Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Analisis Implementasi Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi Wahyuni Nadar
PEDAGOGIKA Vol 11 No 1 (2020): APRIL
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/pedagogika.v11i1.43

Abstract

This research was conducted to describe the results of the analysis of the implementation of IT-based learning at the Bunga Bangsa Kindergarten Islamic School Bekasi. This analysis includes understanding the concept of IT-based learning implemented at the Bunga Bangsa Islamic School Kindergarten, knowing the obstacles in the implementation of IT-based learning at the Bunga Bangsa Kindergarten Islamic School Bekasi and describing the strategies carried out in implementing IT learning at the Bunga Bangsa Islamic School Kindergarten. This research was conducted for 3 months with a qualitative descriptive approach. Data collection is done by interviews, observation and analysis of documents in the form of curriculum documents, RPPH learning planning and assessment of children's learning outcomes and documentation of the use of IT tools used in learning. Data analysis begins by describing the findings of the study and then conducts an objective discussion with a theoretical approach. In this study, the learning process was described in the Bunga Bangsa Islamic School Kindergarten and the use of technological tools in various aspects of learning components such as media, learning resources and also as learning support. The learning process is more interesting and not monotonous, thus creating a fun and interactive atmosphere. The constraints found were that there was still a lack of teacher references to using IT tools in learning associated with activities in the theme and the lack of teachers' skills in using existing IT tools. Current efforts to overcome these obstacles are by providing various references in the form of videos, books and workshops on the use of IT in learning.
PENGGUNAAN METODE MONTESSORI DALAM KEGIATAN MENULIS DI PAUD Wahyuni Nadar; Purwani Kusumawati Wijaya
Al Hanin Vol 2, No 2 (2022): Al Hanin
Publisher : STIT Al-Marhalah Al-Ulya Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.296 KB) | DOI: 10.38153/alhanin.v2i2.144

Abstract

Penelitian  ini  dilakukan  berdasarkan  temuan  masalah  yang  berkaitan  dengan kemampuan  menulis  anak  di  PAUD.  Permasalahan tersebut  menuntut  perlunya  suatu  pendekatan,  metode  atau  model  pembelajaran untuk  menanganinya.  Pembelajaran  yang  dikembangkan  adalah  pembelajaran melalui metode Montessori. Menulis untuk anak usia dini merupakan suatu permasalahan klasik yang menjadi catatan khusus untu orang tua dan guru. Dalam menulis, anak tidak hanya dituntut untuk memiliki kematangan di aspek Bahasa, tetapi harus siap di aspek perkembangan motorik halus dan juga kognitif, Metode Montessori merupakan salah satu metode menulis yang dapat diterapkan di PAUD karena metode ini dapat terintegrasi ke semua aspek, memiliki media yang menarik dan langkah-langkah yang mudah. Tujuan   penelitian   ini   adalah   memperoleh   gambaran   mengenai   penggunaan metode  Montessori  dalam  meningkatkan  kemampuan  menulis  anak  usia  dini  di PAUD. Penelitian  ini  menggunakan  metode  kualitatif.   teknik   Pengumpulan   data   dalam   penelitian   ini   melalui   observasi, wawancara, dan dokumentasi Keyword: menulis, anak usia dini, metode Montessori. 
IMPROVING SPIRITUAL INTELLIGENCE THROUGH ROLE PLAY Wahyuni Nadar
CAKRAWALA DINI: JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 9, No 1 (2018): Mei 2018
Publisher : UPI Kampus Cibiru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.281 KB) | DOI: 10.17509/cd.v9i1.11350

Abstract

Abstract:. In general, the purpose of this study is to obtain data about the spiritual intelligence of children aged 5-6 years in the center of al Islam KB TK Bunga Bangsa Islamic School through role play. This research was conducted at KB TK Bunga Bangsa Islamic School Bekasi which is located on Jl. Kh. Agus Salim Number 206, Kelurahan Margahayu, District of East Bekasi, Kota Bekasi, West Java Province. Specifically this research will see how big role play can improve every aspect that exist in spiritual intelligence for children aged 5-6 years at KB TK Bunga Bangsa Islamic School Bekasi. This research was conducted in second semester of academic year 2016/2017. This action study was conducted using a cycle model from Stephen Kemmis and Mc Taggart. Action research is carried out through planning, implementation, observation and reflection. This research was conducted in two cycles and started with pre-research activities. The average praintervensi result is 57%, in cycle 1 the result is 65,5% and cycle 2 reaches 80% on average. From the data there is a significant increase in each cycle. Improvement is seen in every aspect that depicts children's spiritual intelligence such as self-awareness, spontaneity, internally motivated, seeing life from vision and based on fundamental, holistic values, seeing system and universality, compassion (sense of community, sense of following the flow of life) diversity, independent, firm against the majority, fundamentally questioning, rearranging in the big picture, and steadfast in difficulty.Thus, the learning process through the role play to improve spiritual intelligence is said to have been achieved because most of the indicators in the competence of the ability of spiritual intelligence has increased. The implication of this research is that role playing can be one strategy to improve spiritual intelligence.Keyword: Spiritual Intelligence, role play, action research Abstrak: Secara umum tujuan penelitian ini yaitu untuk mendapatkan data data tentang kecerdasan spiritual anak usia 5-6 tahun di sentra al Islam KB TK Bunga Bangsa Islamic School melalui bermain peran. Penelitian ini dilakukan di KB TK Bunga Bangsa Islamic School Bekasi yang belokasi di Jl. Kh. Agus Salim Nomor 206, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Propinsi Jawa Barat. Secara khusus penelitian ini akan melihat seberapa besar bermain peran dapat meningkatkan setiap aspek yang ada dalam kecerdasan spiritual untuk anak usia 5-6 tahun di KB TK Bunga Bangsa Islamic School Bekasi Penelitian ini dilakukan pada semester II tahun ajaran 2016/2017. Penelitian tindakan ini dilaksanakan dengan menggunakan model siklus dari Stephen Kemmis dan Mc Taggart. Penelitian tindakan dilaksanakan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dan diawali dengan kegiatan pra penelitian. Hasil rata-rata praintervensi sebesar 57 %, pada siklus 1 hasil rata-rata 65,5 % dan siklus 2 mencapai rata-rata 80 %. Dari data tersebut terlihat adanya peningkatan yang signifikan di setiap siklus. Peningkatan terlihat disetiap aspek yang menggambarkan kecerdasan spiritual anak seperti kesadaran diri, spontanitas, termotivasi secara internal, melihat kehidupan dari visi dan berdasrkan nilai-nilai fundamental, holistik, melihat sistem dan universalitas, kasih sayang (rasa berkomunitas, rasa mengikuti aliran kehidupan), menghargai keragaman, mandiri, teguh melawan mayoritas, mempertanyakan secara mendasar, menata kembali dalam gambaran besar, dan teguh dalam kesulitan. Dengan demikian, proses pembelajaran dengan melalui bermain peran untuk meningkatkan kecerdasan spiritual dikatakan sudah tercapai karena sebagaian besar indikator dalam kompetensi kemampuan kecerdasan spiritual telah meningkat. Implikasi hasil penelitian ini adalah bahwa bermian peran dapat dijadikan salah satu strategi  untuk meningkatkan kecerdasan spiritual.Kata Kunci: Kecerdasan spiritual, bermain peran, penelitian tindakan
PENGGUNAAN METODE MONTESSORI DALAM KEGIATAN MENULIS DI PAUD Nadar, Wahyuni; Kusumawati Wijaya, Purwani
Al Hanin Vol. 2 No. 2 (2022): Al Hanin
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Marhalah Al Ulya Bekasi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38153/alhanin.v2i2.31

Abstract

This research was conducted based on the findings of problems related to children's writing skills in PAUD. These problems require the need for an approach, method or learning model to handle it. The learning developed is learning through the Montessori method. Writing for early childhood is a classic problem that is of special note to parents and teachers. In writing, children are not only required to have maturity in the language aspect, but must be ready in the aspects of fine motor and cognitive development. The Montessori Method is one of the writing methods that can be applied in PAUD because this method can be integrated into all aspects, has media that Interesting and easy steps. The purpose of this study was to obtain an overview of the use of the Montessori method in improving early childhood writing skills in PAUD. This study uses a qualitative method. Data collection techniques in this study are through observation, interviews, and documentation.
Pendampingan Pembelajaran Bagi Guru PAUDQU dan TPQ Al Ikhlas: Bermain dan Belajar Menyenangkan Bagi Anak Nadar, Wahyuni; Pujianti, Yuli
Jurnal Abdimas Prakasa Dakara Vol. 4 No. 1 (2024): Peningkatan Kompetensi SDM Melalui Pelatihan dan Pendampingan
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/japd.v4i1.1780

Abstract

PAUDQU dan TPQ Al-Ikhlas merupakan Lembaga Pendidikan Qur’an (LPQ) yang mengelola pembelajaran bagi anak usia dini sampai anak usia sekolah dasar di kelurahan Kayuringinjaya, Bekasi Selatan, Jawa Barat. Dilatarbelakangi pentingnya pemahaman dalam mengelola, memahami kurikulum dan melaksanakan program pembelajaran di lembaga tersebut, terungkap bahwa masih ditemukan guru yang belum memahami cara mengelola pembelajaran. Penyebabnya dikarenakan latar belakang pendidikan guru di sana yang mayoritas lulusan SMA dan Aliyah. Berangkat dari fakta tersebut, untuk memberikan pemahaman mengelola pembelajaran PAUDQU dan TPQ yang tepat, maka dilakukan tindakan untuk mengintegrasikan program pembelajaran yang tepat dan sesuai perkembangan anak di lembaga mitra akan lebih terstruktur dan terprogram. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, dengan pelaksana terdiri dari 8 dosen dan dibantu 15 mahasiswa sebagai pendamping. Hasil kegiatan PKM menunjukan adanya peningkatan kemampuan guru PAUDQU dan TPQ Al Ikhlas dalam menyusun perencanaan pembelajaran, pemahaman dan aplikasi kurikulum untuk anak usia dini dengan konsep bermain yang menyenangkan.
Melestarikan Permainan Tradisional sebagai Kearifan Lokal dalam Menstimulasi Perkembangan Anak Usia Dini di SPS Tunas Mulia Bantar Gebang Pujianti, Yuli; Nadar, Wahyuni; Wijaya, Purwani Kusumawati
Jurnal Abdimas Prakasa Dakara Vol. 3 No. 2 (2023): Pengembangan Pendidikan dan Keterampilan Masyarakat
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/japd.v3i2.1850

Abstract

Satuan PAUD Sejenis (SPS) Tunas Mulia merupakan lembaga pendidikan nonformal yang mengelola pembelajaran bagi anak usia dini di Bekasi Jawa Barat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilatarbelakangi pentingnya melestarikan permainan tradisional sebagai kearifan lokal Jawa Barat dalam menstimulasi perkembangan anak usia dini. Hal ini ditemukan bahwa anak-anak sekarang sibuk bermain dengan gadget. Berangkat dari fakta tersebut, perlu dilakukan sebuah tindakan untuk mengembangkan program stimulasi untuk anak usia dini melalui permainan tradisional. Kegiatan ini bertujuan untuk mencari, mengklasifikasi dan menganalisis permainan tradisional yang ada di Jawa Barat sebagai kearifan lokal. Kegiatan PkM ini dilaksanakan oleh dosen dan mahasiswa STIT Al-Marhalah Al-‘Ulya Bekasi ditujukan untuk anak-anak, guru dan orang tua di SPS Tunas Mulia. Metode yang digunakan yaitu paradigma kualitatif yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata yang diperoleh dari berbagai teknik pengumpulan data yang digunakan melalui pengamatan, praktek langsung, seminar dan parenting. Kesimpulan yang ditemukan yaitu ada empat permainan tradisional Jawa Barat sebagai kearifan lokal yang bisa dimainkan dan diterapkan  langsung  pada anak anak  PAUD di SPS Tunas Mulia karena sesuai dengan tahapan perkembangan anak usia dini yaitu orai-oraian, demprak gunung, lompat bambu, dan engrang  batok sehingga dapat  menstimulasi perkembangan pada anak usia dini.
Peningkatan Kedisiplinan Anak Usia Dini Melalui Metode Pembiasaan Token Economy Nadar, Wahyuni
Elementeris : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Islam Vol 1 No 1 (2019): Elementeris: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Islam
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/elementeris.v1i1.2667

Abstract

In general, the purpose of this study was to improve the discipline of early childhood through the method of token economy habituation in class II even semester 2016-2017 SD Cherry South Jakarta. The method of token economy refraction is a method of strengthening behavior by giving points (reward). In particular, the discipline referred to in this study is the presence of children on time at school. This research method is classroom action research which follows the models of Kemmis and Taggart. This study consisted of two cycles. Each cycle includes 4 stages, namely, 1) planning (planning), 2) acting (implementation), 3) observing (observation), 4) reflecting (reflection). The research time is 1 month, from April 2017 to May 2017 with the subject of research as many as 11 students, while the data is collected by observation, interviews, and documentation. The results showed that there was a significant increase in discipline in class II students. This can be evidenced by the increase in the results of quantitative calculations starting from the results of the average pre-action discipline, cycle 1 to cycle 2, namely the results of the pre-action average = 12, cycle 1 = 13.27, cycle 2 = 15 and the results of interviews concluded that the method of habituating token economy can motivate discipline in early childhood optimally. This study concludes that discipline with the method of habituating token economy can improve the discipline of early chilhood.
PENGARUH KEGIATAN BERCERITA DENGAN HAND PUPPET TERHADAP KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK USIA 4-5 TAHUN DI SPS HUMUS BEKASI TIMUR: Bercerita Elsa Mardiana; Wahyuni Nadar; Pujianti, Yuli; Purwani Kusumawati
Al Hanin Vol. 3 No. 2 (2023): Al Hanin
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Marhalah Al Ulya Bekasi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38153/alhanin.v3i2.127

Abstract

Early childhood is different, unique and has its own characteristics according to the age stage. Every child has the ability, one of which is language ability. Language skills that are very influential are listening skills. This is because listening skills require high concentration to understand a statement conveyed orally or in writing. This study discusses how the ability to listen to children aged 4-5 years at SPS Humus East Bekasi and the effect of storytelling activities with hand puppets on children's listening skills at SPS Humus, which this study only uses 1 group, namely the 4-5 year old group or group A. The method used is quasi experimental research with the design form of nonequivalent control group design and purposive sampling technique.  Purposive sampling is where the researcher takes a sample group in accordance with predetermined criteria and in this study, namely children with poor listening skills. This study includes primary sources, namely researchers conducting field observations and processing the results of instruments that have been observed to children, while for secondary data researchers are assisted by several reference books and journals related to listening skills and storytelling activities with hand puppets. Calculation of research data is carried out through a prerequisite test with a normality test using the Liliefors test, and a homogeneity test using the F test.   ABSTRAK Anak usia dini merupakan individu yang berbeda, unik dan memiliki  karakteristik tersendiri sesuai dengan tahapan usianya. Setiap anak memiliki kemampuan salah satunya adalah kemampuan berbahasa. Kemampuan berbahasa yang sangat berpengaruh adalah kemampuan menyimak. Hal ini dikarenakan kemampuan menyimak membutuhkan konsentrasi yang tinggi untuk memahami suatu pernyataan yang disampaikan secara lisan maupun tulisan. Penelitian ini membahas tentang bagaimana kemampuan menyimak anak usia 4-5 tahun di SPS Humus Bekasi Timur dan pengaruh kegiatan bercerita dengan hand puppet terhadap kemampuan menyimak anak di SPS Humus, yang mana penelitian ini hanya memakai 1 kelompok yaitu kelompok anak usia 4-5 tahun atau kelompok A. Metode yang digunakan adalah quasi experimental research dengan bentuk desain nonequivalent control group design dan teknik purposive sampling.  Purposive sampling  adalah dimana peneliti mengambil kelompok sampel yang sesuai dengan kriteria-kriteria yang sudah ditentukan dan dalam penelitian ini yaitu anak dengan kemampuan menyimak yang masih kurang. Dalam penelitian ini mencakup sumber primer, yaitu peneliti melakukan observasi lapangan dan mengolah hasil instrumen yang sudah diamati kepada anak, sedangkan untuk data sekunder peneliti dibantu beberapa referensi buku-buku dan jurnal-jurnal yang berkaitan dengan kemampuan menyimak maupun kegiatan bercerita dengan hand puppet. Perhitungan data penelitian dilakukan melalui uji prasyarat dengan uji normalitas menggunakan  uji liliefors, dan uji homogenitas menggunakan uji F. Kata Kunci : Bercerita Hand Puppet, Kemampuan Menyimak
The impact of magnetic play on early childhood social skills: one group pre-test-post-test experimental design Mappapoleonro, Andi Musda; Malik, Hisham Abdul; Nadar, Wahyuni
International Journal of Mathematics and Sciences Education Vol. 2 No. 2 (2024): Ijmsed
Publisher : Nashir Al-Kutub Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59965/ijmsed.v2i2.145

Abstract

This study aimed to determine the effect of using magnetic toys on children's social skills. Magnetic toys were chosen because they could stimulate interaction and cooperation among children while playing. The study used a quantitative approach with a One Group Pre-test-Post-test experimental design. The sample consisted of 20 early childhood children from a Kindergarten, who were given treatment to play with magnetic toys through several sessions. The Paired Sample t-Test was employed to compare the means of the same group before and after the intervention. The results of the study showed that the average score before the magnetic toy treatment was 70%, and the average after treatment was 83.70%. This demonstrated a significant increase in children's social skills after the intervention, such as the ability to share, cooperate, and communicate with peers. The reliability analysis obtained a Cronbach's Alpha value of 0.983, indicating high reliability. The normality test showed that the data distribution in the regression analysis followed a normal distribution. Levene's test, at a significance level of 5%, was conducted. From the Homogeneity Test, the data showed Fo = 1.835 and Sig. = 0.260. It is recommended that educators integrate magnetic games into early childhood education programs as an interactive tool to promote essential social skills.  
PENGARUH VIDEO ANIMASI NUSSA DAN RARA TERHADAP KEMAMPUAN MENYIMAK Hamimah; Nadar, Wahyuni; Andi Musda Mappapoleonro
Al Hanin Vol. 5 No. 1 (2025): Al Hanin
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Marhalah Al Ulya Bekasi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38153/alhanin.v5i1.168

Abstract

This research aims to describe the influence of the animated video media nussa and rara eps. Learning for listening skills. The research method used is quasi-experimental. This research was conducted at RA Nursyamsi in Depok city. The sample in this study consisted of two groups, namely the experimental group of 18 students and the control group of 18 students. The experimental group was the group that carried out learning using animated video media Nussa and Rara, while the control group was the group that used story books. The assessment instrument used is a listening test instrument. Based on the results of the t-test on the experimental class posttest data with a significance level of 0.05%, tcount = 20.144 which means the alternative hypothesis Ha is accepted Ho is rejected Ha is accepted. This means that there is an influence of nussa and rara animated video media on listening ability.