Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Gambaran Kesiapan Ibu Hamil Usia Muda Menghadapi Persalinan di Puskesmas Kubu II Karangasem Ni Nyoman Ayu Ningsih; I Nyoman Wirata; Ni Ketut Somoyani
Manajemen Pelayanan Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2026): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/mpk.v3i1.4431

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Gambaran Kesiapan Ibu Hamil Usia Muda Menghadapi Persalinan di Puskesmas Kubu II. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 25 April sampai dengan 9 Mei 2025. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain pendekatan Cross Sectional, menggunakan lembar kuesioner berupa checklist dengan jumlah sampel sebanyak 35 orang. Teknik pengambilan sampel penelitian ini dengan metode total sampling. Hasil penelitian yang dilakukan ke 35 orang didapatkan bahwa sebanyak 22 orang (62.9%) belum memiliki kesiapan fisik untuk menghadapi persalinannya. Sebanyak 25 orang (71.4%) tidak siap secara psikologis dalam menghadapi persalinan serta sebanyak 26 orang (74.3%) belum siap secara finansial. Adapun saran yang dapat diberikan yaitu perlu adanya penguatan edukasi dan dukungan dari keluarga untuk ibu hamil usia muda dalam mempersiapkan persalinannya.
Optimalisasi Edukasi Prenatal Perawatan Bayi Baru Lahir dengan  E-Modul Interaktif Ni Komang Erny Astiti; Ni Made Dwi Purnamayanti; Ni Made Dwi Mahayati; Ni Wayan Suarniti; I Nyoman Wirata
Optimal Midwife Journal Volume 1 No. 1 Juni 2024
Publisher : PT Nuansa Fajar Cemerlang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prenatal health education for newborn care prepares parents to care for their future babies. The topic has been facilitated in pregnant women's classes, but its implementation has not optimally involved the role of husbands, lack of media use, and unidirectional learning methods. Efforts to overcome educational innovations in newborn care by involving husbands and facilitating media and interactive modules for newborn care. This media contains information on baby massage, how to bathe, and umbilical cord care, presented in pictures and text and equipped with videos. Audio-visual presentation of material can optimize learning objectives. The study analyzed differences in knowledge before and after prenatal education on newborn care with interactive media e-modules. This study was a pre-experimental numerical pair, with a sample of 30 pregnant women, based on purposive sampling. Data collection using questionnaires in the form of pretest and posttest. Data analysis with Wilcoxon (ρ=0.005). The results showed an increase in the median knowledge (pretest) from 54.17 to 75.00. Educational media E Interactive Module is effective for pregnant women's knowledge about newborn care (ρ=0.000). Health workers can optimize health education for newborn care by implementing classes for pregnant women that involve husbands and using interactive educational media. Recommendations for using media and interactive modules for sustainable newborn care are used in pregnant women's classes, especially in education about newborn care, so that pregnant women and husbands can independently practice their abilities in carrying out newborn care using the media guide. Pendidikan kesehatan prenatal perawatan bayi baru lahir, bertujuan  mempersiapkan orang tua merawat calon bayinya. Topik tersebut telah difasilitasi pada kelas ibu hamil, tetapi pelaksanaannya belum maksimal melibatkan peran suami, penggunaan media yang kurang serta metode pembelajaran  searah.. Upaya mengatasi dengan inovasi edukasi perawatan bayi baru lahir dengan melibatkan suami dan fasilitasi media e modul interaktif perawatan bayi baru lahir. Media ini berisikan informasi pijat bayi, cara memandikan dan perawatan tali pusat yang disajikan berbentuk gambar, teks serta dilengkapi video. Penyajian materi secara audio visual dapat mengoptimalkan tujuan pembelajaran. Penelitian menganalisis perbedaan pengetahuan sebelum dan setelah edukasi prenatal perawatan bayi baru lahir dengan media e modul interaktif. Penelitian ini merupakan pre eksperimental numerik berpasangan, dengan jumlah sampel 30 ibu hamil, berdasarkan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahauan berupa pretest dan posttest. Analisis data dengan Wilcoxon (ρ=0.005). Hasil penelitian menunjukkan peningkatan median pengetahuan (pretest) 54.17 menjadi 75.00. Media edukasi E Modul Interaktif efektif terhadap pengetahuan ibu hamil tentang perawatan bayi baru lahir (ρ=0.000). Pemberian pendidikan kesehatan perawatan bayi baru lahir oleh tenaga kesehatan dapat dioptimalkan pada pelaksanaan kelas ibu hamil dengan melibatkan suami serta menggunakan media edukasi yang interaktif. Rekomendasi penggunaan media e modul interaktif perawatan bayi baru lahir  secara berkelanjutan digunakan dalam kelas ibu hamil khususnya pada edukasi tentang perawatan bayi baru lahir, sehingga ibu hamil dan suami dapat secara mandiri melatih kemampuan mereka dalam melakukan perawatan bayi baru lahir dengan menggunakan panduan media tersebut.
PEMBERDAYAAN GURU-GURU ANAK SEKOLAH USIA DINI DALAM MENURUNKAN SKOR PLAK PADA ANAK-ANAK SEKOLAH USIA DINI DIKECAMATAN SUKAWATI KABUPATEN GIANYAR TAHUN 2025 niketutnuratni; Anak Agung Gede Agung; I Nyoman Wirata
Jurnal Imiah Pengabdian Pada Masyarakat (JIPM) Vol 3 No 2 (2025): Oktober - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru memiliki peran mengajak dan memberikan pendidikan kesehatan gigi dan mulut kepada siswa sehingga siswa lebih termotivasi, karena pada masa sekolah siswa menaruh percaya pada guruyang dapat dijadikan panutan dan sumber informasi bagi siswanya dalam perencanaan dan pelaksanaan program pencegahan kesehatan gigi dan mulut. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan Guru – guru anak usia dini dan menurunkan skor plak pada anak usia dini di Kecamatan Sukawati Kabupaten Gianyar. Metode kegiatan Adalah memberikan pelatihan kebersihan gigi dan mulut dengan pretest dan postest dengan pengambilan data tingkat pengetahuan , sikap dan ketrampilan sebelum dan setelah dilakukan tindakan pada guru-guru sekolah anak usia dini di Kecamatan Sukawati Kabupaten Gianyar tahun 2025 sebanyak 51 dari bulan Februari sampai dengan Oktober 2025. Hasil kegiatan yaitu pengetahuan guru-guru sekolah anak usia dini di Kecamatan Sukawati Kabupaten Gianyar setelah diberikan pelatihan seluruh guru-guru sebanyak 51 orang (100%) memiliki pengetahuan baik, Sikap guru-guru setelah diberikan pelatihan sebagian besar yaitu sebanyak 50 orang (98,03%) memiliki sikap baik dan hanya 1 orang (1,96%) yang memiliki sikap cukup dan keterampilan guru-guru setelah diberikan pelatihan seluruh guru-guru sebanyak 51 orang (100%) memiliki keterampilan sangat baik dan tidak ada yang memeliki keterampilan yang perlu bimbingan. Dengan Kriteria plak setelah diberikan pelatihan sebagian besar sebanyak 41 orang (80,39%) memiliki kriteria plak sangat baik dan tidak ada yang memiliki kriteria plak yang buruk
Efektifitas Video Edukasi Dalam Meningkatkan Pengetahuan Remaja Tentang TRIAD KRR Ni Komang Septi Andani; I Gusti Agung Ayu Novya Dewi; I Nyoman Wirata
Bali Medika Jurnal Vol 11 No 2 (2024): Bali Medika Jurnal Vol 11 No 2 Desember 2024
Publisher : Stikes Wira Medika Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36376/bmj.v11i2.452

Abstract

Masalah kesehatan remaja di Indonesia seringkali disebabkan oleh perilaku berisiko seperti perkelahian, konsumsi alkohol, penggunaan narkoba, seksualitas pranikah, dan peningkatan kasus kehamilan tidak diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pendidikan kesehatan melalui media video terhadap peningkatan pengetahuan remaja mengenai Tiga Risiko Ancaman Dasar Kesehatan Reproduksi Remaja (TRIAD KRR). Studi ini menggunakan desain quasi-eksperimental pretest-posttest dengan kelompok kontrol, melibatkan 36 siswa kelas IX SMP Negeri 4 Negara yang dipilih secara acak. Data dikumpulkan melalui kuesioner online dan dianalisis menggunakan uji Paired T-Test dan Independent T-Test untuk data berdistribusi normal serta uji Wilcoxon dan Mann-Whitney untuk data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam skor pengetahuan setelah intervensi pada kedua kelompok, dengan peningkatan yang lebih besar pada kelompok eksperimen yang menerima pendidikan berbasis video (nilai p < 0,05). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan melalui media video efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja mengenai TRIAD KRR, serta merekomendasikan penggunaan media audiovisual sebagai metode edukasi yang lebih menarik dan efektif di lingkungan sekolah.   Health problems of adolescents in Indonesia are often caused by risky behaviors such as fighting, alcohol consumption, drug use, premarital sexuality, and increasing cases of unwanted pregnancies. This study aims to evaluate the effect of health education through video media on increasing adolescent knowledge about the Three Basic Reproductive Health Risks This study used a quasi-experimental pretest-posttest design with a control group, involving 36 grade IX students of SMP Negeri 4 Negara who were selected randomly. Data were collected through an online questionnaire and analyzed using the Paired T-Test and Independent T-Test for normally distributed data and the Wilcoxon and Mann-Whitney tests for non-normally distributed data. The results showed a significant increase in knowledge scores after the intervention in both groups, with a greater increase in the experimental group that received video-based education (p value <0.05). The conclusion of this study shows that health education through video media is effective in increasing adolescent knowledge about Three Basic Reproductive Health Risks, and recommends the use of audiovisual media as a more interesting and effective educational method in the school environment.
Hubungan Lama Penggunaan Kb Suntik Dengan Siklus Menstruasi Pada Akseptor KB Suntik Di Wilayah Puskesmas Kubutambahan II Buleleng 2025 Kadek Nadiya Cipta Sari; I Nyoman Wirata; , Made Widhi Gunapria Dharmapatni
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1881

Abstract

Kontrasepsi adalah alat atau obat yang digunakan untuk mencegah kehamilan atau tidak ingin menambah keturunan. Alat kontrasepsi suntik mempunyai manfaat dan kerugian. Lama penggunaan KB suntik 3 bulan dapat mengakibatkan adanya gangguan menstruasi. Kejadian tersebut dipengaruhi oleh komponen gestagen karena komponen gestagen dalam kontrasepsi suntik 3 bulan menyebabkan amenorea, yaitu menstruasi yang memendek dan lebih sedikit. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis adanya hubungan antara lama penggunaan dengan gangguan siklus menstruasi. Studi ini dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Kubutambahan II yang berlokasi di Banjar Dinas Tangkid Desa Tamblang Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng Provinsi Bali. Wilayah kerja dari Puskesmas Kubutambahan II. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan cross-sectional. Besar sampel sebanyak 110. Analisis data univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan uji Chi Square. Hasil Penelitian menunjukkan sebagian besar yaitu 89 responden (80,9%) akseptor KB Suntik 3 bulan mengalami gangguan siklus menstruasi dan lama penggunaan KB suntik > 2,5 tahun mengalami ganguan siklus menstruasi sebanyak 61 responden (55,45%). Hasil uji Chi Square nilai p 0,000. Simpulan ada hubungan antara lama penggunaan KB Suntik dengan gangguan siklus menstruasi pada Akseptor KB Suntik 3 Bulan di Wilayah Puskesmas Kubutambahan II. Saran yang dapat diberikan petugas kesehatan melakukan praktek konseling pada pengguna akseptor KB suntik dengan langkah SATU TUJU (Salam Sapa, Tanya, Uraikan, Bantu, Jelaskan, Kunjungan Ulang) Kata Kunci : KB Suntik, Lama Penggunaan, Akseptor KB Suntik, Gangguan Siklus Menstruasi