Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SOSIALISASI PROGRAM PENGOLAHAN PRODUK OLAHAN DARI KULIT BUAH SALAK (Salacca Zalacca) DI DESA RUMAH RIH Lubis, Faiha Nasywa; Lubis, Asira; Zahira, Dahwa; Maliza, Nurfia; Dharmadiah, Dharmadiah; Putra, Rizky Aditya; Khayrani, Nabila; Rangkuti, Putri Maharani; Syafitri, Lia; Setiawan, Budi; Siregar, Shinta Marito; Haryadi, Jafri
Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia SEAN (ABDIMAS SEAN) Vol. 2 No. 02 (2024): Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia SEAN (ABDIMAS SEAN), Agustus 2024
Publisher : SEAN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58471/abdimassean.v2i02.621

Abstract

Teh adalah minuman populer karena mengandung flavonoid, antioksidan. Kulit salak Kulit salak merupakan salah satu bahan lain yang bisa dimanfaatkan untuk membuat teh. Kulit buah salak kaya akan tannin, flavonoid, dan turunan asam cinnamic yang membantu menurunkan kadar glukosa darah. Melalui program MBKM KKN UMN Al-Washliyah Medan menghasilkan teh dari limbah kulit salak. Observasi, produksi, dan sosialisasi merupakan sebuah metode pengabdian yang diterapkan dalam kegiatan ini. Kulit salak dikeringkan, dibuang, dan digiling selama proses produksi, yang memproduksi teh yang berkemas dalam botol plastik dan kantung teh. Informasi tentang kegunaan dan produksi teh kulit salak mendapat respon yang baik dari masyarakat, menunjukkan bahwa ada banyak ruang untuk kemajuan. Pengolahan Pembuatan teh dari kulit salak mengatasi permasalahan sampah, dan Menciptakan peluang ekonomi baru untuk masyarakat Desa Rumah Rih, mendukung usaha kecil, menengah, dan mikro di daerah tersebut, serta memperkuat perekonomian desa.
KARAKTERISASI SIMPLISIA, SKRINING FITOKIMIA, DAN UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL DAUN KELOR (Moringa oleifera L.) Lubis, Asira; Rani, Zulmai; Dalimunthe, Gabena Indrayani; Lubis, Minda Sari
JURNAL FARMASI, SAINS, dan KESEHATAN Vol. 5 No. 2 (2026): FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS dan KESEHATAN
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/farmasainkes.v5i2.6272

Abstract

Daun kelor (Moringa oleifera L.) merupakan salah satu tanaman yang dikenal mengandung berbagai senyawa metabolit sekunder dengan potensi sebagai antioksidan. Antioksidan berperan penting dalam menetralisir radikal bebas yang dapat memicu stres oksidatif serta berbagai penyakit degeneratif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kandungan metabolit sekunder dan aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun kelor. Sampel daun kelor diperoleh dari Binjai, Sumatera Utara, kemudian diolah menjadi simplisia kering, diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%, dan dilakukan skrining fitokimia serta uji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH pada panjang gelombang 516 nm dengan spektrofotometer visible. Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun kelor positif mengandung alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, serta steroid yang berperan sebagai antioksidan. Uji aktivitas antioksidan menunjukkan nilai IC₅₀ sebesar 122,6791 µg/mL, sedangkan vitamin C sebagai pembanding memiliki nilai IC₅₀ sebesar 4,8253 µg/mL. Berdasarkan nilai IC₅₀, aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun kelor termasuk dalam kategori sedang. Kesimpulannya, daun kelor mengandung metabolit sekunder dengan kemampuan antioksidan yang dapat berpotensi digunakan sebagai sumber alami penangka radikal bebas.