Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENDAMPINGAN KADER REMAJA UNTUK MENGATASI STUNTING DI DESA GUNUNG GEULIS Susanto, Lufty Hari; Lathifah, Suci Siti; Irpan, Aip M.; Ganeswara, M. Ginanjar; Nurafsari, Isna; Dely, Indriani Ranuma; Zahwa, Devalya Khumaila
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2025): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v9i1.8309

Abstract

Stunting adalah masalah kesehatan yang memengaruhi pertumbuhan fisik dan kognitif anak. Di Desa Gunung Geulis, rendahnya pengetahuan masyarakat serta keterbatasan alat ukur pertumbuhan menjadi tantangan utama. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader remaja sebagai agen pencegahan stunting melalui pelatihan dan sosialisasi. Metode yang digunakan meliputi analisis kebutuhan, penyusunan enam modul pelatihan, pencetakan buku saku edukasi, serta kerja sama dengan tenaga kesehatan. Kegiatan dilaksanakan melalui pelatihan kader dan sosialisasi kepada kader remaja serta masyarakat Desa Gunung Geulis. Hasilnya, pengetahuan kader meningkat 85%, dengan 80% mampu melakukan pengukuran kesehatan sederhana. Sosialisasi melibatkan 45 peserta, dan bahan edukasi berhasil disebarluaskan. Evaluasi menunjukkan kepuasan 90%, meski partisipasi masyarakat di daerah terpencil masih kurang. Kesimpulannya, program ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan kader dan masyarakat, namun perlu strategi inklusif serta dukungan pemerintah agar keberlanjutannya optimal.
Pola Asuh Positif Bagi Perempuan Dalam Membangun Generasi Tangguh Dan Berkarakter di Kelurahan Bojongkerta, Kota Bogor, Jawa Barat Susanto, Lufty Hari; Zahwa, Devalya Khumaila; Fitriani, Intan; Aulia, Alma Putri; Nurullah, Muhammad Bagir
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 7 (2025): September
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i7.3131

Abstract

Keluarga merupakan fondasi penting dalam pembentukan karakter anak, dan perempuan memiliki peran sentral sebagai pendidik utama. Namun, survei awal di Kelurahan Bojongkerta menunjukkan mayoritas perempuan belum memperoleh akses pendidikan non-formal tentang pola asuh berbasis sains dan literasi digital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk: (1) meningkatkan literasi dan praktik pola asuh positif berbasis sains pada perempuan Bojongkerta; (2) mengevaluasi perubahan pengetahuan melalui pretest–posttest; dan (3) memetakan kebutuhan tindak lanjut berupa modul daring atau komunitas praktik. Metode pelaksanaan menggunakan lokakarya partisipatif yang mengintegrasikan edukasi pola asuh positif, literasi digital parenting, diskusi interaktif, simulasi, serta evaluasi kuantitatif dan kualitatif. Evaluasi pra–pasca dilakukan terhadap 12 peserta menggunakan desain one-group pretest–posttest. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata dari 90,83 (pretest) menjadi 96,67 (posttest), dengan kenaikan +5,83 poin dan effect size (Cohen’s d) sebesar 0,586 (kategori sedang). Nilai minimum meningkat dari 50 menjadi 80, dan jumlah peserta dengan skor 100 bertambah dari 7 menjadi 9 orang. Sebanyak 50% peserta mengalami peningkatan skor, 41,7% tetap stabil pada kategori tinggi, dan hanya 8,3% yang mengalami penurunan. Temuan ini menunjukkan bahwa program efektif meningkatkan pengetahuan dan pemerataan capaian peserta. Selain itu, hasil kualitatif menegaskan perlunya tindak lanjut berupa modul daring dan komunitas praktik digital untuk memastikan keberlanjutan. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil memperkuat kapasitas perempuan sebagai pengasuh sekaligus agen perubahan dalam membangun generasi tangguh dan berkarakter di era digital.  
Program Seruni Sebagai Model Pemberdayaan Perempuan dan Penguatan Soft Skill Mahasiswa di Kelurahan Bojongkerta, Kota Bogor Susanto, Lufty Hari; Zahwa, Devalya Khumaila; Lusi, Lusi; Aisyah, Siti Nur; Agis, Abdul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 8 (2025): Oktober
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i8.3202

Abstract

Perempuan memiliki peran strategis dalam penguatan ketahanan keluarga, pendidikan anak, dan pembentukan karakter generasi penerus. Namun, keterbatasan akses pada pendidikan nonformal menyebabkan rendahnya literasi digital, literasi keuangan, kesadaran kesehatan, serta penerapan pola asuh positif. Pengabdian masyarakat ini bertujuan menganalisis efektivitas Program Sekolah Perempuan Unggul dan Inspiratif (SERUNI) dalam meningkatkan kapasitas perempuan serta soft skill mahasiswa di Kelurahan Bojongkerta, Kota Bogor. Metode penelitian menggunakan desain mixed methods dengan pendekatan partisipatif, melibatkan 19 perempuan peserta dan 15 mahasiswa pendamping. Data dikumpulkan melalui pretest–posttest, observasi, wawancara, serta kuesioner refleksi, kemudian dianalisis secara kuantitatif (uji-t berpasangan, effect size) dan kualitatif (Reflexive Thematic Analysis). Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh aspek: literasi digital (+24,9%), kesehatan keluarga (+22,0%), literasi keuangan (+32,0%), kesetaraan gender (+19,0%), dan parenting positif (+17,7%). Selain itu, soft skill mahasiswa meningkat dari skor rata-rata 2,8 menjadi 4,4, khususnya pada keterampilan komunikasi, kepemimpinan, problem solving, dan kerja sama tim. Temuan ini mengindikasikan bahwa Program SERUNI efektif memberikan double impact: memberdayakan perempuan sekaligus menguatkan kompetensi mahasiswa. Dengan demikian, SERUNI dapat direkomendasikan sebagai model pemberdayaan berbasis komunitas yang dapat direplikasi di wilayah lain untuk mendukung pencapaian SDGs poin 4 (Pendidikan Berkualitas) dan poin 5 (Kesetaraan Gender).
Development of a Problem-Based E-Module on the Immune System Material to Enhance Systemic Thinking Skills Putri, Denisa Eka; Istiana, Rita; Herawati, Desti; Zahwa, Devalya Khumaila
Journal Of Biology Education Research (JBER) Vol. 6 No. 2 (2025): JBER (Journal Of Biology Education Research), Vol.6 No.2 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55215/jber.v6i2.39

Abstract

One of the major challenges in biology education is students’ limited understanding of abstract and interconnected concepts, particularly in the topic of the immune system, which requires higher order thinking skills. Teacher centered learning and the limited availability of engaging instructional materials often make it difficult for students to recognize the relationships among concepts within a system as a whole. Therefore, innovative learning media are needed to develop students’ systemic thinking skills. This study aims to develop a problem based e-module to enhance students’ systemic thinking abilities on the immune system material. The research employed an R&D approach using the ADDIE model. In the analysis stage, needs assessment was conducted to examine learners’ needs, curriculum requirements, and learning characteristics. The design stage produced an e-module prototype equipped with interactive components such as videos and QR codes. The development stage involved creating the e-module and carrying out validation by content experts, media experts, and language experts. In this study, the development process was limited to the development stage because the primary focus was to produce a learning medium that was judged to be feasible by experts. The validation results indicated that the content experts assessed the e-module as highly feasible for use. The media expert also concluded that the graphical design, content presentation, and language use were categorized as highly feasible. Although media validation was conducted only once, several suggestions for improvement were provided, including adding game based quizzes, embedding hyperlinks to support QR code features, and providing clearer instructions for accessing the embedded learning videos. It can be concluded that the developed e-module is highly feasible for classroom use and is recommended for broader implementation in biology learning.