Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM

Politeness in Cross-Cultural Interactions in Sofia Coppola's 'Lost in Translation' Iskandar, Iskandar; Mappaita, Suci Pole; Mohamad, Andi Riswan
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 1
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. This article explores the complexities of politeness in cross-cultural interactions as depicted in Sofia Coppola's 2003 film, Lost in Translation. Set in Tokyo, the film provides a rich narrative for analyzing the pragmatic challenges faced by its two American protagonists, Bob Harris and Charlotte, as they navigate an unfamiliar linguistic and cultural landscape. Drawing upon Brown and Levinson's politeness theory and contemporary models of intercultural pragmatics, this study examines how face-threatening acts (FTAs), politeness strategies, and communicative misunderstandings are portrayed. The analysis focuses on key scenes that highlight the divergence in communication styles between American and Japanese cultures, particularly concerning directness, indirectness, the use of silence, and non-verbal cues. The discussion reveals how the film masterfully illustrates the limitations of universal politeness maxims and emphasizes the role of cultural context in shaping perceptions of what is considered polite or impolite. Through a detailed cinematic analysis, the article argues that Lost in Translation serves as a poignant case study on how linguistic barriers and cultural dissonance can lead to feelings of alienation and a deeper search for connection. The findings contribute to the fields of intercultural communication, pragmatics, and film studies, offering insights into the nuanced dynamics of maintaining face in unfamiliar cultural settings.Key Words: Politeness Theory, Cross-Cultural Interaction, Intercultural Pragmatics, Lost in Translation, Sofia Coppola, Face-Threatening Acts, Japanese Culture, Film Analysis
Meningkatkan Literasi Sastra Mahasiswa Melalui Guided Intellectual Diary Hasbi, Muh; Affandi, Akhmad; Ahmad, Ardiansyah; Mappaita, Suci Pole
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 8
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini mengeksplorasi penggunaan guided intellectual diaries sebagai strategi pembelajaran reflektif untuk meningkatkan literasi sastra pada mahasiswa. Penelitian dilaksanakan pada Program Studi Sastra Inggris Universitas Negeri Makassar dengan melibatkan 33 orang mahasiswa yang berpartisipasi dalam intervensi pembelajaran selama satu semester melalui integrasi penulisan Guided Intellectual Diary dalam pembelajaran mata kuliah English Prose. Guided Intellectual Diary dirancang untuk mendorong refleksi kritis mahasiswa terhadap interpretasi teks, konteks sosial-budaya, sudut pandang pengarang, serta keterlibatan personal terhadap karya sastra. Data tambahan diperoleh melalui focus group discussion (FGD) guna memperkaya pemahaman terhadap pengalaman belajar mahasiswa. Data yang terdiri atas diari dan transkrip FGD kemudian dianalisis secara tematik dengan menggunakan kerangka enam tahap Braun dan Clarke (2022). Hasil analisis menunjukkan bahwa Guided Intellectual Diary berkontribusi signifikan terhadap pengembangan literasi sastra mahasiswa, khususnya dalam pendalaman kemampuan interpretatif dan analitis, peningkatan kesadaran kultural dan empatik, serta penguatan otonomi dan refleksi diri dalam membaca. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi Guided Intellectual Diary dalam pembelajaran sastra dapat menjembatani analisis akademik dan respons personal, sekaligus memperkuat dimensi kognitif, afektif, dan metakognitif dalam aktivitas membaca. Penelitian ini menyimpulkan bahwa praktik pembelajaran reflektif terarah merupakan model pedagogis yang efektif untuk menumbuhkan pembaca kritis dan mandiri di lingkungan pendidikan tinggi khususnya dalam bidang ilmu kesusastraan. Kata Kunci: literasi sastra, guided intellectual diaries, pembelajaran reflektif, analisis tematik, pendidikan sastra