Wulandari Eka Putri
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

UJI AKTIVITAS ANTIPIRETIK EKSTRAK BUAH PARE (MOMORDICA CHARANTIA L) SECARA IN VIVO PADA HEWAN UJI TIKUS PUTIH JANTAN GALUR WISTAR Adi Saputra; Zuhana; Wulandari Eka Putri
Jurnal Kesehatan : Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 15 No 1 (2025): JURNAL KESEHATAN : JURNAL ILMIAH MULTI SCIENCES
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/jkjims.v15i1.475

Abstract

Pare (Momordica charantia L.) mengandung zat flavonoid yang mampu menghambat prostaglandin sehingga mempunyai efek antipiretik. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efek antipiretik ekstrak etanol Pare (Momordica charantia L.) terhadap tikus putih galur wistar yang terinduksi vaksin DPT-Hb. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancang acak lengkap. Hewan uji digunakan adalah tikus putih jantan galur wistar sebanyak 24 ekor dengan berat badan 50-75 gram. Hewan uji dibagi 6 kelompok yaitu kelompok negatif (suspensi CMC 0,05% ), kelompok kontrol positif (suspensi parasetamol) dan kelompok uji yaitu pemberian ekstrak Pare (Momordica charantia L.) 100 mg/KgBB, 200 mg/KgBB, 300 mg/KgBB, dan 400 mg/KgBB. Pengukuran suhu dilakukan sebelum pemberian vaksin DPTHb, 5 jam setelah pemberian vaksin DPT-Hb dan 30 menit setelah perlakuan sampai menit ke 180. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji anova. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa ekstrak Pare (Momordica charantia L.) mempunyai efek antipiretik pada tikus putih jantan galur wistar.
PENYULUHAN MANFAAT BIJI KOPI ROBUSTA (Coffea canephora) DI BIDANG KESEHATAN Rosa, Yunilda; Wulandari Eka Putri; Suryasin; Sigit Cahyo H; Nur Ihsan Kamilah
Ukhuwah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): UKHUWAH : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/ujpkm.v3i1.497

Abstract

Kopi merupakan minuman segar, disajikan dalam bentuk minuman panas, hangat dan aroma kopi memiliki kekhasan. Aroma kopi tercipta oleh adanya senyawa volatil yang dikandung di dalamnya. Jenis kopi yang banyak dibudidayakan di Indonesia yaitu biji kopi robusta. Biji kopi kaya akan senyawa aktif yang telah terbukti memiliki efek farmakologi diantaranya sebagai imunomodulator, antivirus, anti jamur, anti oksidan, anti inflamasi dan anti bakteri. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pengaplikasian hasil penelitian untuk peningkatan pengetahuan masyarakat tentang manfaat biji kopi di bidang kesehatan. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 7 Agustus 2024 di Kelurahan Pulokerto Gandus Kota Palembang dengan jumlah peserta 35 orang. Hasil kegiatan ini adalah terdapat peningkatan tingkat pengetahuan tentang manfaat biji kopi (Coffea canephora) sebelum dan setelah diberi penyuluhan . Persentase tingkat pengetahuan katagori baik sebelum penyuluhan berjumlah 18 orang (51.5%) dan setelah penyuluhan menjadi 30 orang (85.7%). Kesimpulan dari kegiatan ini adalah dapat mengaplikasikan bahwa biji kopi selain bisa digunakan untuk minuman, juga bermanfaat dalam bidang kesehatan (antiinflamasi, antivirus, antijamur, antibakteri, anti oksidan dan imunomodulator). Kata Kunci: Penyuluhan, Biji kopi robusta, Antibakteri, Kesehatan.
EDUKASI PENGGUNAAN SUNSCREEN PADA MASYARAKAT DI KELURAHAN 9 ILIR Khairunnisa; Wulandari Eka Putri; Yunilda Rosa; Mayaranti Wilsya; Sigit Cahyo Hardiansyah; febby ola yolandari; Suryasin
Ukhuwah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): UKHUWAH : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/ujpkm.v3i2.523

Abstract

Di Indonesia, kanker kulit merupakan salah satu keganasan dengan prevalensi yang terus meningkat, dimana paparan radiasi ultraviolet diperkirakan terkait dengan 80%-90% kasus kanker kulit. Penggunaan tabir surya terbukti efektif mengurangi kejadian kanker kulit melanoma dan non-melanoma, seperti ditunjukkan dalam uji coba terkontrol acak di Australia yang menemukan penurunan 40% insiden karsinoma sel skuamosa pada pengguna tabir surya harian. Namun, pengetahuan masyarakat tentang pemilihan dan penggunaan tabir surya yang aman masih rendah. Kegiatan penyuluhan dilakukan di Jl. Veteran Lrg. RRI Pertama No. 432 Palembang dengan 26 peserta melalui paparan materi dan evaluasi tanya jawab. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat tentang penggunaan tabir surya dari 16% (pretest) menjadi 80% (posttest), menandakan efektivitas program edukasi dalam meningkatkan kesadaran pencegahan kanker kulit.
PENGARUH VARIASI RASIO KITOSAN-TRIPOLIFOSFAT TERHADAP UKURAN PARTIKEL NANOPARTIKEL EKSTRAK AIR UMBI BIT (Beta vulgaris L.) SEBAGAI ANTIOKSIDAN Wulandari Eka Putri; Khairunnisa; Mayaranti Wilsya; Sigit Cahyo Hardiansyah; febby ola yolandari; achmad wahyudi
Jurnal Kesehatan : Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 16 No 1 (2026): JURNAL KESEHATAN : JURNAL ILMIAH MULTI SCIENCES
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/jkjims.v16i1.544

Abstract

Paparan radiasi ultraviolet (UV) yang berlebihan meningkatkan risiko kerusakan kulit, sehingga diperlukan agen antioksidan fotoprotektif. Umbi bit (Beta vulgaris L.) mengandung betalain yang berpotensi sebagai antioksidan, namun stabilitasnya rendah. Teknologi nanopartikel kitosan-tripolifosfat (TPP) digunakan untuk meningkatkan stabilitas dan efektivitas penghantaran senyawa bioaktif tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi rasio konsentrasi kitosan terhadap ukuran partikel dan homogenitas nanopartikel ekstrak air umbi bit. Nanopartikel disintesis menggunakan metode gelasi ionik dengan tiga variasi konsentrasi kitosan (0,5%; 1,0%; dan 1,5%). Karakterisasi ukuran partikel dan Polydispersity Index (PI) dilakukan menggunakan Particle Size Analyzer (PSA) HORIBA SZ-100 dengan metode Dynamic Light Scattering (DLS). Hasil pengukuran menunjukkan rata-rata ukuran partikel berada pada rentang 190–240 nm. Formula F3 dengan konsentrasi kitosan 1,5% menunjukkan hasil terbaik dengan nilai Z-Average 190,6 nm dan nilai PI sebesar 0,482, yang mengindikasikan distribusi ukuran partikel paling homogen dan stabil dibandingkan formula lainnya. Variasi rasio kitosan-TPP berpengaruh signifikan terhadap homogenitas nanopartikel, di mana konsentrasi kitosan yang lebih tinggi menghasilkan distribusi partikel yang lebih seragam.