Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALYSIS OF THE INCREASE IN POPULATION AND LIFE EXPECTANCY ON THE LEVEL OF COMMUNITY WELFARE IN GUNUNG SITOLI CITY IN 2018-2022 Rista Yosefa Lumban Gao; Adyanto Purba; Ilman Ashari; Jaiton Habeahan; Irma Hutagalung; Masyura Nasution
Quantitative Economics Journal Vol. 13 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/qej.v13i2.65263

Abstract

The present study investigates the effects of rising life expectancy and population numbers onthe state of community welfare in Gunungsitoli City between 2018 and 2022. Life expectancyrose along with the substantial population boom that Gunungsitoli City had throughout thistime. Growing populations can make it more difficult to provide essential services such asinfrastructure, healthcare, and education, but longer life expectations are a reflection ofbetter living circumstances and health care. This study examines how these two factors relateto community welfare, which is determined by social, economic, and public facilityaccessibility. The findings of the study demonstrate that while longer life expectancies aregood for welfare, rapid population expansion might make it more difficult for the governmentto provide for people's fundamental requirements, hence
Pengaruh Jumlah Perusahaan Industri dan investasi terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Indonesia: Penelitian Afriyani Elizabet Sitorus; Yesi Veronika Simarmata; Tasya Oren Sagala; Masyura Nasution; Khairani Alawiyah Matondang
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3063

Abstract

This study analyzes the impact of the number of industrial enterprises and investment on labor absorption in Indonesia. Employment remains a critical issue, as the growth of the labor force has not been fully matched by sufficient job creation. The research uses annual secondary data obtained from the Central Bureau of Statistics (BPS) and relevant government reports. Multiple linear regression analysis was conducted using EViews software, with classical assumption tests applied to ensure the validity of the model. The findings reveal that both the number of industrial enterprises and investment have a positive and significant effect on labor absorption, both individually and jointly. The coefficient of determination (R²) of 98.08 percent indicates that the independent variables strongly explain variations in labor absorption. These results emphasize that expanding industrial enterprises and increasing investment are key drivers of job creation, and they imply that government policies should prioritize simplifying business establishment and promoting labor--intensive investment to achieve inclusive economic growth.
Dilema Alokasi Anggaran Pelayanan Publik: Kajian Literatur tentang Trade-off dan Efektivitas Pemerintah : Penelitian Rachel Adeline Siagian; Ainun Saskia; Pany Iglesia M. Simamora; Adel Syesaria Agustin Daole; Masyura Nasution
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4608

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dilema alokasi anggaran pelayanan publik melalui studi literatur terhadap berbagai penelitian dan laporan resmi. Pemerintah sering menghadapi keterbatasan fiskal, tuntutan kebutuhan masyarakat yang beragam, serta tekanan regulasi yang membatasi fleksibilitas anggaran. Kajian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola, dinamika trade-off, serta faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas alokasi anggaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dilema anggaran muncul akibat ketidakseimbangan antara kebutuhan jangka pendek dan jangka panjang, antara efisiensi dan kualitas layanan, serta antara proses teknokratis dan dinamika politik. Selain itu, efektivitas anggaran sangat dipengaruhi oleh tata kelola pemerintahan, transparansi, partisipasi publik, penggunaan data dalam perencanaan, serta kemampuan birokrasi dalam mengimplementasikan program secara tepat sasaran. Studi ini menyimpulkan bahwa penguatan tata kelola, pemanfaatan teknologi informasi, dan penerapan penganggaran berbasis kinerja diperlukan agar alokasi anggaran mampu mendukung penyediaan layanan publik yang lebih efektif, responsif, dan berkelanjutan.