal Akuntansi dan Perbankan Syariah Vol 3 No 1 (2020): FINANSIA : Jurnal Akuntansi dan Perbankan Syariah
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/finansia.v3i1.2036

Abstract

Penelitian inimenggunakanmetode pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif dengan menggambarkan permasalahan yang didasari dengan data yang diperoleh dari hasil wawancara, angket, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data dilakukan dengan metode analisiskualitatif danSWOT.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penanganan pembiayaan bermasalah yang dilakukan oleh Bank Muamalat Indonesia Cabang Pembantu Panyabungan adalah dengan melakukan penagihan intensif, memberikan teguran, proses revitalisasi (rescheduling, reconditioning, restructuring), penyelesaian dengan jaminan, serta menempuh jalur litigasi. Penerapan manajemen risiko di bank Muamalat Cabang Pembantu Panyabungan dilakukan dengan mengidentifikasi dan mengukur risiko (pra akad) pembiayaan dengan proses Financing Risk Assessment (FRA) pada beberapa aspek. Melakukan monitoring (pasca akad) dan controlling. Persepsi keseluruhan nasabah terhadap penanganan pembiayaan bermasalah menunjukkan persepsi yang sangat positif (sangat baik) karena total skor seluruh responden pada masing-masing indikator berada pada sebaran skor kuartil 3 dan skor maksimal. Strategi berdasarkan analisis SWOT yang dapat ditempuh oleh bank Muamalat Cabang Pembantu Panyabungan adalah dengan Memperkuat Regulasi internal bank, Merekrut karyawan yang kompeten, revitalisasi yang maksimal dan ketat, Membangun sistem manajemen risiko yang handal, Mengutamakan pembiayaan di sektor UMKM/SME, Melakukan emosional service, Meningkatkan kemampuan FRM, Penerapan office channeling, Memperkuat klausul perjanjian.
The Role Of Islamic Banks In Increasing The Financial Inclusion Of The People Of Panyabungan City, Mandailing Natal District Jureid, Jureid; Iska, Syukri
Al-bank: Journal of Islamic Banking and Finance Vol. 5 No. 2 (2025): July - Desember 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/ab.v5i2.15383

Abstract

Islamic banking in Indonesia has grown significantly, but its services remain unevenly distributed, especially in rural areas like Mandailing Natal Regency, where only 30% of residents access formal financial services (BPS, 2023). This study examines the role of Islamic banks in improving financial inclusion in Panyabungan City. Using a quantitative method and 100 respondents, data were collected via structured questionnaires and analyzed with PLS-SEM. Results show that financial literacy (β = 0.422; p = 0.000) and perception of Islamic banks (β = 0.493; p = 0.000) significantly affect financial inclusion, with R² = 0.647. Despite high account ownership, digital service use and financing remain low. Findings underscore the importance of strengthening financial literacy and expanding access to Islamic digital banking. Recommendations include targeted financial education and outreach strategies to enhance service utilization in underserved regions
Tantangan Adopsi Produksi Bank Syariah: Persepsi dan Pengalaman Umat Jureid, Jureid; Adelina, Selvi; Damayanti, Evika; Nurhifdah, Thalita; Mardana, Yahya
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5026

Abstract

Adopsi produk perbankan syariah di kalangan umat Islam masih menghadapi berbagai hambatan yang bersifat multidimensional, meliputi aspek literasi keuangan, kesiapan teknologi dan infrastruktur, serta tingkat kepatuhan terhadap prinsip-prinsip Islam. Rendahnya tingkat penerimaan produk perbankan syariah sebagian besar disebabkan oleh keterbatasan pengetahuan masyarakat mengenai karakteristik, mekanisme, dan keunggulan produk keuangan syariah yang memiliki sistem dan akad berbeda dari perbankan konvensional. Kompleksitas konsep akad, sistem bagi hasil, serta persepsi bahwa produk syariah kurang praktis dan kurang kompetitif turut memengaruhi minat masyarakat dalam menggunakannya. Selain itu, perkembangan transformasi digital dalam sektor perbankan syariah menghadirkan tantangan baru, seperti integrasi sistem teknologi informasi, perlindungan keamanan siber, serta tuntutan inovasi produk yang tidak hanya modern dan mudah diakses, tetapi juga tetap sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Tantangan tersebut semakin diperkuat oleh kendala internal lembaga perbankan syariah, termasuk kesiapan sumber daya manusia, kapasitas manajemen, serta kemampuan institusi dalam beradaptasi terhadap perubahan teknologi dan kebutuhan pasar. Di sisi lain, regulasi yang relatif ketat juga menjadi faktor penghambat dalam pengembangan dan perluasan layanan perbankan syariah. Oleh karena itu, diperlukan upaya strategis yang terintegrasi melalui peningkatan literasi keuangan syariah, penguatan infrastruktur digital, pengembangan inovasi produk, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia guna mendorong penerimaan dan pemanfaatan produk perbankan syariah secara lebih luas dan berkelanjutan.