Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pendampingan Penyusunan Bestpractice Untuk Guru Sekolah Dasar Achmad Basari Eko Wahyudi; Dewi Indrapangastuti; Murwani Dewi Wijayanti; Wahyono Wahyono
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 11, No 1 (2023): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v11i1.64909

Abstract

Di kecamatan Mirit masih dijumpai guru yang mengalami kesulitan dalam melakukan praktik terbaik pembelajaran, sehingga diperlukan upaya untuk menumbuhkan sikap dan ketrampilan menulis untuk guru. Untuk keperluan tersebut, tim pelaksana melakukan kegiatan PKM yang bertujuan untuk mendeskripsikan kualitas bestpractice yang disusun oleh guru-guru SD di Kecamatan Mirit Kabupaten Kebumen, dan respon peserta sebagai khalayak sasaran adalah 33 orang kepala sekolah dan guru SD. Materi tentang konsep bestpractice disampaikan dengan setting lecture dan whole class discussion, kemudian dilanjutkan dengan workshop penyusunan bestpractice. Secara umum peserta merespon positif karena 33 peserta (100%) menyatakan bahwa kegiatan pendampingan ini sangat bermanfaat, meskipun waktunya terlalu singkat.
Penerapan Model Problem Based Learning Moda Blended Learning Pada Pembelajaran Tematik Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar Dewi Indrapangastuti; Achmad Basari Eko Wahyudi; Wahyono Wahyono
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 11, No 2 (2023): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v11i2.67039

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan dan peningkatan hasil belajar pada pembelajaran tematik melalui penerapan model problem based learning moda blended learning pada siswa kelas VI SDN Wirogaten Kebumen tahun ajaran 2022/2023. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan subyek penelitian berjumlah 37 siswa. Penelitian ini terdiri dari dua siklus dengan masing-masing siklus terdiri dari 2 kali pertemuan. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi, lembar angket, dan tes. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pelaksanaan pembelajaran dapat terlaksana dengan baik; hal ini dibuktikan dengan data hasil pengamatan pembelajaran pada siklus 1 dan 2 bernilai baik, yaitu modus 4 (baik) dan data hasil tanggapan siswa pada siklus 1 dengan 67,6% setuju, menjadi 81,1% setuju pada siklus 2; dan (2) hasil belajar siswa meningkat dapat dilihat dari rata-rata nilai pos tes siswa pada siklus 1 sebesar 69,05, menjadi 81,24 pada siklus 2.
Pelatihan Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi bagi Guru Sekolah Dasar Achmad Basari Eko Wahyudi; Suhartono Suhartono; Ngatman Ngatman; Wahyono Wahyono; Tri Saptuti Susiani; Moh Salimi; Ratna Hidayah
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 6, No 3 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v6i3.82371

Abstract

Setiap murid itu memiliki keunikan dan karakteristik yang berbeda, guru seharusya mampu memfasilitasi setiap murid sesuai dengan kebutuhan belajarnya yang beragam. Tujuan pengabdian ini adalah: 1) mendeskripsikan pelaksanaan pendampingan pembelajaran  berdiferensiasi di sekolah dasar, dan 2) mendeskripsikan profil kemampuan guru implementasi pembelajaran berdiferensiasi di sekolah dasar. Pengabdian ini dirancang untuk memberikan pelatihan kepada 99 orang kepala sekolah dan guru SD di wilayah Kecamatan Pejagoan untuk merancang, melaksakan, dan mengevaluasi dalam pembelajaran berdiferensiasi. Pengabdian ini berjalan lancar dengan berbagai kegiatan meliputi: diskusi penguatan kemitraan, pelatihan penyusunan perangkat pembelajaran berdiferensiasi, praktik peerteaching pembelajaran berdiferensiasi, serta diskusi evaluasi dan tindaklanjut. Selain itu kompetensi guru dalam pembelajaran diferensiasi mengalami perkembangan dilihat dari sisi diferensiasi konten, diferensiasi proses dan diferensiasi produk.  
Pengembangan Buku Kerja Siswa dalam Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar: Sebuah Studi Pendahuluan Suhartono Suhartono; Tri Saptuti Susiani; Ngatman Ngatman; Wahyono Wahyono; Moh Salimi; Ratna Hidayah; Achmad Basari Eko Wahyudi
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 1 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i1.83119

Abstract

Buku kerja siswa merupakan komponen yang mendukung pembelajaran, membantu memastikan pengetahuan dan kemampuan siswa sejalan dengan program pengajaran. Tujuan penelitian ini adalah memperoleh gambaran tentang kebutuhan buku kerja siswa dalam pembelajaran tematik di sekolah dasar. Metode penelitian adalah survey yang melibatkan guru pada tujuh sekolah dasar. Teknik pengumpulan data menggunakan angket yang fokus wawasan, pola pembuatan, implementasi buku kerja siswa dalam pembelajaran tematik di sekolah dasar. Hasil penelitian ini meliputi: (1) sebagian besar guru mengetahui definisi, manfaat, dan fungsi buku kerja siswa; (2) sebagian besar guru menggunakan buku kerja siswa yang disediakan oleh kemdikbud, hanya sebagian kecil yang memodifikasi dan membuat sendiri buku kerja siswa; (3) sebagian besar guru menggunakan buku kerja siswa pada proses dan penilaian pembelajaran; (4) sebagian besar guru mengarapakan pengembangan buku kerja siswa agara sesuia dengan tujuan pembeljaran dan karakteristik siswa.
Penerapan Model Pembelajaran Make A Match dengan Media Flashcard Untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Aksara Jawa pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Dita Nofiyanti; Ngatman Ngatman; Wahyono Wahyono
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 3 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i3.86268

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan keterampilan membaca Aksara Jawa pada siswa kelas IV SD Negeri 2 Waluyorejo tahun ajaran 2023/2024 melalui penerapan model kooperatif make a match dengan media flashcard. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan secara kolaboratif dengan guru kelas IV dalam tiga siklus. Subjek penlitian adalah guru dan siswa kelas IV SD Negeri 2 Waluyorejo tahun ajaran 2023/2024. Data yang digunakan berupa data kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan tes. Validitas data menggunkan triangulasi sumber dan teknik. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Persentase nilai rata-rata aspek ketepatan menyuarakan tulisan pada siklus I yaitu 60, siklus II menjadi 73,55, dan siklus III meningkat menjadi 85,2. Nilai rata-rata aspek pelafalan pada siklus I yaitu 66,19, siklus II menjadi 72,99, dan siklus III meningkat menjadi 88,2. Nilai rata-rata aspek kelancaran pada siklus I yaitu 61,09, siklus II menjadi 67,78, dan siklus III meningkat menjadi 86,4. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan model pembelajaran make a match dengan media flashcard dapat meningkatkan keterampilan membaca Aksara Jawa pada siswa kelas IV SD Negeri 2 Waluyorejo tahun ajaran 2023/2024.
Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) dengan Media Pop Up Book untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Matematika pada Materi Bangun Ruang Siswa Kelas V SD Negeri 2 Bumirejo Tahun Ajaran 2023/2024 Agita Putri Ardini; Wahyudi Wayudi; Wahyono Wahyono
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 1 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i1.89976

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan langkah penerapan model PBL dengan media pop-up book, (2) meningkatkan motivasi belajar, (3) meningkatkan hasil belajar, dan (4) mendeskripsikan kendala solusi. Penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas V SD Negeri 2 Bumirejo. Data yang digunakan ialah data kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan tes. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini yaitu langkah penerapan model PBL dengan media pop-up book yaitu: (1) mengorientasikan siswa pada masalah, (2) mengorganisasikan siswa pada masalah, (3) membimbing penyelidikan, (4) menyajikan hasil diskusi pemecahan masalah, dan (5) analisis dan evaluasi hasi dan proses. Hasil observasi motivasi belajar siswa pada siklus I = 74,99%, siklus II = 89,69%, dan siklus III = 97,22%. Hasil belajar siswa tentang bangun ruang siklus I = 68,27%, siklus II = 82,33%, dan siklus III = 94,03%. kendala yang sering muncul pada pembelajaran ini adalah siswa yang masih malu untuk bertanya dan menanggapi presentasi kelompok. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model PBL dengan media pop-up book dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar matematika materi bangun ruang siswa kelas V SD Negeri 2 Bumirejo tahun ajaran 2023/2024.
Religious Orientations in Pancasila Student Projects: Insights from the Merdeka Curriculum Suhartono Suhartono; Achmad Basari Eko Wahyudi; Moh. Salimi; Ratna Hidayah; Wahyono Wahyono; Hasan Zainuri; Siti Fatimah; Anesa Surya
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 1 (2025): MARCH 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i1.6137

Abstract

The Merdeka Curriculum represents an educational reform aimed at enhancing the quality of learning in Indonesia. A central component of this curriculum is the Project for Strengthening the Profile of Pancasila Students (P5), which seeks to cultivate students’ core values, including religious character. However, the religious dimension of the P5 profile remains underexplored, especially at the elementary level. This study analyzes the implementation of the P5 project in developing students’ religious profiles in elementary schools in Kebumen, focusing on Grades I and IV. Data were collected using focus group discussions, interviews, observations, and documentation. The data were analyzed using the Miles and Huberman model, involving data condensation, data display, and conclusion drawing/verification. Findings reveal that students exhibit strong religious characteristics across five indicators: religious behavior (88.75%), personal behavior (88.50%), social behavior (87.88%), environmental behavior (80.50%), and national behavior (88.00%). These outcomes place the religious attitudes of students in the "excellent" category. Schools employed various strategies to instill religious values aligned with the P5 framework. These included narrative-based instruction, daily habituation practices, and teacher modeling to foster faith, piety toward God, and noble conduct. The implementation of P5 in the religious dimension has been effective in cultivating strong religious attitudes among elementary students. These findings highlight the importance of integrated character-building approaches within the Merdeka Curriculum.
Penerapan Model Discovery Learning Berbantuan Media Powerpoint Interaktif untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar IPAS pada Siswa Kelas IV SD Nur Vina Safitri; Wahyono Wahyono
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 3 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i3.103548

Abstract

Keterampilan berpikir kritis membekali siswa dalam pemecahan masalah, membuat keputusan serta mencapai hasil belajar yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan penerapan model Discovery Learning berbantuan media Powerpoint interaktif, (2) meningkatkan keterampilan berpikir kritis, dan (3) meningkatkan hasil belajar. Penelitian tindakan kelas kolaboratf dilaksanakan dalam tiga siklus. Subjek penelitian yaitu guru dan siswa kelas IV SD Negeri 1 Sidoharum. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan tes. Validitas data menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan penerapan model Discovery Learning berbantuan Powerpoint interaktif dilaksanakan dengan langkah-langkah: (1) pemberian rangsangan berbantuan powerpoint interaktif, (2) identifikasi masalah berbantuan powerpoint interaktif, (3) pengumpulan data, (4) pengolahan data, (5) pembuktian berbantuan powerpoint interaktif, dan (6) menarik kesimpulan berbantuan powerpoint interaktif. Keterampilan berpikir kritis siswa pada siklus I = 74,28%, siklus II = 82,45%, dan siklus III = 87,26%. Hasil belajar siklus I = 67,31%, siklus II = 86,54%, dan siklus III = 92,31%. Kesimpulan penelitian ini adalah penerapan model Discovery Learning dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar IPAS pada siswa kelas IV SD Negeri 1 Sidoharum tahun ajaran 2024/2025.
Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS tentang Bagaimana Kita Hidup dan Bertumbuh pada Siswa Kelas V SD Luthfi Khafiah; Wahyono Wahyono
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 3 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i3.103470

Abstract

Pembelajaran berdiferensiasi merupakan pendekatan yang fleksibel untuk menyesuaikan proses belajar dengan perbedaan kebutuhan, minat, dan dan gaya belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan komponen-komponen penerapan pembelajaran berdiferensiasi;  meningkatkan hasil belajar IPAS aspek kognitif tentang Bagaimana Kita Hidup dan Bertumbuh; serta mendeskripsikan kendala dan solusi penerapan pembelajaran berdiferensiasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan secara kolaboratif selama tiga siklus. Analisis data yang dilakukan melalui tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan penerapan pembelajaran berdiferensiasi dilakukan melalui lima komponen, yaitu: (1) tes diagnostik awal; (2) diferensiasi konten; (3) diferensiasi proses; (4) diferensiasi produk; (5) refleksi dan evaluasi. Persentase ketuntasan hasil belajar yaitu pada siklus I sebesar 75,00%, pada siklus II meningkat menjadi sebesar 87,50%, dan pada siklus III sebesar 93,75%. Kendala penerapan pembelajaran berdiferensiasi meliputi siswa kurang menerima pembagian kelompok gaya belajar; manajemen kelas dan waktu; serta rendahnya partisipasi siswa. Solusinya adalah penjelasan tujuan, petunjuk kerja sistematis, perencanaan waktu, pembagian peran, dan penyisipan ice breaking serta aturan yang konsisten. Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi dapat meningkatkan hasil belajar IPAS.
Analisis Keterampilan Berpikir Kritis di Sekolah Dasar Wahyono Wahyono; Nur Vina Safitri; Moh Salimi; Ratna Hidayah; Anesa Surya; Suhartono Suhartono; Achmad Basari Eko Wahyudi
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 3 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i3.111169

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat keterampilan berpikir kritis siswa kelas IV di SD Negeri 1 Sidoharum dan menganalisis keterampilan berpikir kritis siswa pada indikator interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu guru dan siswa kelas IV sebanyak 26 siswa. Data yang diperoleh dari penelitian ini berasal dari tes tertulis dan wawancara. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes tertulis berpikir kritis dan wawancara. Teknik analisis data pada penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata keterampilan berpikir kritis siswa pada kategori sedang atau cukup kritis. Hasil analisis per indikator menunjukkan bahwa interpretasi, analisis, dan inferensi berada pada kategori sedang atau cukup, sedangkan kategori evaluasi berada pada kategori rendah. Hasil ini mengindikasikan bahwa perlu dikembangkan strategi, metode, model, maupun media pembelajaran yang efektif dan inovatif untuk memfasilitasi keterampilan berpikir kritis siswa.