Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analysis of the Impact of Implementing the Independent Curriculum on the Development of Students' Critical Thinking Pulungan, Hoirina; Maharani, Tia; Sulistyani, Shiwi; Lubis, Inayah Hanum; Harahap, Safinatul Hasanah
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 3, No 2 (2024): July 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v3i2.2676

Abstract

In an effort to improve the quality of education, the implementation of the Merdeka Curriculum is a major concern. Developing learners' critical thinking skills is the main goal of the Merdeka Curriculum. According to critical thinking theory, this ability is needed to face challenges around the world and solve difficult problems. Therefore, this study aims to evaluate the impact of implementing Merdeka Curriculum on students' critical thinking development. The results showed that the implementation of Merdeka Curriculum has a significant effect on students' critical thinking skills, especially in terms of improving their ability to analyze, compile, and assess. However, this study also found several problems encountered in the implementation of the Merdeka Curriculum, such as lack of teacher support and lack of resources. This research is expected to contribute to the development of a more efficient curriculum and the improvement of education quality in Indonesia. The results suggest that teachers and educational institutions should increase support and resources to improve the effectiveness of KM implementation.
Efektivitas Model Pembelajaran Berbasis Media Quizizz Dalam Meningkatkan Kemampuan Kognitif Siswa SMP Pada Teks Cerita Rakyat Pulungan, Hoirina; Nanda, Sabrina Pramesuary Dwi; Sulistyani, Shiwi; Maharani, Tia; Amalia, Nadra
Indonesian Journal of Education and Development Research Vol 3, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/ijedr.v3i1.4737

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui keefektivitasan model pembelajaran berbasis media Quizizz dalam meningkatkan kognitif siswa SMP pada teks cerita rakyat. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kuantitatif, dengan data primer hasil observasi dari penyebaran angket. Angket dibagikan melalui media AI Quizizz, berisi 10 butir pertanyaan yang terbagi dalam tiga komponen, yaitu materi teks cerita rakyat, media video, dan penggunaan video sebagai media ajar teks ceita rakyat. Berdasarkan teori pembelajaran konstruktivis, penelitian ini menghipotesiskan bahwa sifat interaktif dan menarik dari Quizizz akan mendorong pemahaman yang lebih mendalam tentang cerita rakyat. Temuan penelitian mengungkapkan peningkatan signifikan dalam skor post-test siswa. Hasilnya menunjukkan bahwa Quizizz adalah alat yang efektif untuk meningkatkan kemampuan kognitif siswa dalam konteks pemahaman cerita rakyat. Temuan ini berkontribusi pada semakin banyaknya penelitian yang mendukung integrasi teknologi dalam pendidikan, khususnya untuk meningkatkan keterlibatan siswa dan hasil belajar.
Kritik Sosial Puisi “Sia-Sia” Karya Chairil Anwar Dengan Pendekatan Feminisme Hartati, Difa; Amelia, Regita; Nanda, Sabrina Pramesuary Dwi; Sulistyani, Shiwi; Harahap, Syarafina; Nazra, Yulisin; Sipayung, Atika Wasilah
eScience Humanity Journal Vol 5 No 2 (2025): eSience Humanity vol 5.2. May 2025
Publisher : Asosiasi Ide Bahasa Kepri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37296/esci.v5i2.279

Abstract

This article analyzes the poem “Sia-Sia” by Chairil Anwar through a feminist literary approach to explore the representation of women and the inequality of gender relations depicted in the poem. The research employs a descriptive qualitative method with content analysis techniques focused on close reading of the text. The primary data source is the poem “Sia-Sia”, which is interpreted using feminist theories, particularly existentialist feminism that highlights how women are marginalized within patriarchal systems. The analysis reveals that the female figure is portrayed as someone who sacrifices and gives everything, only to be rejected without clear reason, while the male figure holds the dominant role in deciding the course of the relationship. This dynamic reflects emotional dominance and unequal power relations, where the woman remains in a subordinate and powerless position. This study contributes to Indonesian literary criticism by offering a new interpretative perspective on Chairil Anwar’s work and enriching feminist literary discourse by demonstrating how literature can reflect and critique social structures that marginalize women.
Digitalisasi Kotak Saran sebagai Media Aspirasi Warga Sekolah: Implementasi Google Form di TK Sinar Mutiara Febriani, Anggi Nur; Maharani, Tia; Ismaidin, Safira Ayesha; Pulungan, Hoirina; Amelia, Regita; Sulistyani, Shiwi; Wuriyani, Elly Prihasti; Amalia, Nadra
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 3, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v3i2.7581

Abstract

Penelitian ini berangkat dari permasalahan bahwa TK Sinar Mutiara belum memiliki media khusus untuk menampung aspirasi warga sekolah, sehingga penyampaian saran dari wali murid, guru, maupun pihak sekolah masih dilakukan secara langsung dan belum terdokumentasi dengan baik. Kondisi tersebut membuat proses evaluasi dan perbaikan layanan pendidikan kurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mendeskripsikan inovasi kotak saran digital berbasis Google Form sebagai media aspirasi yang mudah diakses, efisien, dan mampu mendukung transparansi komunikasi di lingkungan sekolah. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung kepada wali murid, kepala sekolah, dan guru, serta dokumentasi kegiatan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan akan media aspirasi sangat tinggi karena warga sekolah menginginkan saluran komunikasi yang lebih praktis dan aman. Inovasi kotak saran digital dinilai mampu menjawab kebutuhan tersebut dengan menyediakan wadah penyampaian masukan yang fleksibel, cepat, serta mudah diolah oleh pihak sekolah. Dengan demikian, kotak saran digital berbasis Google Form merupakan solusi efektif dalam meningkatkan partisipasi dan kualitas komunikasi di TK Sinar Mutiara.
Bahasa dalam Genggaman: Analisis Peran Media Sosial dan Konten Edukatif dalam Pemerolehan Bahasa Anak Maharani, Tia; Febriani, Anggi Nur; Ismaidin, Safira Ayesha; Pulungan, Hoirina; Amelia, Regita; Sulistyani, Shiwi; Syahkila, Nurul Aisyah; Herman, Hidayat; Harahap, Rosmawaty
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 3, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v3i2.7221

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah ekosistem pemerolehan bahasa anak. Media sosial dan konten edukatif kini menjadi sumber input linguistik yang signifikan, selain interaksi keluarga dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran media sosial dan konten digital terhadap pemerolehan bahasa anak, sekaligus menelaah perbedaan kualitas input linguistik dari konten edukatif dan non-edukatif. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis isi melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah dua anak usia sekolah dasar, yaitu Raida Maiza yang lebih banyak mengonsumsi konten non-edukatif, serta Rafardhan yang lebih sering terpapar konten edukatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paparan konten non-edukatif berimplikasi pada penguasaan kosakata dangkal, repetitif, dan dominasi bahasa nonbaku, sehingga perkembangan sintaksis formal anak menjadi terhambat. Sebaliknya, konten edukatif yang dipadukan dengan pendampingan orang tua berkontribusi pada pemerolehan kosakata baku, struktur kalimat yang lebih kompleks, serta keterampilan pragmatik yang lebih kaya. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas input linguistik dan intensitas pendampingan orang tua merupakan faktor krusial dalam pemerolehan bahasa anak. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi orang tua, pendidik, dan pengembang konten digital untuk mengoptimalkan media sosial sebagai sarana pemerolehan bahasa anak.