Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Perkembangan Life Skill Anak Usia Dini Ditinjau dari Pola Asuh Ibu Bekerja Chasya Aghniarrahmah; Rizki Maulita; Rahmadhania Rizanty; Nanda Pratiwi
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 1 (2025): Februari-Mei 2025
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i1.921

Abstract

Life skill atau kecakapan hidup merupakan keterampilan yang perlu distimulasi sejak usia dini melalui penerapan pola asuh yang tepat pada anak. Namun kondisi Ibu bekerja membuat orang tua membutuhkan pihak kedua untuk mengasuh anak. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk melihat perkembangan life skill anak usai dini ditinjau dari penerapan pola asuh pada ibu bekerja. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September hingga Desember 2024 di Bandar Lampung, Depok, dan Pekanbaru dengan menggunakan 3 subjek penelitian yaitu S (4), B (5), dan A (4) yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Jenis penelitian yang digunakan adalah Studi kasus dengan menggunakan analisis data Miles and Hubberman. Data pada penelitian didapatkan melalu wawancara, pengamatan dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan life skill yang ditunjukkan oleh anak yang merupakan dampak dari pola asuh yang berbeda-beda. Untuk mencapai kemampuan life skill anak yang optimal diperlukan konsistensi dan kepercayaan antara ibu, pengasuh dan juga anak.
PENGUATAN PERAN GURU DALAM MENANGANI MASALAH SOSIAL EMOSIONAL ANAK MELALUI PELATIHAN KOMUNIKASI EMPATIK DAN PEMBELAJARAN BERMAKNA Mujiyati; Diah Utaminingsih; Chasya Aghniarrahmah; Muhammad Ubaidillah; Miranda Abung
Bagimu Negeri Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan sosial-emosional anak usia sekolah dasar semakin menuntut perhatian, terutama pasca pandemi COVID-19 yang memunculkan gejala kecemasan, perilaku menarik diri, hingga agresivitas. Guru memiliki peran strategis dalam mendampingi perkembangan sosial-emosional siswa, namun masih banyak yang belum memiliki keterampilan komunikasi empatik dan strategi pembelajaran bermakna. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru TK dan SD di Sekolah Tunas Mekar Indonesia (TMI) Bandar Lampung melalui pelatihan komunikasi empatik dan pembelajaran bermakna. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis pelatihan dan pendampingan, meliputi tahap persiapan, pelaksanaan workshop, simulasi, pendampingan implementasi di kelas, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru tentang komunikasi empatik, perubahan pendekatan pembelajaran menjadi lebih kontekstual dan bermakna, serta terbentuknya iklim kelas yang lebih positif. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan modul pelatihan, instrumen observasi, laporan praktik baik, dan artikel ilmiah sebagai luaran. Kesimpulannya, pelatihan komunikasi empatik dan pembelajaran bermakna efektif memperkuat peran guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang humanis, inklusif, dan mendukung kesejahteraan sosial-emosional siswa.