Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kritik Sosial Puisi “Sia-Sia” Karya Chairil Anwar Dengan Pendekatan Feminisme Hartati, Difa; Amelia, Regita; Nanda, Sabrina Pramesuary Dwi; Sulistyani, Shiwi; Harahap, Syarafina; Nazra, Yulisin; Sipayung, Atika Wasilah
eScience Humanity Journal Vol 5 No 2 (2025): eSience Humanity vol 5.2. May 2025
Publisher : Asosiasi Ide Bahasa Kepri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37296/esci.v5i2.279

Abstract

This article analyzes the poem “Sia-Sia” by Chairil Anwar through a feminist literary approach to explore the representation of women and the inequality of gender relations depicted in the poem. The research employs a descriptive qualitative method with content analysis techniques focused on close reading of the text. The primary data source is the poem “Sia-Sia”, which is interpreted using feminist theories, particularly existentialist feminism that highlights how women are marginalized within patriarchal systems. The analysis reveals that the female figure is portrayed as someone who sacrifices and gives everything, only to be rejected without clear reason, while the male figure holds the dominant role in deciding the course of the relationship. This dynamic reflects emotional dominance and unequal power relations, where the woman remains in a subordinate and powerless position. This study contributes to Indonesian literary criticism by offering a new interpretative perspective on Chairil Anwar’s work and enriching feminist literary discourse by demonstrating how literature can reflect and critique social structures that marginalize women.
Analisis Gaya Bahasa dalam Puisi ‘Solilokui Para Penunggu Hutan’ Karya Marhalim Zaini : Pendekatan Deskriptif Menggunakan Media Audio Visual untuk Siswa SMP Kelas VII Amalia, Nadra; Syakilla, Nurul Aisyah; Amalia, Regita; Ismaidini, Safira Ayesha; Nazra, Yulisin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Puisi "Solilokui Para Penunggu Hutan" karya Marhalim Zaini menawarkan kedalaman makna yang menarik untuk dikaji. Penelitian ini secara khusus menganalisis ragam gaya bahasa yang terdapat dalam puisi tersebut dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Melalui pemanfaatan media audio-visual, penelitian ini bertujuan untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih menarik dan efektif bagi siswa SMP kelas VII. Dengan demikian, Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan bahan ajar sastra yang lebih inovatif dan efektif, serta meningkatkan kemampuan siswa dalam menganalisis teks sastra secara kritis.
Implementasi Aplikasi Google Calendar Sebagai Inovasi Dalam Manajemen Jadwal Belajar Peserta Didik Hartati, Difa; Syahkila, Nurul Aisyah; Nanda, Sabrina Pramesuary Dwi; Harahap, Syarafina; Nazra, Yulisin; Wuriyani, Elly Prihasti; Amalia, Nadra
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 3, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v3i2.7582

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi Google Calendar sebagai inovasi dalam manajemen jadwal belajar peserta didik kelas VIII SMP Swasta Imelda. Latar belakang penelitian berangkat dari kebutuhan pemanfaatan teknologi informasi untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan waktu belajar melalui kalender digital yang lebih fleksibel dibanding kalender cetak. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pengamatan langsung setelah siswa mendapat sosialisasi singkat mengenai penggunaan aplikasi. Sebanyak 22 siswa terlibat, dan hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar mampu membuat jadwal belajar harian lengkap dengan pengingat otomatis dalam waktu relatif cepat. Mereka menilai Google Calendar mudah digunakan berkat tampilan yang sederhana dan fitur sinkronisasi antarperangkat. Namun, beberapa siswa menghadapi hambatan, seperti keterbatasan literasi digital, akses perangkat yang tidak merata, serta waktu sosialisasi yang kurang sehingga partisipasi belum optimal. Temuan penelitian menegaskan bahwa Google Calendar berpotensi meningkatkan keteraturan dan kedisiplinan belajar, terutama bagi siswa yang memiliki akses teknologi memadai. Untuk penerapan lebih luas, dibutuhkan pelatihan lanjutan, dukungan fasilitas sekolah, dan integrasi aplikasi ke dalam kegiatan belajar rutin agar manajemen waktu digital dapat diterapkan secara lebih inklusif dan efektif.