Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Mengidentifikasi Kreativitas dalam Pembelajaran Teks Pantun melalui Media Educaplay dengan Strategi Project-Based Learning: Studi Kasus di SMP Swasta Imelda Medan Rambe, Nailah Faizah S; Hartati, Difa; Febriani, Anggi Nur; Amalia, Nadra
Journal of Citizen Research and Development Vol 2, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcrd.v2i1.4676

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kreativitas siswa dalam pembelajaran teks pantun melalui penggunaan media interaktif Educaplay yang diintegrasikan dengan strategi pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning/PBL) di SMP Swasta Imelda Medan. Kreativitas merupakan salah satu kompetensi utama abad ke-21 yang perlu dikembangkan untuk mendukung pembelajaran berbasis budaya lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik deskriptif, yang melibatkan observasi dan kuesioner untuk mengumpulkan data dari 60 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Educaplay mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap teks pantun, dengan 60% siswa menyatakan media ini menarik dan membantu mempermudah proses pembelajaran. Selain itu, strategi PBL berhasil meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa, terutama melalui proyek pembuatan pantun secara kolaboratif, yang dinilai dapat memunculkan ide-ide inovatif. Sebanyak 88% siswa merasa bahwa proses kolaborasi dalam PBL membantu membangun keterampilan komunikasi sekaligus meningkatkan kepercayaan diri mereka. Meskipun demikian, terdapat tantangan berupa kesulitan beberapa siswa dalam menuangkan ide kreatif ke dalam bentuk pantun, yang menunjukkan perlunya dukungan tambahan seperti scaffolding dari guru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kombinasi antara media interaktif Educaplay dan strategi PBL efektif dalam meningkatkan kreativitas, motivasi, dan pemahaman siswa terhadap teks pantun. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi untuk pengembangan metode pembelajaran kreatif berbasis teknologi yang relevan dengan kebutuhan siswa di era digital.
Kritik Sosial Puisi “Sia-Sia” Karya Chairil Anwar Dengan Pendekatan Feminisme Hartati, Difa; Amelia, Regita; Nanda, Sabrina Pramesuary Dwi; Sulistyani, Shiwi; Harahap, Syarafina; Nazra, Yulisin; Sipayung, Atika Wasilah
eScience Humanity Journal Vol 5 No 2 (2025): eSience Humanity vol 5.2. May 2025
Publisher : Asosiasi Ide Bahasa Kepri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37296/esci.v5i2.279

Abstract

This article analyzes the poem “Sia-Sia” by Chairil Anwar through a feminist literary approach to explore the representation of women and the inequality of gender relations depicted in the poem. The research employs a descriptive qualitative method with content analysis techniques focused on close reading of the text. The primary data source is the poem “Sia-Sia”, which is interpreted using feminist theories, particularly existentialist feminism that highlights how women are marginalized within patriarchal systems. The analysis reveals that the female figure is portrayed as someone who sacrifices and gives everything, only to be rejected without clear reason, while the male figure holds the dominant role in deciding the course of the relationship. This dynamic reflects emotional dominance and unequal power relations, where the woman remains in a subordinate and powerless position. This study contributes to Indonesian literary criticism by offering a new interpretative perspective on Chairil Anwar’s work and enriching feminist literary discourse by demonstrating how literature can reflect and critique social structures that marginalize women.
Mengidentifikasi Kreativitas dalam Pembelajaran Teks Pantun melalui Media Educaplay dengan Strategi Project-Based Learning: Studi Kasus di SMP Swasta Imelda Medan Rambe, Nailah Faizah S; Hartati, Difa; Febriani, Anggi Nur; Amalia, Nadra
Journal of Citizen Research and Development Vol 2, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcrd.v2i1.4676

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kreativitas siswa dalam pembelajaran teks pantun melalui penggunaan media interaktif Educaplay yang diintegrasikan dengan strategi pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning/PBL) di SMP Swasta Imelda Medan. Kreativitas merupakan salah satu kompetensi utama abad ke-21 yang perlu dikembangkan untuk mendukung pembelajaran berbasis budaya lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik deskriptif, yang melibatkan observasi dan kuesioner untuk mengumpulkan data dari 60 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Educaplay mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap teks pantun, dengan 60% siswa menyatakan media ini menarik dan membantu mempermudah proses pembelajaran. Selain itu, strategi PBL berhasil meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa, terutama melalui proyek pembuatan pantun secara kolaboratif, yang dinilai dapat memunculkan ide-ide inovatif. Sebanyak 88% siswa merasa bahwa proses kolaborasi dalam PBL membantu membangun keterampilan komunikasi sekaligus meningkatkan kepercayaan diri mereka. Meskipun demikian, terdapat tantangan berupa kesulitan beberapa siswa dalam menuangkan ide kreatif ke dalam bentuk pantun, yang menunjukkan perlunya dukungan tambahan seperti scaffolding dari guru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kombinasi antara media interaktif Educaplay dan strategi PBL efektif dalam meningkatkan kreativitas, motivasi, dan pemahaman siswa terhadap teks pantun. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi untuk pengembangan metode pembelajaran kreatif berbasis teknologi yang relevan dengan kebutuhan siswa di era digital.
Implementasi Aplikasi Google Calendar Sebagai Inovasi Dalam Manajemen Jadwal Belajar Peserta Didik Hartati, Difa; Syahkila, Nurul Aisyah; Nanda, Sabrina Pramesuary Dwi; Harahap, Syarafina; Nazra, Yulisin; Wuriyani, Elly Prihasti; Amalia, Nadra
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 3, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v3i2.7582

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi Google Calendar sebagai inovasi dalam manajemen jadwal belajar peserta didik kelas VIII SMP Swasta Imelda. Latar belakang penelitian berangkat dari kebutuhan pemanfaatan teknologi informasi untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan waktu belajar melalui kalender digital yang lebih fleksibel dibanding kalender cetak. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pengamatan langsung setelah siswa mendapat sosialisasi singkat mengenai penggunaan aplikasi. Sebanyak 22 siswa terlibat, dan hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar mampu membuat jadwal belajar harian lengkap dengan pengingat otomatis dalam waktu relatif cepat. Mereka menilai Google Calendar mudah digunakan berkat tampilan yang sederhana dan fitur sinkronisasi antarperangkat. Namun, beberapa siswa menghadapi hambatan, seperti keterbatasan literasi digital, akses perangkat yang tidak merata, serta waktu sosialisasi yang kurang sehingga partisipasi belum optimal. Temuan penelitian menegaskan bahwa Google Calendar berpotensi meningkatkan keteraturan dan kedisiplinan belajar, terutama bagi siswa yang memiliki akses teknologi memadai. Untuk penerapan lebih luas, dibutuhkan pelatihan lanjutan, dukungan fasilitas sekolah, dan integrasi aplikasi ke dalam kegiatan belajar rutin agar manajemen waktu digital dapat diterapkan secara lebih inklusif dan efektif.
Integrasi Deiksis Dalam Komunikasi Informal Antar Mahasiswa di Lingkungan Kampus: Suatu Kajian Pragmatik Nazra, Yulisin; Nanda, Sabrina Pramesuary Dwi; Hartati, Difa; Harahap, Syarafina; Simbolon, Ferdinand
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7199

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan deiksis dalam komunikasi informal antar mahasiswa di lingkungan kampus. Deiksis sebagai salah satu kajian pragmatik berperan penting dalam menunjukkan hubungan antara bahasa, penutur, pendengar, dan konteks tuturan. Mahasiswa, sebagai kelompok sosial yang aktif dalam interaksi sehari-hari, sering menggunakan deiksis secara variatif sesuai dengan situasi percakapan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi percakapan langsung, perekaman interaksi, dan wawancara singkat kepada partisipan. Data dianalisis berdasarkan kategori deiksis yang meliputi deiksis persona, tempat, waktu, wacana, dan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa deiksis persona mendominasi dalam percakapan, terutama penggunaan kata ganti orang pertama dan kedua, yang menegaskan kedekatan hubungan sosial antar mahasiswa. Deiksis tempat dan waktu digunakan untuk memperjelas konteks lokasi dan durasi kegiatan kampus, sedangkan deiksis sosial tampak dalam pemilihan sapaan yang merefleksikan hierarki akademik. Temuan ini menegaskan bahwa deiksis bukan hanya sekadar penunjuk dalam bahasa, tetapi juga merefleksikan hubungan sosial, kedekatan, serta budaya komunikasi mahasiswa di lingkungan kampus. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi kajian pragmatik, khususnya dalam memahami dinamika bahasa lisan di ranah pendidikan tinggi.
Dampak Budaya Pop Korea Terhadap Pemerolehan Bahasa Korea Sebagai Bahasa Kedua Harahap, Syarafina; Nanda, Sabrina Pramesuary Dwi; Hartati, Difa; Nazra, Yulisin; Sagala, Revayani; Purba, Mega Kristina; Hutagalung, Naima Azmi; Pane, Puan Annisa; Amalia, Nila Dwi; Harahap, Rosmawaty; Herman, Hidayat
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7236

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena meluasnya budaya pop Korea yang memengaruhi minat masyarakat, khususnya generasi muda, dalam mempelajari bahasa Korea sebagai bahasa kedua karena terpengaruh dengan hal-hal yang mereka gemari. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana budaya pop Korea melalui musik, drama, dan media sosial berkontribusi terhadap pemerolehan bahasa Korea oleh pembelajar non-penutur asli yang dikuasai sebagai bahasa kedua. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari pengisian kuisioner dan wawancara yang dilakukan kepada pelajar yang aktif mengikuti budaya pop Korea. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paparan terhadap budaya pop Korea meningkatkan motivasi, kosakata, serta kemampuan pemahaman bahasa Korea para pembelajar. Kesimpulannya, budaya pop Korea memiliki peran signifikan sebagai media pembelajaran bahasa Korea secara tidak langsung, sehingga dapat dijadikan strategi pendukung dalam proses pemerolehan bahasa kedua.