Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Use of Game-Based Learning Media Education as An Effort to Increase Interest Elementary School Students Learning Yulia, Nurul Mahruzah; Asna, Umniyah Labibatul; Fahma, Mirda Aini; Reviana, Princess Aualia; Cholili, Fitria Nur; Halimahturrafiah, Nur; Sari, Deva Ratna
JERIT: Journal of Educational Research and Innovation Technology Vol. 2 No. 1 (2025): June
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jerit.v2i1.23

Abstract

The decline in interest in learning among elementary school students is one of the challenges in the world of education that needs to be addressed immediately. Especially in this digital era, of course we also have to keep up with the times. One innovative solution that can be applied is the use of educational game-based learning media. This study aims to analyze the effectiveness of using educational games in increasing interest in learning among elementary school students. The method used is a literature study and observation of the implementation of game-based learning media in several elementary schools. The results of the study show that educational games can increase student involvement in the learning process, strengthen conceptual understanding, and create a pleasant learning atmosphere. In addition, the use of games can also stimulate students' curiosity and intrinsic motivation. Thus, educational game-based learning media can be an effective strategy in increasing interest in learning among elementary school students. The existence of this learning media is to train students' responses to digital media containing character education in the material being taught. The use of educational game-based learning media is very helpful in learning during the pandemic, because learning with this technology media can be accessed anywhere and anytime, thus providing convenience in helping students learn. The use of educational game-based learning media provides a new and different learning atmosphere.
Implementasi Pendidikan Inklusi melalui Pembelajaran Berdiferensiasi pada Kurikulum Merdeka di Madrasah Ibtidaiyah Asna, Umniyah Labibatul; La’aly, Nasywa Qorriayna; Reviana, Putri Aualia; Lutfiyah, Halimatu; Fitriyah, Dewi Niswatul
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i1.1874

Abstract

Implementasi pendidikan inklusi melalui pembelajaran berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka pada jenjang Madrasah Ibtidaiyah masih menghadapi berbagai permasalahan, terutama terkait kesiapan sumber daya manusia, sistem pendukung, serta pemahaman pendidik terhadap karakteristik peserta didik berkebutuhan khusus, sehingga pelaksanaannya belum berjalan optimal sesuai standar yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendidikan inklusi melalui pembelajaran berdiferensiasi, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta merumuskan solusi atas hambatan yang dihadapi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta analisis data model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan inklusi melalui pembelajaran berdiferensiasi pada Kurikulum Merdeka di Madrasah Ibtidaiyah belum sepenuhnya sesuai dengan pedoman Standar Nasional Pendidikan, meskipun penerapannya memberikan dampak positif terhadap partisipasi dan capaian belajar peserta didik berkebutuhan khusus. Faktor pendukung utama adalah komitmen sumber daya manusia, sedangkan faktor penghambat meliputi kurangnya keterbukaan orang tua, lemahnya administrasi pendidikan, keterbatasan guru pembimbing khusus, minimnya sarana dan prasarana, serta rendahnya pemahaman pendidik terhadap pendidikan inklusi, sehingga solusi yang dilakukan mencakup sosialisasi kepada orang tua, pelatihan administrasi dan kompetensi guru, perekrutan guru pembimbing khusus, serta penentuan skala prioritas pemenuhan sarana dan prasarana.
Optimalisasi Gerakan 3R (Reduce, Reuse, Recycle) Melalui Kreasi Eco-Planter Di Minu Unggulan Wali Songo Sumberrejo: Optimization of the 3R Movement (Reduce, Reuse, Recycle) through Eco-Planter Creations at MINU Unggulan Wali Songo Sumberrejo Amerta, Midya Yuli; Sari, Fatimatus zahro Rafika; Udin, Rafi Ajrul Baha'; Wulandari, Siti Dwi Safitri; Ramadhani, Risqia; Asna, Umniyah Labibatul; Lutfiyah, Halimatul; Colili, Fitria Nur; Sahara, Linda Ayu; Lestari, Fitri Hidayati; Lestari, Nanik Indah
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v5i1.1213

Abstract

Permasalahan sampah, khususnya sampah plastik, masih menjadi tantangan serius dalam upaya pelestarian lingkungan, termasuk di lingkungan sekolah. Sekolah memiliki peran strategis dalam menanamkan kesadaran dan perilaku peduli lingkungan melalui penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan penerapan gerakan 3R melalui pendampingan pembuatan eco-planter di MINU Unggulan Wali Songo Sumberrejo. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan secara aktif siswa, guru, dan pihak madrasah dalam setiap tahapan kegiatan, meliputi identifikasi masalah, perencanaan tindakan, pelaksanaan, serta refleksi dan evaluasi. Kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui sosialisasi pengelolaan sampah berbasis 3R, pelatihan teknis dan praktik pembuatan eco-planter dari botol plastik bekas, serta pendampingan pemanfaatannya sebagai media tanam dan penghijauan sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran siswa terhadap konsep reduce, reuse, dan recycle, berkembangnya kreativitas siswa dalam memanfaatkan limbah plastik, serta perubahan perilaku warga sekolah dalam mengelola sampah secara lebih bertanggung jawab. Eco-planter yang dihasilkan tidak hanya berfungsi sebagai produk daur ulang, tetapi juga sebagai media pembelajaran kontekstual yang terintegrasi dengan pembelajaran IPA dan sarana pendukung budaya sekolah peduli lingkungan. Kegiatan ini direkomendasikan untuk dikembangkan secara berkelanjutan dan direplikasi pada sekolah lain sebagai model pengabdian berbasis pendidikan lingkungan hidup.