Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Masjid sebagai Pusat Pendidikan Islam di Solok Selatan: Analisis Sejarah dan Perkembangan Masjid 60 Kurang Aso Jihana, Nabilah; Kosim, Muhammad; Masyhudi, Fauza
Kompetensi : Jurnal Pendidikan dan Humaniora Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNIBA Vol 18 No 1 (2025): Kompetensi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/kompetensi.v18i1.366

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk membahas Masjid sebagai pusat pendidikan Islam di Solok Selatan, dengan fokus pembahasannya sejarah dan perkembangan Masjid  60 kurang aso. Masjid ini berperan signifikan dalam mengembangkan pendidikan agama Islam di Solok Selatan, khususnya di Nagari Pasir Talang, Kecamatan Sungai Pagu. Melalui pendekatan sejarah, artikel ini mengungkapkan bagaimana Masjid ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah saja, melainkan sebagai lembaga pendidikan yang mengajarkan nilai-nilai Islam kepada masyarakat setempat. Metode yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi atau penelaah dokumen. Hasil penelitian ini penulis peroleh menunjukkan bahwa masjid 60 kurang aso sebagai bukti peninggalan sejarah pendidikan Islam di Solok Selatan. Masjid 60 kurang aso dibangun pada abad 17 M. salah satu penggagas masjid 60 kurang aso yaitu syekh maulana sofi.  Praktik pendidikan Islam yang dilaksanakan dalam masjid 60 kurang aso yaitu tarekat naqsyabandiyah, ajaran tarekat ini dikenal dengan kegiatan suluk. Fungsi masjid 60 kurang aso pada masa sekarang ini tetap sebagai tempat ibadah, MDA dan Pengajian ibu-ibu, tempat sentra adat, pusat sumber belajar bagi seluruh pelajar dan mahasiswa, dan tempat wisata religi.
Analisis Perkembangan Moral Pada Anak Usia Dini di TK IT Qur’an Darul Izzah Solok Selatan Jihana, Nabilah; Deliani, Nurfarida; Batubara, Juliana
Quoba: Jurnal Pendidikan Vol 1 No 1 (2024): 2024
Publisher : PT.Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qouba.v1i1.99

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis perkembangan moral pada  anak usia dini di TK IT Qur’an Darul Izzah Solok Selatan. Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Melalui cara observasi dan wawancara dengan anak usia 5 tahun di TK IT Qur’an Darul Izzah. Analisis data menggunakan model Miles and Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menjelaskan bahwa perkembangan moral pada anak usia dini di TK IT Qur’an Darul Izzah belum berkembang secara optimal, yang nampak dilapangan dari perilaku anak yaitu kurang sopan, tidak menghargai, tidak mau saling tolong menolong, berkata kasar. Pentingnya adanya sebuah rangsangan dalam perkembangan moral pada anak usia dini, bukan hanya melalui pengajaran tentang nilai-nilai moral saja, akan tetapi harus ada dorongan dalam proses pendidikan dan pembelajaran moral dapat berkoordinasi melalui pemberian contoh yang baik oleh orangtua dan guru melalui kehidupan sehari-hari, serta membangun disiplin melalui pembiasaan dan aktifitas lainnya.
PENGARUH PENERAPAN METODE FUN LEARNING TERHADAP MINAT DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI KELAS VIII DI SMPN 5 SOLOK SELATAN Jihana, Nabilah; Sabri, Ahmad; Hidayati, Hidayati
Kompetensi : Jurnal Pendidikan dan Humaniora Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNIBA Vol 19 No 1 (2026): Kompetensi in Press
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/kompetensi.v19i1.430

Abstract

Kajian ini dilaksanakan berdasarkan pada kondisi dimana peserta didik di SMPN 5 Solok Selatan yang masih menunjukkan kurangnya minat sekaligus rendahnya hasil evaluasi pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Peserta didik kurang antusias, pasif, dan kurang fokus dalam pembelajaran karena praktik belajar mengajar yang terjadi di lapangan menunjukkan tingginya ketergantungan peserta didik pada penyampaian materi secara lisan oleh guru, yang pada akhirnya komunikasi timbal balik selama proses belajar mengajar tidak terjadi. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya minat belajar peserta didik dan hasil belajar yang hampir separuh dari total peserta didik belum tuntas. Studi ini dirancang untuk mengukur efektivitas dari penggunaan metode fun learning dalam menumbuhkan ketertarikan sekaligus memperbaiki nilai akhir peserta didik. Kajian ini bersandar pada kerangka penelitian kuantitatif yang menerapkan skema Quasi-experimental design, tepatnya dengan menggunakan pola kelompok kontrol yang tidak setara (Nonequivalent Control Group design). Pengumpulan data dilakukan melalui angket dan tes. Kelas VIII A dijadikan kelas eksperimen, sedangkan VIII B sebagai kelas kontrol. Berdasarkan hasil penelitian, metode fun learning terbukti mampu meningkatkan minat belajar peserta didik secara signifikan dengan indeks N-Gain 0,75 (kategori tinggi) dan tingkat efektivitas mencapai 75,95%. Peningkatan hasil belajar peserta didik turut dibuktikan oleh indeks N-Gain sebesar 0,71. Angka ini masuk dalam kriteria tinggi, dengan capaian persentase efektivitas di level 71,83%. Berbeda dengan temuan tersebut, eskalasi hasil pengujian yang terpantau pada kelas kontrol justru berada pada rentang yang lebih minim. Hasil analisis statistik menggunakan uji paired sample t-test (uji-t) mengonfirmasi eksistensi disparitas yang bermakna pada tingkat ketertarikan dan perolehan belajar antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol.