Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

The Potential Economic Impacts of Cryptocurrency in Indonesia: A Systematic Literature Review Eogenie Lakilaki; Windy Permata Suyono; Angger Hidayat; Nur Jumriantunnisah; Febri Pramudya Wardani
Jurnal Semesta Ilmu Manajemen dan Ekonomi Vol. 1 No. 3 (2025): Edisi Maret
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/j-sime.v1i3.268

Abstract

Cryptocurrency emergence poses significant challenges and opportunities for Indonesia's economy, yet comprehensive understanding of its economic impacts remains limited. This study employs a systematic literature review to analyze cryptocurrency's potential economic implications in Indonesia by examining stakeholder expectations, regulatory frameworks, and economic impacts. The research extracted and synthesized findings from ten studies using qualitative, empirical economic, and regulatory analysis methodologies. Results reveal a regulatory dichotomy between Bank Indonesia's stability-focused approach and the Ministry of Trade's growth-oriented perspective, creating market uncertainty. Cryptocurrency positively impacts banking stock prices, payment system efficiency, and investment opportunities, while raising concerns about volatility, monetary control, and cybersecurity. Stakeholder expectations vary across banking, fintech, regulatory, and investor groups, highlighting the need for balanced regulatory approaches that foster innovation while addressing systemic risks. This research contributes valuable insights for developing comprehensive cryptocurrency policies that maximize economic benefits while maintaining financial stability.
PENINGKATAN PEMAHAMAN LITERASI KEUANGAN DAN PEMASARAN DIGITAL UMKM PLATFORM E-COMMERCE DAN MARKETPLACE Windy Permata Suyono; Eka Septariana Puspa; Surya Anugrah; Rio Firnanda; Wida Aristanti
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2025): Vol.6 No. 5 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i5.51644

Abstract

Banyak pelaku UMKM menghadapi masalah rendahnya literasi keuangan dan keterampilan pemasaran digital, sehingga menghambat pengelolaan usaha dan perluasan pasar di platform e-commerce. Topik ini dipilih karena pentingnya transformasi digital UMKM untuk meningkatkan daya saing di era ekonomi berbasis teknologi. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam pencatatan keuangan sederhana dan strategi pemasaran digital berbasis konten kreatif. Kegiatan dilaksanakan melalui metode sosialisasi, pelatihan, simulasi, dan evaluasi dengan pendekatan partisipatif. Mitra kegiatan adalah lima pelaku UMKM lokal yang bergerak di bidang crafting dan kerajinan tangan. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek hardskill: pemahaman pencatatan keuangan meningkat dari 58% menjadi 85%, kemampuan pemasaran digital dari 54% menjadi 83%, dan keterampilan membuat konten promosi digital atau penggunaan platform digital dari 49% menjadi 80%. Selain itu, nilai ekonomis mitra meningkat melalui peningkatan engagement dan jangkauan penjualan daring. Hasil ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik dan teknologi sederhana efektif dalam memberdayakan UMKM secara berkelanjutan. Diperlukan dukungan lanjutan melalui mentoring agar hasil pelatihan dapat memperkuat keberlanjutan usaha dan mendorong pertumbuhan ekonomi digital di tingkat akar rumput.
EDUKASI PAJAK FINAL DAN PENCATATAN DIGITAL BAGI UMKM E-COMMERCE Eka Septariana Puspa; Windy Permata Suyono; Surya Anugrah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2025): Vol.6 No. 5 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i5.51645

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi perpajakan pada pelaku UMKM digital yang berjualan di platform TikTok Shop, Shopee, dan Tokopedia. Rendahnya tingkat kepatuhan pajak di kalangan UMKM disebabkan oleh minimnya pengetahuan mengenai kewajiban perpajakan, pencatatan keuangan, dan prosedur administrasi fiskal. Melalui pendekatan sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan berbasis aplikasi keuangan sederhana, kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman pelaku UMKM terhadap lima aspek utama: pajak final UMKM, pembuatan NPWP, pencatatan keuangan, pelaporan pajak, dan penggunaan aplikasi keuangan. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test yang menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman dan praktik perpajakan. Kegiatan ini juga mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) poin ke-8 yaitu “Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi” Dengan meningkatkan kapasitas pelaku UMKM digital dalam mengelola dan mematuhi aspek perpajakan, program ini mendorong formalitas usaha, memperkuat akses terhadap program dukungan pemerintah, serta meningkatkan keberlanjutan usaha kecil dalam ekonomi digital.
Pelatihan Infografis berbasis AI bagi Guru SDN 1 Cipining untuk Mendukung Media Pembelajaran Wida Aristanti; Muhammad Ikhwan; Suherdi Suherdi; Rayi Dwipanilih; Windy Permata Suyono; Wahyu Lestari
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 8, No 1 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v8i1.4665

Abstract

Abstrak Perkembangan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) membawa dampak  dalam dunia pendidikan, terutama dalam penyajian materi pembelajaran agar lebih menarik dan mudah dipahami oleh siswa. Salah satu bentuk pemanfaatan teknologi dapat melalui infografis berbasis AI yang dapat membantu guru menyampaikan materi secara visual dan sistematis. Infografis dapat membantu guru untuk membuat laporan atau karya dengan mudah dan kreatif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru di SDN 1 Cipining dalam mengembangkan dan menggunakan infografis berbasis AI sebagai media pembelajaran di kelas. Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh 10 guru SDN 1 Cipining. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini terdiri  sosialisasi dan pelatihan dimana guru tidak hanya menerima materi, tetapi juga mempraktikkan keterampilan yang diperoleh. Hasil dari pengabdian masyarakat menunjukkan adanya peningkatan kemampuan guru di SDN 1 Cipining, dalam merancang infografis sesuai dengan kebutuhan pembelajaran. Berdasarkan hasil pre-test dan post test, didapat peningkatan motivasi guru sebesar 31%, penguasaan dan pemahaman teknologi infografis berbasis AI sebesar 58%, dan peningkatan kualitas media pembelajaran sebesar 36% . Program ini menunjukkan bahwa integrasi teknologi digital dapat memperkuat kualitas pembelajaran. Model pelatihan ini diharapkan dapat direplikasi di sekolah lain guna mendorong transformasi pendidikan berbasis teknologi. Kata kunci: Infografis, Kecerdasan Buatan (AI), Pelatihan Guru, Pembelajaran Digital.
The Role of Gen Z Students as Agents of Change in Digital Economic Development Policy Innovation Wida Aristanti; Wahyu Lestari; Windy Permata Suyono
Benefit: Journal of Bussiness, Economics, and Finance Vol. 3 No. 2 (2025): BENEFIT: Journal Of Business, Economics, and Finance
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/benefit.v3i2.1377

Abstract

Generation Z, born and raised in the digital era, possesses unique characteristics as digital natives, positioning them as potential actors in driving innovation in economic development policy in Indonesia. Gen Z, particularly university students, play roles not only as technology users but also as creators of sustainable development solutions. This study aims to examine the role of Gen Z students as agents of change in the formulation and implementation of economic policies, especially in the digital economy sector. Using a qualitative approach and case study method, the research found that Gen Z students demonstrate high levels of participation in various activities such as digital-based entrepreneurship, public policy advocacy, and the use of social media and information technology to strengthen the economic ecosystem. They are also active in creative and collaborative communities that foster crosssector innovation. These findings highlight the importance of involving young generations in public policy processes and the need for institutional support, such as business incubators, entrepreneurship training, and access to funding. The strategic implication of this study is the necessity for governments and stakeholders to design inclusive, adaptive, and responsive policies that align with the dynamics and aspirations of today’s generation in order to enhance their contribution to national creative economic development.
ECOSYSTEM EMPOWERING WOMEN-OWNED MSMES THROUGH A SMARTPHONE APPLICATION FOR DIGITAL INVENTORY MANAGEMENT AND DIGITAL MARKETING WITHIN THE RED AND WHITE COOPERATIVE ECOSYSTEM Windy Permata Suyono; Fildzah Shabrina; Eka Septariana Puspa; Surya Anugrah; Khansha Sindra Irfani; Irima Rahmadani; Nazwa Febriyani
International Journal of Engagement and Empowerment (IJE2) Vol. 6 No. 2 (2026): International Journal of Engagement and Empowerment
Publisher : Yayasan Education and Social Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53067/ije2.v6i2.279

Abstract

Women-owned Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play an important role in strengthening household and local economies. However, many women entrepreneurs still face challenges in managing business operations, particularly in digital inventory recording, production cost calculation, and the utilization of digital marketing. This community engagement program aims to empower women-owned MSMEs through the development and implementation of a smartphone-based application for inventory management and digital marketing within the Red and White Cooperative ecosystem. The program was conducted with members of IPEMI PC Bojongsari through participatory training, hands-on application practice, mentoring, and evaluation. The activities introduced Smart-POS UMKM to support digital inventory recording, sales transactions, cost management, and business reporting, complemented by training on production cost and Cost of Goods Sold (COGS) calculation and data-driven digital marketing. The program emphasizes the integration of inventory and sales data to support pricing, promotional strategies, and business decision-making. Through this integrated approach, participants are expected to improve their digital financial literacy, operational efficiency, inventory management, pricing accuracy, and digital marketing capabilities. The program also strengthens the role of the Red and White Cooperative as a community-based ecosystem for supporting women-owned MSMEs through digital innovation. This initiative contributes to the achievement of Sustainable Development Goal (SDG) 5 (Gender Equality), SDG 8 (Decent Work and Economic Growth), and SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure).
STRENGTHENING SMES’ FINANCIAL REPORTING LITERACY THROUGH CROSS-BORDER COLLABORATION IN ACCOUNTING REPORTING TRAINING BASED ON ACCOUNTING STANDARDS TO SUPPORT SDG 9 Ratna Anggraini; Windy Permata Suyono; Dwi Handarini; Rohila Norhamizah Awang; Aji Ahmadi Sasmita; Irima Rahmadani; Najwa Dwi Nuraini Abdilah Putri
International Journal of Engagement and Empowerment (IJE2) Vol. 6 No. 2 (2026): International Journal of Engagement and Empowerment
Publisher : Yayasan Education and Social Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53067/ije2.v6i2.289

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a strategic role in the Indonesian economy, yet they still face serious challenges in financial reporting literacy and compliance with accounting standards. This community service program aims to strengthen MSMEs’ financial reporting literacy through cross-border collaboration in accounting reporting training based on International Accounting Standards to support SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure). The activities were carried out in Panglipuran Village, Bangli Regency, Bali, with Loloh beverage MSMEs as the main partner and in collaboration with the University Malaysia Trengganu. The implementation methods included outreach, theoretical and practical training on calculating cost of production based on PSAK No. 14 and IAS No. 2, the use of digital financial recording technology, mentoring, evaluation, and program sustainability strategies. The results showed improved MSMEs’ understanding of basic accounting concepts and cost of production calculations, a shift in financial recording practices from manual to structured, and stronger business credibility for market access. The training successfully provided an understanding of how to identify production cost components and determine the appropriate selling price. This program contributes to strengthening MSME institutional capacity, improving business competitiveness, optimizing digital services, and achieving SDG 9 in the local context of Panglipuran Village