Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Evaluasi Sistem Perlintasan Jaringan Drainase Dengan Metode Log Pearson Tipe III Jeni Paresa; Dina Limbong Pamuttu; Nurhalifa Kartini
Musamus Journal of Civil Engineering Vol 3 No 02 (2021): Musamus Journal of Civil Engineering
Publisher : Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjce.v3i02.3520

Abstract

Abstrak – Pada umumnya Indonesia mengalami perkembangan dan pembangunan yang cukup pesat, salah satunya pada kota Merauke dengan wilayah dataran rendah dan relatif datar (flat). Pada jaringan drainase jalan Nusa Barong ditemukan banyak masalah mulai dari saluran drainase alami sampai dengan sistem perlintasan yang hampir dipenuhi oleh sampah sehingga terjadi pendangkalan pada dasar saluran yang mengakibatkan debit air pada musim hujan meluap terutama pada musim penghujan bersamaan dengan waktu air pasang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kapasitas sistem perlintasan jaringan drainase dan jumlah kehilangan energi pada bangunan perlintasan jaringan drainase jalan Nusa Barong. Pengelolahan data dilakukan dengan perhitungan distribusi hujan menggunakan metode rasional guna mendapatkan debit rencana serta perhitungan kapasitas saluran yang dihitung menggunakan rumus manning guna mendapatkan besaran debit bangunan (Q bangunan). Berdasarkan hasil perhitungan, maka diperoleh debit banjir sebesar 4,69 m3/det sedangkan debit bangunan sebesar 0,11 m3/det maka debit banjir lebih besar dari debit bangunan. Kata kunci; bangunan perlintasan; debit; drainase
Pemanfaatan Long Storage Terhadap Optimalisasi Lahan Irigasi Abner Doloksaribu; Dina Limbong Pamuttu; Sufitri Ribby
Musamus Journal of Civil Engineering Vol 3 No 02 (2021): Musamus Journal of Civil Engineering
Publisher : Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjce.v3i02.3542

Abstract

Kampung Kuper yang terletak di Distrik Semangga kabupaten Merauke merupakan daerah yang sebagian dari masyarakatnya bertani. Pada saat musim kemarau petani kesulitan untuk mengairi persawahan dan mengakibatkan gagal panen. Untuk itu, dalam meningkatkan hasil pertanian, pemerintah Kabupaten Merauke mengupayakan pembangunan long storage di Kampung Kuper untuk menyediakan air yang layak bagi masyarakat untuk mengairi irigasi persawahan. Tujuan pada penelitian ini untuk mengetahui ketersediaan air dilakukan perhitungan debit andalan guna mengetahui ketersediaan air yang cukup untuk mengairi lahan irigasi menggunakan metode NRECA dengan data klimatologi 10 tahun terakhir pada periode 2009-2018 yang diambil dari BMKG Mopah Merauke. Hasil perhitungan menggunakan data hujan 10 tahun (2009-2018) bahwa ketersediaan air dengan luas wilayah daerah irigasi 82,50 Ha diperoleh surplus atau kelebihan air pada bulan Januari 0,506 m3/dtk, Februari 1,228 m3/dtk, Maret 0,931 m3/dtk, April 0,693 m3/dtk, Mei 0,383 m3/dtk, Juni 0,096 m3/dtk, dan Desember 0,010 m3/dtk, sehingga dapat memenuhi kebutuhan air irigasi pada kampung Kuper. Sedangkan terjadi defisit atau kekurangan air pada bulan Juli -0,026 m3/dtk, Agustus -0,101 m3/dtk, September -0,153 m3/dtk, Oktober -0,176 m3/dtk dan November -0,186 m3/dtk.
Analisis Pengujian Tanah Lempung Dengan Penggunaan Semen Dan Mineral Sulfat (Tepung Gypsun) Terhadap Nilai CBR Richard Leonard RichardLeonard; hairulla hairulla; Dina Limbong Pamuttu
Musamus Journal of Civil Engineering Vol 4 No 01 (2021): Musamus Journal of Civil Engineering
Publisher : Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjce.v4i01.4006

Abstract

Daerah Cikombong yang bertempat di kabupaten Merauke merupakan kawasan yang memliki jenis tanah yang kurang begitu baik, dikarenakan sebagian besar tanah di kawasan tersebut adalah jenis tanah lempung yang memiliki sifat tanah dengan ukuran lebih kecil dari 0,002 mm, permeabilitas rendah, kenaikan air kapiler tinggi, bersifat sangat kohesif, kadar kembang susut yang tinggi dan proses konsolidasi lambat, Sehingga perlu ditinjau sifat fisis dan mekanis lempung agar dapat diketahui perilaku dan besar beban yang dapat di terima. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui beberapa besar pengaruh tanah lempung dengan penggunaan perbandingan antara tanah, semen dan mineral sulfat (tepung gypsun) terhadap nilai CBR. Metode yang dilakukan yaitu pengujian fisat fisis tanah lempung dan di lanjutkan dengan pengujian CBR (California Bearing Ratio). Hasil yang diperoleh dari pengujian laboratorium adalah kenaikan nilai CBR terjadi pada perbandingan antara tanah lempung, tepung gypsun 2,4,6%, dan semen 4%, gypsun 2% dan semen 4% didapat nilai CBR sebesar 45,46, gypsun 4% dan semen 4% nilai CBR sebesar 54,54 dan gypsun 6% dan semen 4% didapat nilai CBR sebesar 72,68. Namun penurunan nilai CBR terjadi pada perbandingan antara tanah lempung dan tepung gypsun pada persenan 4% dan 6%, perbandingan 4% didapat nilai CBR sebesar 0,00 dan perbandingan 6% didapat nilai CBR sebesar -36,39.
Pengujian Nilai CBR Campuran Material Lokal Dan Semen Sebagai Lapisan Pondasi Bawah Dina Limbong Pamuttu; Eko Budianto; Hairulla Hairulla; Parulian Tumanggor Simbolon
Musamus Journal of Civil Engineering Vol 4 No 02 (2022): Musamus Journal of Civil Engineering
Publisher : Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjce.v4i02.4445

Abstract

Bandara Udara Okaba merupakan salah satu bandara yang terletak di Distrik Okaba Kabupaten Merauke. Distrik Okaba merupakan wilayah dengan kondisi tanah lunak. Bandara ini memerlukan pembangunan dan pengembangan fasilitas bandar udara dalam hal perpanjangan runway, pengembangan taxiway, dan perluasan apron bandara dalam hal ini landasan pacu (runway). Dalam penelitian ini digunakan material subbase dari Distrik Okaba. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa nilai CBR pada LPB Bandar Udara Okaba dengan menggunakan material lokal. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Pengujian yang dilakukan antara lain pengujian sifat fisis dari tanah asli dan bahan campur pasir lokal dari distrik okaba antara lain pengujian berat jenis, kadar air, bobot isi, distribusi butiran. Dan pengujian sifat mekanis dari tanah asli antara lain pengujian pemadatan serta pengujian California Bearing Ratio laboratorium dengan menggunakan bahan tambah pasir lokal. Pada pengujian CBR, tanah yang sudah di campur kemudian langsung di uji tanpa pemeraman.Berdasarkan hasil pengujian sifat fisis tanah jenis tanah pada lokasi Distrik Okaba Kampung Wambi sesuai AASTHO pada hasil Hand bor adalah tanah bergolong A-3 dengan tipe material paling dominan adalah pasir halus, dan mendapatkan nilai CBR tanah asli nilai beban 0,1 in sebesar 5 % dan nilai beban 0,2 in sebesar 4 %, kemudian hasil pengujian CBR tanah asli ditambah bahan tambah 10% pasir sebesar 10 % kemudian bahan tambah pasir 10% dan 5% PC sebesar 36%, kemudian bahan tambah 10% pasir, dan 7% PC sebesar 80% kemudian bahan tambah 10% pasir dan 9% PC sebesar 85%.
Analisis Pengujian Tanah Lempung Dengan Penggunaan Semen Dan Mineral Sulfat (Tepung Gypsun) Terhadap Nilai CBR Richard Leonard; Hairulla Hairulla; Dina Limbong Pamuttu
Musamus Journal of Civil Engineering Vol 4 No 01 (2021): Musamus Journal of Civil Engineering
Publisher : Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjce.v4i01.4006

Abstract

Daerah Cikombong yang bertempat di kabupaten Merauke merupakan kawasan yang memliki jenis tanah yang kurang begitu baik, dikarenakan sebagian besar tanah di kawasan tersebut adalah jenis tanah lempung yang memiliki sifat tanah dengan ukuran lebih kecil dari 0,002 mm, permeabilitas rendah, kenaikan air kapiler tinggi, bersifat sangat kohesif, kadar kembang susut yang tinggi dan proses konsolidasi lambat, Sehingga perlu ditinjau sifat fisis dan mekanis lempung agar dapat diketahui perilaku dan besar beban yang dapat di terima. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui beberapa besar pengaruh tanah lempung dengan penggunaan perbandingan antara tanah, semen dan mineral sulfat (tepung gypsun) terhadap nilai CBR. Metode yang dilakukan yaitu pengujian fisat fisis tanah lempung dan di lanjutkan dengan pengujian CBR (California Bearing Ratio). Hasil yang diperoleh dari pengujian laboratorium adalah kenaikan nilai CBR terjadi pada perbandingan antara tanah lempung, tepung gypsun 2,4,6%, dan semen 4%, gypsun 2% dan semen 4% didapat nilai CBR sebesar 45,46, gypsun 4% dan semen 4% nilai CBR sebesar 54,54 dan gypsun 6% dan semen 4% didapat nilai CBR sebesar 72,68. Namun penurunan nilai CBR terjadi pada perbandingan antara tanah lempung dan tepung gypsun pada persenan 4% dan 6%, perbandingan 4% didapat nilai CBR sebesar 0,00 dan perbandingan 6% didapat nilai CBR sebesar -36,39.
Pengujian Nilai CBR Campuran Material Lokal Dan Semen Sebagai Lapisan Pondasi Bawah Dina Limbong Pamuttu; Eko Budianto; Hairulla Hairulla; Parulian Tumanggor Simbolon
Musamus Journal of Civil Engineering Vol 4 No 02 (2022): Musamus Journal of Civil Engineering
Publisher : Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjce.v4i02.4445

Abstract

Bandara Udara Okaba merupakan salah satu bandara yang terletak di Distrik Okaba Kabupaten Merauke. Distrik Okaba merupakan wilayah dengan kondisi tanah lunak. Bandara ini memerlukan pembangunan dan pengembangan fasilitas bandar udara dalam hal perpanjangan runway, pengembangan taxiway, dan perluasan apron bandara dalam hal ini landasan pacu (runway). Dalam penelitian ini digunakan material subbase dari Distrik Okaba. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa nilai CBR pada LPB Bandar Udara Okaba dengan menggunakan material lokal. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Pengujian yang dilakukan antara lain pengujian sifat fisis dari tanah asli dan bahan campur pasir lokal dari distrik okaba antara lain pengujian berat jenis, kadar air, bobot isi, distribusi butiran. Dan pengujian sifat mekanis dari tanah asli antara lain pengujian pemadatan serta pengujian California Bearing Ratio laboratorium dengan menggunakan bahan tambah pasir lokal. Pada pengujian CBR, tanah yang sudah di campur kemudian langsung di uji tanpa pemeraman.Berdasarkan hasil pengujian sifat fisis tanah jenis tanah pada lokasi Distrik Okaba Kampung Wambi sesuai AASTHO pada hasil Hand bor adalah tanah bergolong A-3 dengan tipe material paling dominan adalah pasir halus, dan mendapatkan nilai CBR tanah asli nilai beban 0,1 in sebesar 5 % dan nilai beban 0,2 in sebesar 4 %, kemudian hasil pengujian CBR tanah asli ditambah bahan tambah 10% pasir sebesar 10 % kemudian bahan tambah pasir 10% dan 5% PC sebesar 36%, kemudian bahan tambah 10% pasir, dan 7% PC sebesar 80% kemudian bahan tambah 10% pasir dan 9% PC sebesar 85%.
Pengaruh Daya Dukung Tanah Yang Diperkuat Dengan Menggunakan Anyaman Karet Ban (Studi Kasus : Jalan Bokem Kelurahan Rimba Jaya Kabupaten Merauke) Dina Limbong Pamuttu; Yance Kakerissa; Debora Aprilia Mamoribo
Musamus Journal of Civil Engineering Vol 5 No 02 (2023): Musamus Journal of Civil Engineering
Publisher : Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjce.v5i02.5241

Abstract

Salah satu jenis tanah yang ada di daerah Kabupaten Merauke yaitu tanah alluvial yang terbentuk karena endapan, daerah endapan terjadi di sungai, dan rawa-rawa yang berada di dataran rendah. Saat musim hujan kondisi tanah yang lunak sehingga daya dukung tanah sangat rendah, dan memiliki resiko terjadinya retak-retak, jalan berlubang, penurunan pondasi. Perlu dilakukan perbaikan secara fisik memakai material geosintetik, tetapi perlu biaya yang cukup mahal dipilihlah material pengganti yang memiliki cara kerja yang sama dan banyak ketersediaannya, yaitu limbah ban mobil bekas. Tujuan penelitian ini, ingin mengetahui pengaruh penggunaan anyaman karet ban dalam upaya peningkatan daya dukung tanah. Metode yang digunakan, metode eksperimental pengujiannya dalam bentuk permodelan. Untuk nilai daya dukung tanah didapat dari uji pembebanan dan grafik hubungan beban dan penurunan. Rasio daya dukung didapat dari perbandingan antara daya dukung ultimate tanah dengan perkuatan dan tanpa memakai perkuatan yang dinyatakan dalam (%). Hasil penelitian uji karakteristik tanah dua sistem klasifikasi yaitu sistem klasifikasi USCS termasuk jenis tanah lempung berpasir dan klasifikasi AASTHO masuk kelompok A-6 tanah berlempung. Dan hasil penelitian pengujian perkuatan tanah dari tanpa perkuatan dan dengan perkuatan mulai dari 24 Kpa, 52 Kpa, 62 Kpa didapat kenaikan nilai daya dukung rasio masing-masing, untuk tanah yang diberi perkuatan anyaman karet ban lapisan 1 sebesar 117%, tanah yang diberi perkuatan anyaman ban lapisan 2 sebesar 158%. Jadi lebih efektif anyaman berjarak lapisan 2 dimana mengalami peningkatan daya dukung tanah sebesar 158%.
IDENTIFIKASI JENIS DAN TINGKAT KERUSAKAN JALAN PADA SISTEM JARINGAN JALAN PERKOTAAN Muh Akbar; Herbin Betaubun; Chitra Utary; Dina Limbong Pamuttu; Daud Andang Pasalli
Journal of Research and Inovation in Civil Engineering as Applied Science Vol 2 No 1 (2023)
Publisher : Teknik Sipil, Politeknik Negeri Ketapangg

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan Arafura in Merauke Regency is an access road often passed by the general public to carry out their daily activities that should be in good condition. However, many of these roads were damaged, be they heavily, moderately, or lightly damaged. This study aimed to determine the type of damage to the asphalt surface and the value of asphalt damage on Jalan Arafura. The process of evaluating the level of road damage is calculated using the PCI (Pavement Condition Index) method. Data collection uses a survey method, and the data that has been collected includes measuring road dimensions and measuring road damage. Data collection was carried out on Jalan Arafura STA 0+035 - STA 0+525 with a length of 525 meters. The results showed that the road damage on Jalan Arafura included loose grains, holes, longitudinal cracks, transverse cracks, collapse, block cracks, and side cracks. Based on calculations using the PCI (Pavement Condition Index) method, the road condition value for Jalan Arafura is 6.6, which classifies the level of damage to the failed road pavement.
Potensi Pelestarian Dan Pariwisata Rumah Pohon Suku Kombay Boven Digoel Papua Yashinta Irma Pratami Hematang; Dina Limbong Pamuttu
Musamus Journal of Architecture Vol 2 No 01 (2019): Musamus Journal of Architecture - Oktober2019
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Papua, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Treehouse is a work of Nusantara Architecture which is gaining in popularity in Papua, inhabited by two large Boven Digoel tribes namely the Korowai Tribe and also the Kombay Tribe. The Kombay Tree House is situated on a strong old tree with three layers of flooring, wooden walls and roofing material made of sago leaves. To assemble the house, a strong rattan rope is used. Behind that, Nusantara Architecture has a challenge that is accelerating development in the name of modernization. Behind modernization there are challenges for the preservation of the Tree House. For this reason, studies need to be carried out to explore the potential contained in the Treehouse so that the Treehouse should always be preserved. The purpose of this study is to analyze the categorization of the potential level of preservation of Treehouses using conservation criteria and explore the potential of tourism types of Treehouses. The results showed Treehouses have a category of high level of potential conservation. For tourism potential that can be further developed are educational tourism, nature tourism, and cultural tourism. This research is inductive exploratory research using descriptive-analytic survey method with observation and interviews also evaluative method.