Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Dampak Pernikahan Dini Ditinjau dari Aspek Ekonomi dan Sosial di Kabupaten Mandailing Natal Jureid, Jureid; Defriza, Rita; Lubis, Muhlisah; Khodijah, Siti; Saniah, Nur
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pernikahan dini tidak berdampak pada kesehatan dan reproduksi. Akan tetapi juga berimplikasi dan berdampak paling dominan terjadi pada keadaan ekonomi dan sosial pasangan menikah dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pernikahan dini terhadap keadaan sosial dan ekonomi pelakunya di Mandailing Natal. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif yang menjelaskan dampak tersebut. metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi dengan melibatkan 35 responden. data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan metode reduksi data, display data dan menyimpulkan data tersebut sebagai hasil temuan. hasil penelitian menginformasikan bahwa pernikahan dini secara implikatif menyebabkan masalah ekonomi dan sosial bagi pelakunya karena ketidaksiapan mental dan finansial. Pada aspek ekonomi karena tidak didukung oleh pendidikan, kemampuan dan keterampilan serta finansial. Secara sosial pelaku pernikahan dini yang tidak siap secara mental dan pengetahuan akan menyebabkan krisis kepercayaan diri dan trauma, emosi tidak stabil dan berpotensi gagal dalam rumah tangga karena KDRT, kurang harmonis dalam keluarga, rendahnya otonomi dan tidak berani mengambil keputusan. Menindaklanjuti hasil penelitian ini sosialisasi dampak pernikahan dini serta Undang-Undang tentang pernikahan peru dioptimalkan oleh tenaga pendidik maupun lembaga sosial lainnya.
Social and economic impacts of increasing early marriages during the Covid-19 pandemic: A study in Mandailing Natal and South Tapanuli districts Lubis, Muhlisah; Jureid, Jureid; Defriza, Rita; Kholijah, Siti; Saniah, Nur
Journal of Islamic Economics Lariba Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jielariba.vol10.iss1.art4

Abstract

IntroductionSince the Covid-19 outbreak, underage marriages have become increasingly widespread with all its impact to the society. There are very limited studies on its impact from social and economic aspect, especially among Muslim society in Indonesia.ObjectivesThe purpose of this study was to analyse the social and economic impacts of increasing underage marriage during the Covid-19 pandemic. By doing so, the study also aims to provide solution to solve the impacts for the affected communities.MethodThis study uses a qualitative method with a sociological approach that focuses on experiences and socio-cultural phenomena that occur in the midst of society.ResultsThere are several social impacts that occur as a result of early marriage, conflict in the family, regret and heavy pressure, loss of opportunity to continue education, not being able to socialize, domestic violence, divorce. The economic impacts that occur due to early marriage, among others, are limited opportunities to get work opportunities, unable to bear the family's economic burden, structural poverty.ImplicationsEfforts were made to reduce the number of early marriages, among others, holding meetings several times a month, formally coordinating community leaders, village officials, and KUA, through outreach programs to Majlis Taklim, marriage advice, through marriage sermons, coordinating with sub-districts, youth activities related to early marriage.Originality/NoveltyThe findings of this study contribute to efforts to overcome social and economic problems among Muslim society impacted by the Covid-19 pandemic.
CASH ON DELIVERY SEBAGAI PENGARUH MINAT BELANJA ONLINE DI E-COMMERCE Jureid, Jureid
PROFJES: Profetik Jurnal Ekonomi Syariah Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/profjes.v3i2.13304

Abstract

Kemajuan teknologi digital telah mendorong perubahan signifikan dalam pola belanja masyarakat, termasuk di Panyabungan, Mandailing Natal. Salah satu metode pembayaran yang semakin diminati adalah Cash on Delivery (COD), yang memberikan kemudahan bagi konsumen untuk membayar setelah barang diterima. Shopee, sebagai salah satu platform e-commerce terbesar, telah mengintegrasikan layanan COD untuk menarik minat belanja online di kalangan masyarakat lokal. Namun, terdapat berbagai faktor yang memengaruhi efektivitas metode ini, termasuk kepercayaan konsumen dan aksesibilitas layanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode pembayaran Cash on Delivery (COD) terhadap minat belanja online masyarakat Panyabungan, Mandailing Natal. penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif digunakan dengan teknikn pengumpulan data melalui kuesioner kepada 70 responden yang merupakan pengguna e-commerce Shopee. Pemilihan sampel dilakukan menggunakan rumus Hair, dengan jumlah indikator variabel dikalikan jumlah sampel minimal 5-10. Responden yang dipilih adalah mereka yang telah berbelanja di Shopee minimal dua kali, dengan total belanja sekurang-kurangnya Rp200.000 dan pernah menggunakan layanan COD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembayaran COD memiliki pengaruh signifikan terhadap minat belanja online. Uji ANOVA menghasilkan nilai F hitung (15,65) yang lebih besar dibandingkan F tabel (1,81), dengan probabilitas 0,000 0,05, sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima. Nilai determinasi sebesar 75,5% menunjukkan bahwa sebagian besar variasi minat belanja online dapat dijelaskan oleh COD. Uji regresi sederhana juga mengungkapkan pengaruh COD sebesar 54%, menegaskan bahwa layanan ini memberikan kemudahan, keamanan, dan mengurangi risiko transaksi, terutama bagi konsumen yang tidak memiliki akses ke rekening bank atau layanan mobile banking. Penelitian ini mendukung temuan sebelumnya yang menunjukkan bahwa COD dapat meningkatkan minat belanja Online konsumen. Temuan ini menggarisbawahi peran penting e-commerce seperti Shopee dalam meningkatkan partisipasi belanja online masyarakat di daerah dengan akses yang terbatas. Kata Kunci: E-Commerce, Cash On Delivery, Minat Belanja Online, Pembayaran, Transaksi 
PENDAMPINGAN DAN PELATIHAN PEMBUATAN SABUN CAIR DESA HUTAPUNGKUT JAE KECAMATAN KOTANOPAN MANDAILING NATAL UNTUK KEPERLUAN RUMAH TANGGA Jureid Jureid; Siti Kholijah; Muhlisah Lubis
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 1 No. 3 (2021): November 2021
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v1i3.109

Abstract

Peserta pelatihan yaitu pemuda desa Hutapungkut Jae adalah generasi yang perlu diberikan pendampingan untuk berwirausaha. Pelatihan pembuatan sabun cair ini bertujuan untuk melatih pemuda dan pelajar desa Hutapungkut Jae secara mandiri, metode yang digunakan adalah dengan koordinasi, pendampingan, penyuluhan dan pelatihan, kegiatan pengabdian masyarakat berhasil terlaksana sesuai dengan yang sudah direncanakan dan diprogramkan. Kegiatan pengabdian dari koordinasi, penyuluhan dan pelatihan mendapatkan sambutan yang baik dari Mitra Pengabdian yaitu Kepala Desa, Para Peserta Pemuda dan pelajar serta masyarakat setempat. Para peserta pelatihan mendapatkan keterampilan tambahan tentang pembuatan sabun mandi cair, serta termotivasi untuk berwirausaha dengan keterampilan tersebut.
Manajemen Zakat Fitrah pada Masa Covid-19 di Kelurahan Simangambat Kecamatan Siabu Mandailing Natal Jureid, Jureid
Mu’amalah: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/muamalah.v2i1.6804

Abstract

The management of zakat fitrah during the Covid-19 era is something new. There is a shift from manual to digital patterns. This research wants to see how the management of zakat fitrah in the Simangambat Village, Siabu District during the Covid-19 period. The method that used in this research is descriptive qualitative method, namely by describing the management patterns carried out by zakat managers in the Village. There is a shift in the management pattern of zakat fitrah in Simangambat Village, Siabu sub-district, Mandailing Natal Regency. Before Covid-19 broke out, zakat was distributed manually door to door in the pre-Covid-19 era, namely directly distributed to Mustahik's house by Amil. Meanwhile, during the Covid-19 period, zakat was paid by transfer to an account (digitally) in the form of money for those who have accounts recorded in the Kelurahan Government database as zakat fitrah managers.
Productive Zakat Management in Empowering Micro Business for Poverty Alleviation (Study at Baznas Mandailing Natal District Fahrizal Harahap, Mufti; Jureid, Jureid; Hamdanil, Hamdanil
ILTIZAM Journal of Shariah Economics Research Vol. 9 No. 1 (2025): Iltizam Journal of Shariah Economic Research
Publisher : Islamic Economics Department, Faculty of Islamic Economics and Business, UIN SULTHAN THAHA SAIFUDDIN JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/7qq99198

Abstract

This study is to study productive zakat management implemented by BAZNAS Regency Mandailing Christmas in microbusiness empowerment. For alleviation of poverty. Productive zakat is used as an instrument of Islamic economics to increase the welfare of mustahik through business capital assistance , mentoring, and entrepreneurship training. Research This use method approach is qualitative in nature and descriptive with type studies and case studies, where data is obtained through in-depth interviews, direct observation, and document analysis. Research results show that the scheme distribution of productive zakat at BAZNAS Mandailing Natal includes working capital grants, qardhul hasan (virtuous loans without interest ), and partnerships based on results. This program gives a positive impact to improving the income of mustahik as well as pushing independent microbusinesses. However , the challenges in the implementation of productive zakat Still faced , such as limited funds, low literacy finance mustahik , as well as not yet optimal implementation of standard accounting (PSAK 109). Research conclusions This emphasize importance more productive zakat management​ transparent and professional , with support mentoring systematic effort . The recommendation study covers the improvement of BAZNAS HR capacity in management finance , optimization of synergy with government and institutions of sharia finance, and digitalization of system data collection and monitoring of mustahik. With good governance , productive zakat can become an effective instrument​ to eradicate poverty and increase welfare in a sustainable way.
The Role Of Islamic Banks In Increasing The Financial Inclusion Of The People Of Panyabungan City, Mandailing Natal District Jureid, Jureid; Iska, Syukri
Al-bank: Journal of Islamic Banking and Finance Vol 5, No 2 (2025): July - Desember 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/ab.v5i2.15383

Abstract

Islamic banking in Indonesia has grown significantly, but its services remain unevenly distributed, especially in rural areas like Mandailing Natal Regency, where only 30% of residents access formal financial services (BPS, 2023). This study examines the role of Islamic banks in improving financial inclusion in Panyabungan City. Using a quantitative method and 100 respondents, data were collected via structured questionnaires and analyzed with PLS-SEM. Results show that financial literacy (β = 0.422; p = 0.000) and perception of Islamic banks (β = 0.493; p = 0.000) significantly affect financial inclusion, with R² = 0.647. Despite high account ownership, digital service use and financing remain low. Findings underscore the importance of strengthening financial literacy and expanding access to Islamic digital banking. Recommendations include targeted financial education and outreach strategies to enhance service utilization in underserved regions.
Implementasi Pembiayaan Manindo Grameen Syariah dengan Akad Murabahah pada Koperasi Mitra Manindo Cabang Panyabungan Jureid, Jureid
Jurnal BAABU AL-ILMI: Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 6, No 1 (2021): Islamic economics and banking research
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ba.v6i1.2750

Abstract

Manindo Grameen Syariah (MGS) product is a non collateral financing product forKoperasi Mitra Manindo customers. It is a solution for the poor in obtaining business financing. Koperasi Mitra Manindo adopts the Grameen Bank system and combine it with a murabahah agreement to make it easier for poor women to obtain Startup Capital. This study used a qualitative approach with descriptive analysis by describing the actual information obtained from the respondents. Data collection techniques are through documentation, observation and interview with interviewess in order to produce in-depth and objective data. The results of this study conclude that in implementing Murabahah financing, Koperasi Mitra Manindo does not provide goods as Murabahah objects but provides money without using the wakalah contract as a complement to the contract. In this case, Koperasi uses a mudharabah financing scheme with a murabahah contract but it still causes damage to the contract due to the absence of object objects. Manindo Grameen Syariah financing with a murabahah contract carried out by the Manindo Mitra Cooperative is not in accordance with the murabahah principle, particularly about the object of goods (mabi '), Koperasi Mitra Manindo is supposed to act as a seller does not have goods to be traded but only provides money as business capital for its members.
PENGUATAN LITERASI KEMAMPUAN BACA-TULIS MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR SISWA KELAS 3 UPTD SDN 220 HUTA DANGKA KECAMATAN KOTANOPAN Jureid, Jureid; Nasution, Ade Chandra; Doli, Batara; Btr, Eli Saharni; Nasution, Lukman Hakim; Sari, Mustika; Fitri, Nuralya; Habibah, Nur; Lubis, Pita Anggina; Maiyani, Saprinah; Salamah, Ummu
Journal of Community Dedication and Development (Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 1 (2025): Januari-Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan bertujuan menguatkan literasi kemampuan baca–tulis siswa kelas 3 UPTD SDN 220 Huta Dangka melalui pemanfaatan media gambar. Kegiatan dilaksanakan oleh mahasiswa KKN STAIN Mandailing Natal pada 21–24 Juli 2025 dengan pendekatan partisipatif dan metodologi Pengabdian Tindakan Kelas. Sampel terdiri dari 23 siswa. Instrumen meliputi lembar observasi partisipasi, dokumentasi karya, dan lembar kerja. Intervensi meliputi pengenalan media gambar, latihan menulis deskripsi dan menyusun kalimat, pembacaan bergiliran, serta permainan edukatif berbasis gambar. Hasil observasi dan perbandingan pra–pasca menunjukkan peningkatan antusiasme, kreativitas, kefasihan membaca, dan kemampuan menulis permulaan; sebagian besar siswa mencatat kenaikan skor serta partisipasi yang lebih aktif. Temuan ini konsisten dengan studi terdahulu yang menegaskan efektivitas media visual dalam memperkuat literasi awal. Kendala yang tercatat antara lain keterbatasan waktu intervensi dan kebutuhan pendampingan guru berkelanjutan. Rekomendasi meliputi integrasi media gambar dalam RPP harian, penyusunan booklet panduan untuk guru, serta pelaksanaan siklus tindak lanjut dengan sampel lebih besar dan analisis kuantitatif lebih mendalam untuk memastikan generalisasi hasil.
Persepsi Nasabah Terhadap Penanganan Pembiayaan Bermasalah Pada Bank Muamalat Panyabungan Lubis, Jureid
FINANSIA : Jurnal Akuntansi dan Perbankan Syariah Vol 3 No 1 (2020): FINANSIA : Jurnal Akuntansi dan Perbankan Syariah
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/finansia.v3i1.2036

Abstract

Penelitian inimenggunakanmetode pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif dengan menggambarkan permasalahan yang didasari dengan data yang diperoleh dari hasil wawancara, angket, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data dilakukan dengan metode analisiskualitatif danSWOT.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penanganan pembiayaan bermasalah yang dilakukan oleh Bank Muamalat Indonesia Cabang Pembantu Panyabungan adalah dengan melakukan penagihan intensif, memberikan teguran, proses revitalisasi (rescheduling, reconditioning, restructuring), penyelesaian dengan jaminan, serta menempuh jalur litigasi. Penerapan manajemen risiko di bank Muamalat Cabang Pembantu Panyabungan dilakukan dengan mengidentifikasi dan mengukur risiko (pra akad) pembiayaan dengan proses Financing Risk Assessment (FRA) pada beberapa aspek. Melakukan monitoring (pasca akad) dan controlling. Persepsi keseluruhan nasabah terhadap penanganan pembiayaan bermasalah menunjukkan persepsi yang sangat positif (sangat baik) karena total skor seluruh responden pada masing-masing indikator berada pada sebaran skor kuartil 3 dan skor maksimal. Strategi berdasarkan analisis SWOT yang dapat ditempuh oleh bank Muamalat Cabang Pembantu Panyabungan adalah dengan Memperkuat Regulasi internal bank, Merekrut karyawan yang kompeten, revitalisasi yang maksimal dan ketat, Membangun sistem manajemen risiko yang handal, Mengutamakan pembiayaan di sektor UMKM/SME, Melakukan emosional service, Meningkatkan kemampuan FRM, Penerapan office channeling, Memperkuat klausul perjanjian.