Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pemanfaatan Aplikasi Simola dengan Seting Belajar Proyek untuk Meningkatkan Pengetahuan Asesmen Guru SMP Desak Putu Parmiti; Ni Wayan Suniasih; Anak Agung Gede Bagus Ariana; Prabawa, Dewa Gede Agus Putra; I Wayan Ardana
International Journal of Community Service Learning Vol. 9 No. 1 (2025): February
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijcsl.v9i1.85142

Abstract

Tuntutan kurikulum merdeka mewajibkan guru-guru untuk menguasai teknik asesmen yang diterapkan pada kurikulum tersebut. Asesmen diagnostik dan asesmen proyek penguatan profil pelajar pancasila (P5) merupakan jenis asesmen dalam kurikulum merdeka. Guru-guru belum mengetahuai secara detail mengenai konsep, penyusunan instrumen, pembuatan rubrik penilai, hingga mengukur validitas instrumen tersebut. Tujuan dari pelatihan ini adalah meningkatan pengetahuan guru-guru tentang asesmen kuriulum merdeka khusus asesmen diagnostik dan P5. Jumlah guru yang terlibat dalam pelatihan adalah 40 orang guru. Metode pelatihan dibagi tiga yaitu mulai persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Instrumen yang digunakan untuk mengukur terjadinya peningkatan pengetahuan guru-guru adalah tes pilihan ganda. Teknik analisis data yang digunakan untuk mengetahui terjadinya peningkatan pengetahuan adalah uji Wilcoxon. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa uji Wilcoxon didapatkan ada perbedaan yang signifikan pengetahuan guru-guru antara sebelum dan setelah diberikan pelatihan. Rerata skor pengetahuan guru-guru sebelum pelatihan adalah 83.84, dan meningkat menjadi 90,25 setelah pelatihan. Ini artinya bahwa pemanfaatan aplikasi Simola dengan seting belajar berbasis proyek efektif meningkatan pengetahun guru-guru.
Meningkatkan Pengetahuan Multiple Intelligences melalui Diagnostic Multiple Intelligences System dengan Setting Belajar Proyek pada Guru SMP I Komang Sudarma; I Kadek Suartama; I Gede Bendesa Subawa; Prabawa, Dewa Gede Agus Putra
International Journal of Community Service Learning Vol. 9 No. 1 (2025): February
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijcsl.v9i1.85188

Abstract

Multiple intelligences masih sangat minim diukur sebagai hal yang mendasar sebelum pembelajaran dilaksanakan. Guru-guru masih kesulitan mengukur bakat dan kecerdasan tersebut karena terbatasnya alat ukur yang digunakan. Keterbatasan ini telah berdampak pada kurang optimalnya diferensiasi dalam pembelajaran. Tujuan dari pelatihan ini yaitu meningkatkan pengetahuan guru tentang multiple intelligences menggunakan diagnostic multiple intelligences system dengan setting belajar proyek. Metode pelaksanaan terdiri dari tiga yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Jumlah guru yang terlibat dalam pelatihan adalah 29 orang. Instrumen yang digunakan untuk mengukur keberhasilan pelatihan tes pilihan ganda yang dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil analisis data menunjukkan bahwa rerata pengetahuan awal guru adalah 65,51 meningkatkan setelah pelatihan menjadi 91,37 begitu juga uji Wilxocon diperoleh nilai sig., 0,001 lebih besar dari 0,05 yang artinya bahwa terdapat perbedaan pengetahuan multiple intelligences yang signifikan antara sebelum dan setelah diberikan pelatihan. Pelatihan yang dilakukan dengan memanfaatkan aplikasi diagnostic multiple intelligences system dengan setting belajar proyek dapat meningkatkan pengetahuan guru-guru tentang multiple intelligences. Aplikasi DMIS dapat menjadi sumber belajar guru dalam menguasai teori diagnostik dan multiple intelligences sekaligus sebagai tools untuk membuat desain pembelajaran berdiferensiasi.
Interactive Animated Video Oriented to a Contextual Approach to Improve Science Learning Outcomes of Grade III Students Elsa Claudia Lippi; Nyoman Jampel; Dewa Gede Agus Putra Prabawa
Jurnal Media dan Teknologi Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jmt.v5i2.99062

Abstract

The low learning outcomes of students in the subject of Natural and Social Sciences (IPAS) remain a fundamental issue, primarily due to the limited availability of engaging learning media that are relevant to students’ characteristics. In addition, the predominantly conventional learning approaches make students less actively involved and struggle to understand contextual concepts. This study aims to develop and examine the effectiveness of interactive animation videos oriented toward a contextual approach in improving the IPAS learning outcomes of third-grade elementary school students. The type of research employed is development research using the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). The research subjects consisted of 3 students for individual trials, 9 students for small group trials, and 30 students for field trials. Data were collected through questionnaires and tests, then analyzed using quantitative descriptive techniques and inferential t-tests. The results showed that the use of contextual-oriented interactive animation videos significantly improved student engagement, understanding, and learning outcomes. The conclusion of this study emphasizes that contextual-based interactive animation video media are effective as an alternative innovative learning strategy to optimize student competencies at the elementary school level. The implication of this study is that the use of adaptive digital media can serve as a strategic solution to support 21st-century learning.