Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Motivasi Bagi Tenaga Pendidik Sebagai Manajer Sesungguhnya Di Sekolah Silvia Naysilla Putri
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 5 (2025): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i5.4580

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki peran motivasi dalam meningkatkan kapabilitas guru sebagai pengelola yang sesungguhnya di sekolah. Motivasi dalam pekerjaan adalah elemen krusial yang memengaruhi kinerja guru saat melaksanakan tanggung jawab pendidikan dan manajerial. Dengan pendekatan kualitatif dan fokus pada studi kasus di kalangan para guru di SMA Negeri yang terlibat dalam pengembangan sekolah, studi ini mengindikasikan bahwa motivasi memberikan pengaruh besar terhadap efektivitas guru dalam menjalankan tugas manajerial, yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan penilaian pembelajaran. Temuan dari penelitian ini juga menunjukkan bahwa aspek-aspek seperti kepemimpinan kepala sekolah, situasi kerja, imbalan, isi pekerjaan, kesempatan promosi, dan kolaborasi tim memiliki peran signifikan dalam meningkatkan motivasi serta kepuasan kerja para guru. Guru yang memiliki tingkat motivasi yang tinggi tidak hanya menunjukkan performa yang memuaskan di kelas, tetapi juga berperan aktif dalam kegiatan pengelolaan institusi pendidikan. Oleh sebab itu, pengembangan motivasi guru harus menjadi fokus utama dalam manajemen pendidikan untuk menciptakan sekolah yang efisien dan berkualitas.
Pengembangan Dan Pembinaan Sumberdaya Manusia di SDS Islam Ar-Risalah Rambipuji Silvia Naysilla Putri; Rajif Jundi Ar Rabbani; Robith Fadyan Asfa; Muhammad Shofil Himam; Rofiq Hidayat
Quoba: Jurnal Pendidikan Vol 1 No 1 (2024): 2024
Publisher : PT.Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qouba.v1i1.145

Abstract

Lembaga pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) yang profesional sebagai kunci peningkatan kualitas pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan dan pembinaan PTK yang diselenggarakan oleh lembaga pendidikan, khususnya dalam memperkuat kompetensi teknis, pedagogis, dan profesionalisme. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan analisis data dari hasil pelatihan berbasis kompetensi, yang mencakup metode tatap muka, e-learning, dan praktik langsung di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan berbasis kompetensi secara signifikan meningkatkan kemampuan pedagogis dan teknis PTK, dengan efektivitas tertinggi ditemukan pada kombinasi metode e-learning dan praktik langsung. Stakeholders, seperti pemerintah, institusi pendidikan, dan organisasi profesi, berkontribusi dalam perencanaan dan implementasi program, memastikan pelatihan berlangsung sistematis dan terencana. Selain itu, integrasi teknologi dalam pelatihan meningkatkan adaptasi PTK terhadap perkembangan kurikulum dan kebutuhan pendidikan abad ke-21. Namun, penelitian ini juga menemukan tantangan utama, seperti keterbatasan fasilitas, rendahnya partisipasi dalam pelatihan berbasis teknologi, dan kesenjangan kompetensi antardaerah. Untuk mengatasi hal ini, diperlukan dukungan yang lebih terarah dari pemerintah dan peningkatan kolaborasi dengan organisasi profesi dalam penyediaan sumber daya pelatihan. Dengan demikian, lembaga pendidikan memainkan peran penting dalam pengembangan berkelanjutan PTK melalui program pelatihan yang inovatif dan kolaboratif. Keberhasilan program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas dan mendukung tercapainya pendidikan berkualitas secara nasional.
Sumber dan Tingkatan Konflik dalam Perspektif Multidimensi: Pendekatan Literature Review pada Konteks Sosial, Budaya, dan Pendidikan Silvia Naysilla Putri; Diah Nanda Khoirun Nisak; Siti Makrifatus Sholehah; Mu’alimin
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i1.6010

Abstract

Konflik merupakan fenomena sosial yang tidak dapat dihindari, muncul akibat perbedaan kepentingan, distribusi sumber daya, maupun benturan nilai. Kajian mengenai resolusi konflik menjadi penting karena konflik yang tidak terkelola dapat mengancam stabilitas sosial, politik, bahkan perdamaian. Artikel ini bertujuan menganalisis bagaimana penelitian terdahulu mengkategorikan sumber konflik dan tingkatan konflik dalam berbagai konteks sosial, budaya, dan keagamaan. Pertanyaan penelitian yang diajukan adalah: Bagaimana penelitian-penelitian sebelumnya mengidentifikasi sumber dan tingkatan konflik? Metode yang digunakan adalah literature review dengan menelusuri artikel melalui database nasional dan internasional menggunakan kata kunci “sumber konflik” dan “tingkatan konflik”. Dari 22 artikel awal, diperoleh 12 artikel yang relevan untuk dianalisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa sumber konflik dapat dikategorikan ke dalam faktor struktural (ketidakadilan sosial, agraria), kultural (perbedaan agama, etnis), serta interpersonal (hubungan antarindividu di sekolah). Sementara itu, tingkatan konflik terbagi atas level interpersonal, kelompok, dan struktural. Strategi resolusi bervariasi, mulai dari pendekatan kultural, pendidikan multikultural, hingga diplomasi internasional. Kesimpulannya, konflik merupakan fenomena multidimensi yang menuntut strategi resolusi berbasis konteks. Sintesis ini berkontribusi bagi akademisi dalam pengembangan teori konflik dan bagi praktisi sebagai acuan dalam intervensi resolusi konflik. Riset selanjutnya dapat difokuskan pada pengembangan model analisis konflik yang lebih adaptif terhadap perubahan sosial dan budaya.