Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

METODE PENDIDIKAN RASULULLAH DALAM HADIS SHAHIH: TELAAH TERHADAP HADIS MUSLIM NO. 2581 DAN BUKHARI NO. 347 Al-Ulya, Naila Nafahatus Sahariyah; Hajar, Salwa; Solikhah, Mar'atus; Fardiansyah, Muhammad Fikri; Suyudi, Muhammad
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 12 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v12i1.11488

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji metode pendidikan islam yang diterapkan oleh Rasulullah saw. sebagaimana tercermin dalam dua hadis shahih, yakni hadis Muslim No. 2581 dan Bukhari No. 347. Latar belakang kajian ini adalah urgensi peneladanan metode pendidikan Nabi dalam membentuk karakter siswa di era modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan metode studi pustaka (library research) sebagai teknik utama dalam pengumpulan dan analisis data. Hasil kajian menunjukkan bahwa dalam kedua hadis tersebut, Rasulullah menerapkan prinsip pendidikan berbasis kasih sayang, keteladanan, dan penghormatan terhadap potensi individu. Selain itu, terdapat unsur pembinaan karakter melalui pendekatan yang persuasif dan situasional. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa metode pendidikan Rasulullah bersifat fleksibel, humanis, dan relevan untuk diterapkan dalam konteks pendidikan Islam kontemporer.
Pedagogi Luqman Hakim (QS. Luqman 12-19) dalam Pembentukan Karakter Siswa di SD Negeri Pacarpeluk Hajar, Salwa; Musyarofah, Umirul; Charomaini, Ainussofi Barkatul; Shodiq, Muhammad
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 1 (2025): VOL 8 N0 1 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i1.6614

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi terkait pedagogi Luqman Hakim (QS. Luqman 12-19) dalam Pembentukan Karakter Siswa di SD Negeri Pacarpeluk. Nilai-nilai pendidikan Luqman Hakim yang diangkat meliputi Aqidah, syari’ah, dan akhlak yang bersumber dari nasehat Luqman Hakim dalam Al-Qur’an Surat Luqman ayat 12-19. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi lapangan melalui pengumpulan data berupa observasi dan wawancara pada proses pembelajaran dan kegiatan di SD Negeri Pacarpeluk. Implementasi nilai-nilai QS. Luqman Ayat 12-19 dalam Pembentukan Karakter Siswa di SD Negeri Pacarpeluk dilakukan dengan memberikan nasehat dan tauladan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi ini mendukung dalam pembentukan karakter religius, disiplin, dan sikap sopan santun pada siswa, sekaligus relevan dengan kebutuhan pendidikan Islam di era modern. Kontribusi positif pendidikan Luqman Hakim diwujudkan melalui proses pembelajaran dengan pemberian pemahaman terkait niali-nilai QS. Luqman ayat 12-19 yang kemudian dijadikan suatu pembiasan dalam kegiatan di sekolah. Penelitian ini merekomendasikan penguatan integrasi antara pendidik dan orangtua dalam pembentukan karakter siswa.
Pendidikan Luqman Hakim di SD Negeri Pacarpeluk: Implementasi Nilai-Nilai QS. Luqman Ayat 12-19 dalam Pembentukan Karakter Siswa Hajar, Salwa; Musyarofah, Umirul; Charomaini, Ainussofi Barkatul; Shodiq, Muhammad
MA'ALIM: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 6 No. 1 (2025): MA'ALIM: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/maalim.v6i1.10967

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi nilai-nilai QS. Luqman Ayat 12-19 dalam pembentukan karakter siswa di SD Negeri Pacarpeluk. Nilai-nilai pendidikan Luqman Hakim yang diangkat meliputi akidah, syari’ah, dan akhlak yang bersumber dari nasihat Luqman Hakim dalam Al-Qur’an Surat Luqman ayat 12-19. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan observasi dan wawancara pada proses pembelajaran di SD Negeri Pacarpeluk. Implementasi nilai-nilai QS. Luqman Ayat 12-19 dalam pembentukan karakter siswa di SD Negeri Pacarpeluk dilakukan dengan memberikan nasihat dan tauladan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi ini efektif dalam membentuk karakter religius, disiplin, dan sikap sopan santun pada siswa, sekaligus relevan dengan kebutuhan pendidikan Islam di era modern. Penelitian ini merekomendasikan penguatan integrasi antara pendidik dan orangtua dalam pembentukan karakter siswa.
Formalisasi Islam dalam Kebijakan Pendidikan Daerah di Indonesia: Antara Spirit Religius dan Rasionalitas Birokrasi Hajar, Salwa; Musyarofah, Umirul; Muhammad Ikbal Fahlehfi; Kamil Sahri, Iksan
DIMAR: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 7 No. 1 (2025): Dimar: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Mubarok Bandar Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58577/dimar.v7i1.543

Abstract

The increasing integration of Islamic values into regional education policies in Indonesia reflects a new dynamic between public spirituality and the rationality of government bureaucracy. While previous studies have examined sharia-based regulations from political and legal perspectives, few have specifically explored how Islamic values are formalized within regional education policies. This article aims to analyze the forms and patterns of Islamic formalization in education policies across four regencies in East Java (Jombang, Ponorogo, Pasuruan, and Lamongan) by emphasizing the balance between religious spirit and administrative rationality. Using a qualitative-normative approach and the systematic literature review method, this study examines regional policy documents, national legislation, and relevant empirical research. The findings indicate that local governments institutionalize Islamic values through educational regulations oriented toward strengthening religious character, such as compulsory diniyah education, Qur’anic literacy programs, and habitual religious activities in schools. This process represents the rationalization of spirituality, wherein religious values are translated into measurable administrative frameworks without losing their moral essence. Conceptually, the formalization of Islam in education policy illustrates a synthesis between public morality and modern governance; practically, it contributes to the enhancement of students’ moral character and the harmonization between religious society and educational bureaucracy. The study recommends a mixed-methods approach for future research to assess the empirical impact of Islamic-based education policies on the quality and character development of students at the regional level.
PRINSIP PENDIDIKAN INKLUSIF RASULULLAH : RELEVANSI HADIS DALAM MEMBANGUN PENDIDIKAN RAMAH DISABILITAS musyarofah, umirul; Hajar, Salwa; Al-Ulya, Naila Nafahatus Sahariyah; Kurniawan, Rikza Syahrial; Suyudi, Muhammad
Studia Religia : Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol 9 No 02 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/sr.v9i02.26307

Abstract

Inclusive education is a vital paradigm in establishing an equitable, adaptive, and disability-friendly educational system. Within the Islamic context, the values of inclusive education are neither foreign nor novel; they were already practiced during the prophetic era of the Prophet Muhammad SAW. This study aims to explore the principles of inclusive education reflected in the Prophetic traditions (ḥadīth), particularly those narrated by Imam Tirmidzi Imam Malik in al-Muwaṭṭa’, and Imam Ibn Majah. These narrations illustrate the Prophet’s interactions with companions with disabilities, such as ‘Abdullah ibn Umm Maktūm, and his prophetic attitude in granting them roles, dignity, and religious responsibilities. The research employs a qualitative descriptive approach through content analysis and thematic interpretation to extract contextual meanings from the hadiths. The findings reveal that principles such as recognition of human dignity, functional justice, social empowerment, and structural accommodation of persons with disabilities were foundational to the Prophet’s educational practice. These insights are reinforced by the social model of disability, Amartya Sen’s capability approach, and the Islamic legal framework of maqasid syariah, which upholds the protection of life, intellect, and human dignity as fundamental objectives. The study concludes that integrating prophetic values into the development of inclusive education is highly relevant to transforming the national education system into one that is more humanistic, inclusive, and transformative Keywords: Inclusive Education, Prophetic Hadith, Disability, Maqasid Syariah, Capability Approach, Islamic Humanism
Dimensi New Sufism dalam Pendidikan Ruhani Santri Pesantren Darussalam Sengon Jombang Musyarofah, Umirul; Hajar, Salwa; Sahri, Iksan Kamil
Pekerti: Journal Pendidikan Islam dan Budi Pekerti Vol. 8 No. 1 (2026): FEBRUARY
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam, IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58194/pekerti.v8i1.6969

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan praktik zikir Walyatalattaf di Pondok Pesantren Darussalam Sengon, menganalisis mekanisme pendidikan ruhani yang berlangsung, serta menilai relevansinya terhadap pendidikan Islam kontemporer berbasis spiritualitas. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dzikir Walyatalattaf berfungsi tidak hanya sebagai ritual spiritual, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter santri melalui proses instruksi, pembiasaan, bimbingan langsung, dan internalisasi budaya pesantren. Praktik ini mencerminkan model spiritual pedagogy yang mengintegrasikan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik dalam pembelajaran. Secara konseptual, zikir Walyatalattaf sejalan dengan paradigma neo-sufisme yang menekankan pembinaan spiritual yang kontekstual dan adaptif terhadap perkembangan zaman, sehingga berpotensi menjadi inspirasi bagi pengembangan pendidikan Islam yang humanis, reflektif, dan berbasis spiritualitas.
Kebijakan Pendidikan dalam Bingkai Guru dan Dosen: Analisis Peningkatan Kompetensi dan Beban Administratif Salimudin; Hajar, Salwa; Zuhri, Achmad Muhibin
Pekerti: Journal Pendidikan Islam dan Budi Pekerti Vol. 8 No. 1 (2026): FEBRUARY
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam, IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebijakan pendidikan Indonesia menempatkan guru dan dosen sebagai bagian penting dari transformasi sistem pendidikan negara, praktiknya menunjukkan paradoks antara meningkatkan kemampuan profesional dan meningkatkan beban administratif. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika implementasi kebijakan pendidikan dalam menemukan keseimbangan antara profesionalisme pendidik dan tuntutan birokrasi.Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui analisis kebijakan publik model George C. Edwards III yang menekankan empat variabel implementasi: komunikasi, sumber daya, disposisi pelaksana, dan struktur birokrasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebijakan peningkatan kompetensi seperti sertifikasi, pelatihan berkelanjutan, dan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) berkontribusi terhadap penguatan kapasitas pedagogik, tetapi belum diimbangi dengan reformasi administrasi yang efisien. Tingginya intensitas pelaporan memunculkan administrative overload yang menggeser fokus pendidik dari fungsi utama pendidikan, penelitian, dan pengabdian, serta berdampak pada efektivitas kinerja dan kesejahteraan psikososial (psychosocial well-being).