Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Peran Berpikir Kritis dalam Pengambilan Keputusan Klinis Perawat terhadap Keselamatan Pasien: Kajian Scooping Review Oktorra, Elsya Jaisi; Khairunnisa, Musyrifah; Amalia, Najwa Syifa; Kusnadi, Rachel Nazwa Sunardita; Ridwan, Heri; Haryeti , Popon
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 5 No 2 (2025): JUPIN Mei 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.1492

Abstract

Berkurangnya kemampuan perawat untuk berpikir kritis dalam membuat keputusan klinis merupakan masalah yang serius karena dapat membahayakan keselamatan pasien. Berpikir kritis, pengambilan keputusan klinis, dan keselamatan pasien terkait satu sama lain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan hubungannya.  Metode Scoping review digunakan untuk menganalisis 9 artikel yang relevan. Kata kunci “Berpikir Kritis”, “Keselamatan Pasien” dan “Pengambilan Keputusan Klinis” digunakan untuk mencari literatur dari database ilmiah pada Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perawat yang memiliki kemampuan berpikir kritis yang baik memiliki risiko lebih rendah untuk melakukan kesalahan pengambilan keputusan, sehingga meningkatkan keamanan pasien dan kualitas perawatan. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa berpikir kritis berdampak pada proses klinis, kualitas dokumentasi keperawatan, dan kemampuan untuk menangani situasi darurat dengan tepat. Oleh karena itu, peningkatan pelatihan berpikir kritis harus menjadi bagian penting pada asuhan keperawatan. Pelatihan tersebut diharapkan dapat membantu perawat membuat keputusan yang lebih logis, berbasis bukti, dan berorientasi pada keselamatan pasien.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TIKTOK TERHADAP MENTAL MAHASISWA Khairunnisa, Musyrifah; Maulidina , Nayla Fasya; Rosdiani; Aisar, Tasya Rahadatul; Lestari , Ratika Jawi; Rahman, Aam Ali
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 6 No. 2 (2025): JP-IPS
Publisher : FKIP UMN ALWASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jpips.v6i2.4613

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan TikTok terhadap kesehatan mental mahasiswa, baik dari sisi positif maupun negatif. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional, data dikumpulkan melalui kuesioner mengenai intensitas penggunaan TikTok dan kondisi mental mahasiswa yang mencakup stres, kecemasan, dan depresi. Analisis statistik menggunakan uji Pearson menunjukkan tidak adanya hubungan yang signifikan antara penggunaan TikTok dan kesehatan mental mahasiswa (r = -0,027; p = 0,851). Hasil ini mengindikasikan bahwa mahasiswa dalam studi ini cenderung menggunakan TikTok secara moderat, menjadikannya sebagai sarana hiburan dan coping yang tidak berdampak negatif secara nyata. Wawancara mendalam mendukung temuan ini, meskipun pola penggunaan yang pasif berpotensi berdampak pada kesejahteraan mental jika dilakukan secara berlebihan. Perbedaan hasil dengan penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa dampak TikTok sangat bergantung pada durasi, jenis konten, dan kondisi individu pengguna. Oleh karena itu, penggunaan TikTok yang bijak dan terkontrol disarankan agar mahasiswa dapat memanfaatkan manfaatnya tanpa mengorbankan kesehatan mental dan produktivitas akademik.
Free Sex Behavior in College Students Reviewed from Pathophysiological Mechanisms in HIV Patients: Scoping Review Permana, Dicka Trie; Yusuf, Muhamad; Khairunnisa, Musyrifah; Aghista, Rizka Dwi Putri; Nurcholisa, Siti; Putri, Sofi Amelia; Khoirunnisa, Syifa; Fransisca, Talia Berliana; Aisar, Tasya Rahadatul; Rifqi, Tiara; Sopiah, Popi
Jurnal Keperawatan Profesional (KEPO) Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 Nomor 2 November 2025
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/kepo.v6i2.1514

Abstract

HIV/AIDS remains a major health concern among adolescents, with promiscuous sexual behavior identified as a key factor contributing to the rising number of cases. This study aims to examine the correlation between promiscuous sexual behavior and HIV transmission through a review of various scientific sources. A scoping review method was used, as it allows for broad and systematic mapping of the literature particularly on complex topics that have not been extensively studied. Articles were obtained from the Google Scholar, PubMed, and ScienceDirect databases, with publication years ranging from 2019 to 2025. The keywords used included “Pathophysiology,” “HIV,” “Free Sex,” and “Student.” A total of eight relevant articles were selected for analysis. The results showed that unprotected casual sex is the primary cause of HIV transmission, especially among university students. A lack of understanding about HIV and its modes of transmission contributes to high infection rates. In addition, students infected with HIV face significant psychosocial impacts. Therefore, education about the risks of promiscuous sexual behavior and the provision of psychosocial support are essential to reducing stigma and improving quality of life. Further research is needed to enhance understanding of the mechanisms of HIV transmission through risky sexual behavior.