Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENDAMPINGAN DAN PENCEGAHAN STUNTING MELALUI EDUKASI DAN INOVASI PANGAN BERBASIS POTENSI LOKALITAS Lusi Marlisa; Lilian Mega Puri; Syaifudin Latif Darmawan; Sulis Tia Nur
SINAR SANG SURYA Vol 8, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v8i2.3526

Abstract

Stunting merupakan salah satu dari lima masalah kesehatan utama di Indonesia. Salah satu faktor penyebab stunting adalah orang tua yang memberikan makanan tambahan (MPASI) kepada anak balita dengan lebih fokus pada sayur-sayuran daripada protein hewani karena harga protein hewani yang relatif tinggi. Di kota Metro, potensi ikan lele sebagai sumber protein hewani sangat melimpah, sehingga dapat menjadi alternatif dalam pencegahan stunting. Program ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengembangkan strategi edukasi serta inovasi pangan berbasis potensi lokal yang efektif dalam mencegah stunting pada anak usia dini. Kegiatan ini dilakukan melalui presentasi dan penjelasan langsung mengenai cara pengolahan abon ikan lele. Hasil dari program ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan orang tua tentang stunting dan cara mengolah ikan lele yang kaya akan protein hewani, sehingga mereka dapat lebih efektif mencegah stunting sejak dini.
The Hubungan Keterlibatan Keluarga dengan Tingkat Kepuasan Keluarga dalam Proses Perawatan Pasien Kritis Diruang ICU RSUD Ragab Begawe Caram Kabupaten Mesuji: Corellation between Family Involvement and Family Satisfaction Levels in the Care Of Critically Ill Patients in the ICU of Ragab Begawe Caram Regional General Hospital Mesuji Regency Miadora Irawan; Sulistia Nur; Hardono; Dian Arif Wahyudi
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 3 (2026): EDISI MARET
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i3.297

Abstract

Pada tahun 2019, angka kejadian pasien sakit kritis di Indonesia tercatat sebanyak 33.148 orang dengan angka kematian pasien di unit perawatan intensif sebesar 36,5% (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2021). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keterlibatan keluarga dengan tingkat kepuasan keluarga dalam proses perawatan pasien kritis di ruang ICU RSUD Ragab Begawe Caram Kabupaten Mesuji dengan menggunakan jenis penelitian kuantitatif rancangan survei analitik dan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pasien yang dirawat di ruang ICU RSUD Ragab Begawe Caram Kabupaten Mesuji dengan sampel menggunakan metode total sampling, dan penelitian dilaksanakan pada tanggal 1–31 Agustus 2025. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner keterlibatan keluarga dalam proses perawatan pasien kritis dan kuesioner tingkat kepuasan keluarga, sedangkan analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square menggunakan program komputer. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara keterlibatan keluarga dengan kepuasan keluarga dalam perawatan pasien kritis, dengan nilai p = 0,010 (p < 0,05), sehingga disarankan agar petugas kesehatan memberikan kesempatan kepada keluarga untuk terlibat dalam perawatan pasien sesuai arahan serta ruang ICU meningkatkan daya tanggap terhadap keluhan keluarga pasien yang sedang dirawat.
The Hubungan Kesiapan dengan Kemampuan Perawat dalam Mengahadapi Situasi Kegawatdaruratan di Ruang IGD Bintang Amin Hospital Bandar Lampung: Corellation between Readiness and Nurses’ Ability in Handling Emergency Situations in the Emergency Department of Bintang Amin Hospital Bandar Lampung Saneti Ananda; Sulistia Nur; Dian Arif Wahyudi; Hardono
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 5 (2026): EDISI MEI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i5.334

Abstract

Latar Belakang: Pelayanan kesehatan yang cepat dan tepat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) merupakan faktor krusial dalam upaya penyelamatan nyawa pasien. IGD sebagai unit pelayanan yang menangani pasien dengan kondisi kritis atau kegawatdaruratan medis menuntut setiap tindakan dilakukan berdasarkan kemampuan dan kesiapan tenaga kesehatan, khususnya perawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kesiapan dengan kemampuan perawat dalam menghadapi situasi kegawatdaruratan di ruang IGD RS Bintang Amin Bandar Lampung. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional dan metode cross sectional. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner kesiapan dan kemampuan perawat, yang selanjutnya dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 15 perawat, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode total sampling. Penelitian dilaksanakan pada bulan November 2025, dan analisis data dilakukan menggunakan program komputer dengan uji statistik Chi-Square. Hasil: Penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kesiapan dengan kemampuan perawat dalam menghadapi situasi kegawatdaruratan, dengan nilai p-value sebesar 0,001 (< 0,05). Kesimpulan: Berdasarkan temuan ini, perawat IGD maupun rumah sakit untuk meningkatkan pengembangan kompetensi perawat melalui pelatihan –pelatihan kegawatdaruratan secara berkala.
The Correlation between Game Watching Intensity, Youtube, Tiktok with Emotional Intelligence Anggi Kusuma; Sulistia Nur; Faridatul Aulia
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 3 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i3.5202

Abstract

Indonesia has the highest prevalence of device use (69%), followed by Nigeria (81%), India (79%), and South Africa (78%), according to a global survey. The number of youngsters with emotional mental problems is rising in tandem with the facts. Emotional and mental health issues in children rose 4,0% between 2013 and 2018. Online games, TikTok, and YouTube are frequently utilized gadget applications. Objective: The research objective was to determine the correlation between the intensity of watching games, YouTube, and TikTok and emotional intelligence in elementary school children. Method: The type of research used in this study is quantitative. with the approach method used is cross sectional. The sample in this study were elementary school students who used the gadget applications youtube, tiktok and online games as many as 74 students. The sampling technique used Purposive Sampling. Bivariate analysis using the Gamma test. Results: The study's findings indicated that while emotional intelligence was primarily in the medium to low range, the intensity of viewing online games, YouTube, and TikTok was primarily in the high range. A positive correlation value with a p value <0,05 was obtained from the gamma test analysis, indicating a relationship between emotional intelligence and the amount of time spent viewing online games, YouTube, and TikTok. Conclusions: Controlling the intensity of children's gadget use is one way that parents or other caregivers can optimize positive effects and minimize negative ones.
Hubungan Usia Dengan Kualitas Tidur Pada Penderita Hipertensi di RSU Kartini Kecamatan Kalirejo Kabupaten Lampung Tengah Sulistia Nur; Winda Afikirtiani; Muhammad Farhan Al Faris; Eko Wardoyo
Health Research Journal of Indonesia Vol 3 No 3 (2025): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v3i3.585

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi merupakan gangguan pada sistem kardiovaskuler yang menyebabkan kurangnya suplay oksigen dan nutrien untuk mencukupi kebutuhan jaringan tubuh. Hipertensi merupakan penyakit degeneratif yang berkembang dari usia tua ke usia muda. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan usia dengan kualitas tidur pada penderita hipertensi di RSU Kartini Kalirejo Kabupaten Lampung Tengah. Metode: Penelitian ini menggunkan penelitian kuantitatif (Quantitatif Research) dengan desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah corelasional dengan pendekatan cross sectional yang menitik beratkan hubungan antara 2 variabel atau lebih. Pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik non probability sampling dengan purposive sampling dengan total sampel berjumlah 96 orang pasien penderita hipertensi di Poli Penyakit Dalam RSU Kartini Kalirejo Kabupaten Lampung Tengah. Hasil: Uji statistik chi square mendapatkan hasil yang menunjukkan p value umur pasien hipertensi yaitu 0,02 dengan taraf signifikan sebesar 0,05 yang berarti umur pasien hipertensi berhubungan signifikan terhadap kualitas tidur pasien hipertensi. Simpulan: Gangguan kualitas tidur berhubungan dengan usia lanjut, semakin buruk kualitas tidur seseorang maka risiko terkena hipertensi derajat tinggi semakin besar.
Validity and Reliability of A Wound Suturing Training Tool Perception Questionnaire in Nursing Education Sulistia Nur; Hartanto Prawibowo; Etanaulia Marsim; Riki Ukhtul Fitri
Indonesian Journal of Global Health Research Vol. 7 No. 6 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i6.286

Abstract

The use of simulation-based training tools such as suture pads is essential in improving clinical skills among nursing students and professionals. To evaluate their effectiveness, a valid and reliable assessment instrument is required. This study aimed to examine the validity and reliability of a questionnaire designed to assess nurses' perceptions of a wound suturing training tool (suture pad) that simulates human skin characteristics. A descriptive quantitative study was conducted involving 100 nurses, with 50 participants from RSUD Ahmad Yani Metro and 50 from RS Mutiara Hati Pringsewu. The questionnaire consisted of 16 items across four domains: physical and sensory aspects, ease and comfort of use, effectiveness and benefits, and general satisfaction. Validity was tested using Pearson Product-Moment correlation with a significance level of 5% (R table = 0.1946), while reliability was measured using Cronbach’s Alpha. The analysis results showed that 14 out of 16 questionnaire items had R calculated values greater than the R table and significance values less than 0.05, indicating that they were valid. Two items (numbers 14 and 15) were found to be invalid as they did not meet these criteria. The Cronbach’s Alpha value demonstrated a high level of internal consistency, indicating that the questionnaire had good reliability. The developed questionnaire is both valid and reliable for measuring perceptions of suture pad usage in clinical skill training. It can serve as an effective evaluation tool to support the development and refinement of simulation-based learning in nursing education.
The Correlation Between Knowledge and Self-Management Compliance in Type 2 Diabetes Mellitus Patients at The Regional Hospital Of Pringsewu Nanda Okta Anggraini; Hana Zumaedza Ulfa; Hardono Hardono; Sulistia Nur
INDOGENIUS Vol 5 No 1 (2026): INDOGENIUS
Publisher : Department of Publication of Inspirasi Elburhani Foundation Desa. Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/igj.v5i1.935

Abstract

Background & Objective: To determine “The Correlation Between Knowledge and Self-Management Compliance in Type 2 Diabetes Mellitus Patients At The Regional Hospital Of Pringsewu”. Method: This study was a quantitative study with a cross-sectional design and purposive sampling technique. The population was all type 2 diabetes mellitus patients at the Internal Medicine Polyclinic of Pringsewu Regional Hospital, with a sample of 79 respondents who met the inclusion and exclusion criteria. The research instrument used the Diabetes Knowledge Questionnaire 24 (DKQ-24) for knowledge and the Diabetes Self-Management Questionnaire (DSMQ) for self-management compliance. Data analysis was performed using the Gamma test. Result: The results obtained based on the gamma statistical test showed that there was a Correlation Between Knowledge and Self-Management Compliance in Type 2 Diabetes Mellitus Patients At The Regional Hospital Of Pringsewu with a p-value of 0.001. Conclusion: It was concluded that knowledge can influence self-management compliance in type 2 diabetes mellitus patients.