Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

PEMBERDAYAAN EKONOMI LOKAL KTT REJEKI LUMINTU MELALUI PRODUK BERBASIS SUSU: LOMBA KREASI OLAHAN SUSU Amani, Zahra Nafizha; Patimah, Selpi Siti; Gibran, Aldisar; Putra, Hega Bintang Pratama; Auralia, Muthia
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 02 (2025): APRIL 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberdayaan ekonomi di daerah pedesaan memiliki peran krusial dalam mendukung keberlanjutan suatu negara. Kelompok Tani Ternak (KTT) Rejeki Lumintu, yang berlokasi di Duku Kaum RT 02 RW 04, Kelurahan Sumurrejo, bergerak dalam usaha peternakan sapi perah dengan produksi rata-rata 400 liter susu segar per hari. Namun, potensi ekonomi dari susu segar tersebut belum dimanfaatkan secara optimal. Oleh karena itu, program "Pemberdayaan Ekonomi Lokal KTT Rejeki Lumintu Melalui Produk Berbasis Susu: Lomba Kreasi Olahan Susu" diinisiasi untuk meningkatkan kreativitas serta jiwa kewirausahaan para peternak di KTT Rejeki Lumintu guna memperkuat perekonomian di Kelurahan Sumurrejo. Program ini menghasilkan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap potensi ekonomi dari pengolahan susu serta peningkatan keterampilan dalam menciptakan berbagai produk olahan susu, seperti sabun susu, silky puding, dan milkshake. Inisiatif ini membuktikan bahwa diversifikasi produk berbasis susu dapat secara signifikan meningkatkan peluang ekonomi lokal serta mendorong pertumbuhan kewirausahaan di komunitas pedesaan.
OPTIMALISASI TEKNOLOGI OLAHAN SUSU LOKAL UNTUK PRODUK KESEHATAN BERDAYA SAING TINGGI Satriya, Rizky Fajar; Prameswari, Diandra Mahesa Putri; A’intan, Keisya Natania Nur; Hasmal, Najwa Amelia; Putra, Hega Bintang Pratama; Auralia, Muthia
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 02 (2025): APRIL 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelompok Tani Ternak (KTT) Rejeki Lumintu di Desa Sumurrejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang memiliki potensi produksi susu segar yang mencapai rata-rata 400 liter per hari. Namun, potensi ini belum dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam mengolah susu segar menjadi produk bernilai tambah, seperti sabun dan lulur, serta memasarkan produk tersebut secara digital melalui strategi digital marketing. Kegiatan yang dilakukan mencakup sosialisasi manfaat susu untuk kesehatan kulit, pelatihan teknis pembuatan sabun dan lulur, serta pendampingan pemasaran melalui media sosial, web katalog, dan platform e-commerce seperti Shopee dan Tokopedia. Hasil program menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta, munculnya inisiatif lokal, serta potensi pembentukan unit usaha mikro berbasis produk lokal. Program ini menjadi langkah awal dalam mendorong inovasi, kemandirian ekonomi, dan pemanfaatan teknologi digital oleh masyarakat desa.
DIVERSIFIKASI PRODUK OLAHAN SUSU SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN EKONOMI KTT REJEKI LUMINTU Amani , Zahra Nafizha; Ramadhan, Ilham; Effendy, Michelle Wahyu; Khansa, Sefa Imani; Pasha, Ardana Fikhar; Aryadapta, Radja Shandia; Putra, Hega Bintang Pratama; Auralia, Muthia
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 02 (2025): APRIL 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelompok Tani Ternak (KTT) Rejeki Lumintu di Desa Sumurrejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang memiliki potensi produksi susu segar yang mencapai rata-rata 400 liter per hari. Namun, pemanfaatan susu segar tersebut masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan diversifikasi produk olahan susu sebagai upaya peningkatan ekonomi masyarakat peternak, khususnya anggota KTT Rejeki Lumintu. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan praktik langsung melalui demonstrasi pembuatan cookies susu, milkshake, dan silky pudding, serta edukasi mengenai pemanfaatan gula stevia sebagai alternatif pemanis dan pengenalan digital marketing produk olahan susu skala UMKM. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam pengolahan susu serta kesadaran akan pentingnya pemasaran produk secara digital. Program ini berhasil menciptakan perubahan sosial melalui pemimpin lokal yang aktif dalam koordinasi kegiatan dan mendorong inovasi. Hal ini menjadi langkah awal dalam membangun kemandirian komunitas untuk mengelola potensi lokal, mendukung pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat peternak di Desa Sumurrejo.
Budidaya Maggot sebagai Solusi Pemanfaatan Limbah Organik dan Alternatif Pakan Ikan di Kelurahan Mangkang Kulon Setiawan, Hery; Auralia, Muthia; Aini, Halimah Qurratul; Puspita, Gracia Angelina Wahyu; Valdema, Ismi
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 05 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budidaya maggot menjadi solusi inovatif dalam pemanfaatan limbah organik yang dihasilkan rumah tangga. Proses ini tidak hanya mengurangi volume limbah, tetapi juga menghasilkan pakan ternak berkualitas tinggi. Program ini memiliki tiga tahapan yaitu sosialisasi, implementasi, dan monitoring terhadap budidaya maggot. Pada pelaksanaan program ini, kami bekerja sama dengan menyertakan pihak berpengalaman yaitu Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sebagai informan kunci untuk masyarakat Kelurahan Mangkang Kulon melalui sosialisasi dan demonstrasi praktek budidaya. Pengembangbiakan selanjutnya dilakukan secara mandiri dengan melibatkan pihak-pihak berpengalaman di ranah masyarakat yakni pengelola Tempat Pembuangan Sampah (TPS) setempat menghasilkan maggot yang memiliki potensi signifikan dalam pengelolaan limbah organik dan menjadi pakan ternak berkualitas. Program ini layak untuk terus dilanjutkan dan dikembangkan terlebih lagi dengan meningkatnya produksi limbah, pengelolaan yang efektif melalui budidaya maggot dapat berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan dan ketahanan pangan ternak.
Increasing PENINGKATAN KESADARAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN LIMBAH ORGANIK MELALUI PEMBUATAN ECO-ENZYME SEBAGAI PUPUK ORGANIK CAIR Hajar, Siti; Tejokusuma, Michelle Natania Phoebe; Dharmawangsa, Fariq Aqmal; Hidayatulloh, Akhmad; Auralia, Muthia
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 05 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan sampah Indonesia masih jauh dari kategori layak, dengan komposisi terbesar berasal dari limbah organik, khususnya sisa sayuran. Kondisi serupa terjadi di wilayah RW 01 Mangkang Kulon. Salah satu upaya sederhana untuk mengurangi timbulan sampah adalah melalui pemanfaatan limbah organik menjadi eco-enzyme, yang dapat digunakan sebagai pupuk organik cair. Oleh karena itu, diperlukan kegiatan edukasi kepada masyarakat melalui sosialisasi pemanfaatan limbah organik dengan metode partisipatif yang melibatkan warga, khususnya anggota PKK RT 03 RW 01 Mangkang Kulon. Kegiatan meliputi persiapan, sosialisasi, demonstrasi dan praktik pembuatan eco-enzyme, dan diskusi. Program ini memberikan pengetahuan kepada ibu-ibu PKK mengenai pemanfaatan limbah organik rumah tangga yang selama ini belum dioptimalkan, sekaligus membekali keterampilan praktis yang mudah diterapkan dengan bahan yang tersedia di sekitar lingkungan. Melalui sosialisasi, peran dan keterlibatan ibu PKK semakin diperkuat dalam menjaga kelestarian lingkungan serta mendukung tanaman dengan memanfaatkan limbah organik di sekitar mereka.
EDUKASI LINGKUNGAN BAGI ANAK SEKOLAH DAN RUMAH TANGGA: MENGENAL SAMPAH, DAMPAKNYA, DAN CARA PEMILIHANNYA DI KELURAHAN MANGKANG KULON Auralia, Muthia; Setiawan, Hery; Abshor, Muhammad Farel; Ariij, Nisrina; Maharni, Sherin Adelia; Siregar, Triyanti Maria Natalia
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 3 No. 05 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan sampah masih menjadi tantangan besar di Indonesia termasuk di Kelurahan Mangkang Kulon, Kota Semarang, yang meskipun memiliki fasilitas TPS3R namun kesadaran masyarakat dalam memilah sampah mulai menurun. Kondisi ini mendorong dilakukannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa edukasi lingkungan yang ditujukan bagi anak sekolah dasar dan rumah tangga sebagai agen perubahan perilaku. Tujuan kegiatan ini adalah sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengenali jenis-jenis sampah, dampak yang ditimbulkan, serta cara pemilahannya dengan benar. Mitra kegiatan meliputi MI I’anatusshibyan dan warga RW 03 Kelurahan Mangkang Kulon. Metode pelaksanaan mengombinasikan penyuluhan, pelatihan, praktik langsung, serta advokasi berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta, dibuktikan dengan antusiasme siswa dalam kuis dan simulasi, serta penerapan langsung pilah sampah di TPS3R. Selain dampak lingkungan, kegiatan ini juga berpotensi memberikan manfaat ekonomi melalui pemanfaatan sampah organik sebagai pakan maggot dan sampah anorganik yang bernilai jual. Dengan demikian, program edukasi lingkungan ini penting sebagai upaya membentuk budaya peduli sampah sejak dini serta memperkuat gerakan pengelolaan sampah terpadu yang berkelanjutan di tingkat masyarakat.
SOSIALISASI PEMBUATAN MINI PUPUK ORGANIK CAIR (POC) CEMENDIL FERMENTASI RAMAH LINGKUNGAN Salsabila, Addien Daya; Auralia, Muthia; Chairunissa, Amelia Anggun; Siregar, Camila Ulybasa Angelica Br.; Hikmatyar, Nabila Shani Putri; Yoneva, Fadhil Akbar; Prastowo, Wijang Suryo; Setiawan, Hery; Hidayatullah, Akhmad
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 3 No. 05 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pupuk Organik Cair (POC) merupakan jenis nutrisi cair yang bermanfaat bagi pertumbuhan tanaman dengan bahan dasar tertentu. Pupuk Organik Cair (POC) menjadi salah satu inovasi di bidang pertanian sebagai upaya mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia, hal tersebut disebabkan karena bahan dasar pembuatan pupuk berasal dari limbah sisa seperti sisa makanan, sayuran, buah-buahan, serta kotoran hewan. Tujuan dilaksanakan kegiatan ini sebagai bentuk pemberian pengetahuan teoritis serta pembekalan keterampilan praktis mengenai proses pembuatan pupuk organik cair dengan menggunakan bahan alami yang mudah dijangkau di lingkungan rumah tangga masyarakat Mangkang Kulon. Metode yang digunakan yaitu partisipasi aktif dengan melibatkan masyarakat Mangkang Kulon secara langsung dalam pembuatannya. Hasil dari kegiatan sosialisasi pembuatan mini Pupuk Organik Cair (POC) cemendil fermentasi ramah lingkungan memberikan dampak jangka pendek berupa keterampilan bagi masyarakat Mangkang Kulon serta dampak jangka panjang berupa kelestarian lingkungan dan ketahanan pangan tingkat lokal. Berdasarkan kegiatan tersebut, sekitar 90% dari total peserta mampu menghasilkan pupuk cair sesuai dengan standar pembuatan yang diajarkan. Hal ini menandakan bahwa tingkat keberhasilan kegiatan sosialisasi dapat dikategorikan tinggi.
Understanding Tea Consumer Loyalty in Banyumas: A SEM Analysis of Attitudes, Decisions, and Satisfaction Auralia, Muthia; Mulyo, Jangkung Handoyo; Suryantini, Any; Firdauzi, Annisa; Megayana, Pramesti
Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Vol 9, No 3 (2025): November 2025
Publisher : Faculty of Animal and Agricultural Science, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/agrisocionomics.v9i3.27278

Abstract

Indonesia, a major black tea, exported approximately 89% of black tea between 2018-2022, faces a substantial surplus, highlighting the need for producers to understand domestic consumer behavior amidst evolving tea consumption patterns. This study analyzes the influence of product attributes and the purchasing decisions of tea consumers in Central Java, Indonesia. This study employed a survey method. The study site was selected from the Banyumas District. Data were collected using purposive sampling techniques from 300 respondents and interviews with consumers who consumed black tea in tea bag packaging of original tea variants and/or jasmine tea, and made tea buying decisions. Data were analyzed using a combination of quantitative and structural equation modelling (SEM) with the analysis software AMOS 24. The results show that taste and brand have a significant effect on consumer attitudes; consumer attitudes have a significant effect on consumer purchasing decisions; consumer purchasing decisions have a significant effect on consumer satisfaction; and consumer satisfaction has a significant effect on consumer loyalty. The Ministry of Agriculture wants to reduce the export of raw materials and make the most of extra tea production. They plan to do so by promoting local tea brands. This will help Indonesian tea to become more known both internationally and locally. This will also improve the income of farmers and small businesses by increasing the value of their products.
Green Tea Consumer Preferences: Consumption Patterns and Influencing Factors in Banyumas Regency, Central Java Auralia, Muthia; Putra, Hega Bintang Pratama; Hastrawirid, Rangga Wasi
Journal of Applied Food Technology Vol 12, No 2 (2025)
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17728/jaft.29620

Abstract

Individuals consume green tea according to their needs and desires. Product evaluations reflect consumer preferences and influence consumer attitudes. The purpose of this study was to examine consumer characteristics, and identify factors influencing consumer preferences for green tea. The study location was Banyumas Regency, Central Java, from June to July 2025. This study used a survey method with a sample selected through multistage random sampling. Respondents consisted of 120 green tea consumers. Data analysis used descriptive analysis and principal component analysis (PCA). The results showed that most green tea consumers were women of various ages. Furthermore, married consumers purchased green tea to share with their families. Most consumers had a bachelor's degree and earned more than IDR 3,500,000. Regarding consumption habits, on average, individuals drank green tea once a day with breakfast. The average monthly consumption was 50 grams, which they shared with their families. Green tea was usually purchased once a month at supermarkets, with an average of 50 grams. Preference for green tea was shaped by three main factors: the value attached to tea (character), appearance (identity), and product image.