Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Bimbingan Teknis Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Elektronik Guna Peningkatan Kompetensi Pedagogik Guru Aqidah Akhlak Illahi, Rilci Kurnia; Khadijah, Khadijah; Gusmaneli, Gusmaneli; Masyhudi, Fauza; Azrul, Azrul
Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol 11, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/turast.v11i2.5666

Abstract

Teachers must have the ability and expertise to teach, guide and motivate students to study well. However, there are still many teachers who are unable to meet the required pedagogic competency requirements. Therefore, it is necessary to provide support to improve teacher pedagogic competence through professional training and development of E-LKPD educational technology. This helps that teacher to improve pedagogic competence. This service uses a Community Based Research (CBR) approach involving Aqidah Akhlak teachers, Madrasah Heads, MTs Supervisors in Padang City. This technical guidance is carried out in three stages, namely planning, preparation, and implementation. technical guidance activities are carried out in 2 stages, namely stage 1 regarding the description and explanation of the Basic Concepts of Teaching Materials and , Learning Objectives and Relation to Electronic Student Worksheets, Criteria for Electronic Student Worksheets. Stage 2 also conveyed the concept of electronic Student Worksheets, demonstration of making electronic Electronic Student Worksheets, and practice of making electronic Electronic Student Worksheets. Electronic Student Worksheets are technological innovations that can improve the pedagogic competence of an Aqidah Akhlak teacher. In the digital era like today, the use of technology in learning is becoming increasingly important. With the help of . Electronic Student Worksheets, teachers can create and develop learning materials online easily and efficiently. Guru harus memiliki kemampuan dan keahlian untuk mengajar, membimbing dan memotivasi peserta didik untuk belajar dengan baik. Namun, masih banyak guru yang kurang mampu memenuhi persyaratan kompetensi pedagogik yang diperlukan. Oleh karena itu, perlu diberikan dukungan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru melalui pelatihan profesional dan pengembangan teknologi pendidikan E-LKPD. Hal ini membantu bahwa guru guna meningkatkan kompetensi pedagogik. Pengabdian ini menggunakan pendekatan Community Based Research (CBR) yang melibatkan guru Aqidah Akhlak, Kepala Madrasah, Pegawas MTs Kota Padang.Bimbingan teknis ini dilaksanakan dengan tiga tahapan, yaitu perencanaan, persiapan, dan pelaksanaan. kegiatan bimbingan teknis dilakukan dalam 2 tahapan yaitu tahap 1 tentang uraian dan penjelasan mengenai Konsep Dasar Bahan Ajar dan LKPD, Tujuan Pembelajaran dan Kaitannya dengan LKPD, Kriteria LKPD. Di tahap 2 ini juga disampaikan mengenai Konsep E-LKPD, Demonstrasi Pembuatan E-LKPD, dan Praktik pembuatan E-LKPD. Bimbingan teknis E-LKPD ini merupakan inovasi teknologi yang dapat meningkatkan kompetensi pedagogik seorang guru Aqidah Akhlak. Di era digital seperti saat ini, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran menjadi semakin penting. Dengan bantuan E- LKPD, guru dapat membuat dan mengembangkan materi pembelajaran secara online dengan mudah dan efisien
Kajian Dinamika Universitas Al-Azhar dan Reformasi Pendidikan di Mesir serta Pengaruhnya terhadap Dunia Islam Azmiyah, Azmiyah; Yafi, Salman; Zulmuqim, Zulmuqim; Masyhudi, Fauza
Tanjak: Sejarah dan Peradaban Islam Vol. 4 No. 2 (2024): Tanjak: Jurnal Sejarah dan Peradaban Islam
Publisher : Program Studi Sejarah Peradaban Islamm UIN Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/tanjak.v4i2.22728

Abstract

Al-Azhar University is evidence of the oldest Islamic education in the world, which was founded during the Fatimid dynasty in Egypt and functions as a center for Islamic studies and a center for the spread of Isma'ili Shiite teachings. As time went by and changes in Islamic governments, the al-Azhar mosque turned into a madrasa to spread Sunni Islam and has now become a university that has produced many ulama figures who have given birth to new views and ideas for reform, thus influencing the development of education and the Islamic world throughout the world. This research aims to determine the dynamics of universities and educational reform in Egypt which have an impact on Muslims globally, including Indonesia. This research uses library research with references from books, articles and historical analysis of Al-Azhar. The results of this research are knowledge of al-Azhar from the Fatimid dynasty to the present, this motivates Muslims to continue studying and making the mosque prosperous and advancing Islamic education.
KAJIAN KRITIS TERHADAP DINAMIKA PENDIDIKAN ISLAM PADA MASA BANI UMAYYAH Yafi, Salman; Azmiyah; Olivia; Zulmuqim; Masyhudi, Fauza
MSJ : Majority Science Journal Vol. 1 No. 2 (2023): MSJ-August
Publisher : PT. Hafasy Dwi Nawasena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61942/msj.v1i2.35

Abstract

Islam and Islamic education are a unity that has a close relationship with each other in Islamic history. Since the beginning of Islamic history, the history of Islamic education has also begun. Education itself is something that is continuous in history and often produces dynamics that go up and down. The Bani Umayyah period is one of the constituent components of the history of Islamic education, which at that time had its own educational dynamics so that it was known as the incubation period. The purpose of this research is to find out the dynamics of education during the Umayyad period. This research is a literature research and uses historical research methods. The results of the research are in the form of factors that hinder the dynamics of education, government policies regarding education, and natural factors that cause the dynamics of education during the Umayyah period to continue.
Analysis of Government Policies from the Old Order to the Reform Era Toward Islamic Education Nurfadhilah, Nurfadhilah; Zalnur, Muhammad; Masyhudi, Fauza
Intiqad: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam Vol 16, No 2 (2024)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/21631

Abstract

This research aims to find out the analysis of government policy making during the old order, new order, and reform era towards Islamic education in Indonesia. A policy that is set arises because of problems that require proper handling. The research used is qualitative research with the type oflibrary research. While the data collection techniques used are data reduction methods, data presentation, data verification and for data analysis techniques using qualitative descriptive methods and historical analysis. Based on this research, it was found that the policy of Islamic education during the old order had begun to be implemented but still at the elementary school level. During the new order, the development of Islamic education policy had reached higher education but there were obstacles that made Islamic education unrecognized. Whereas in the reform era, the implementation of Islamic Education policies in Indonesia was more at the stage of refinement of the old order and new order periods. Therefore, it can be analyzed that the Islamic education policy during the old order, new order and reform era showed a development that was adjusted to the times to answer the challenges of modernity that could increase individual potential. 
Urgensi Pendidikan Islam Pada Masa Khalifah Abu Bakar Terhadap Pendidikan Islam Di Era Globalisasi Zahara, Fatimah Nurul; Masyhudi, Fauza; Zalnur, Muhammad
At-Tarbiyah: Journal of Islamic Religious Research and Education Vol. 2 No. 1 (2024): At-Tarbiyah: Journal of Islamic Religious Research and Education
Publisher : STAI Tebing Tinggi Deli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Al-Quran dan Sunnah ialah sumber utama pembelajaran agama Islam. Khalifah awal yang memainkan kedudukan berarti dalam kemajuan pembelajaran Islam merupakan Abu Bakar Ash- Shiddiq. Dalam perihal ini periset hendak mangulas berartinya pembelajaran Islam di dasar Khalifah Abu Bakar serta hubungannya dengan pembelajaran Islam di masa globalisasi ialah tujuan utama riset ini. Riset yang digunakan ialah kualitatif dengan memakai metode riset pustaka. Uraian tersebut menuju pada kesimpulan kalau filosofi serta pendekatan pembelajaran Khalifah Abu Bakar menawarkan landasan yang kuat untuk perkembangan sistem pembelajaran Islam di masa depan. Lebih lanjut, penemuan riset ini pula memperjelas kalau konsep serta pola pembelajaran di segala Khalifah Abu Bakar senantiasa tidak berubah- ubah dengan Nabi Muhammad SAW. Tetapi, terdapat sebagian perihal yang berbeda, semacam kebijakan serta strategi pengajaran yang digunakan. Diharapkan riset ini hendak menawarkan perspektif baru dalam menghasilkan sistem pembelajaran yang terbaru serta sejalan dengan prinsip- prinsip Islam.
Kontribusi Bait al-Hikmah pada Masa Keemasan Islam Pusat Ilmu Pengetahuan dan Transformasi Pendidikan Islam Ulfa, Fadillah; Zalnur, Muhammad; Masyhudi, Fauza
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2024): Desember
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i2.3159

Abstract

Bait al-Hikmah merupakan salah satu institusi paling berpengaruh dalam sejarah peradaban Islam yang berkembang pada masa Keemasan Islam (abad ke-8 hingga ke-13). Institusi ini berfungsi sebagai pusat ilmu pengetahuan, penerjemahan, dan penelitian yang melibatkan berbagai disiplin ilmu, termasuk filsafat, astronomi, kedokteran, dan matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi Bait al-Hikmah dalam membangun tradisi keilmuan Islam dan dampaknya terhadap transformasi pendidikan pada masa itu. Dengan pendekatan kualitatif berbasis kajian literatur, penelitian ini menemukan bahwa Bait al-Hikmah tidak hanya berperan dalam melestarikan dan mengembangkan ilmu pengetahuan dari peradaban sebelumnya, tetapi juga menciptakan sinergi antara ilmu agama dan ilmu duniawi. Konsep integrasi ilmu yang diterapkan di Bait al-Hikmah memberikan fondasi kuat bagi perkembangan pendidikan Islam yang holistik dan relevan hingga masa kini.
Kebijakan Penjajah Terhadap Pendidikan Islam di Indonesia Shantika Ahya, Clara; Zalnur, Muhammad; Masyhudi, Fauza
Khidmat Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/j.khidmat.v2i2.1107

Abstract

Meneliti sejarah bangsa Indonesia tidak akan lepas dari umat islam, baik dari perjuangan melawan penjajah maupun dalam lapangan pendidikan. Melihat kenyataan betapa bangsa Indonesia yang mayoritas beragama Islam mencapai keberhasilan dengan berjuang secara tulus ikhlas mengabdikan diri untuk kepentingan agamanya disamping mengadakan perlawanan militer. Perlu diketahui bahwa sejarah pendidikan islam di Indonesia mencakup fakta-fakta atau kejadian-kejadian yang berhubungan dengan pertumbuhan dan perkembangan pendidikan islam di Indonesia, baik formal maupun non formal. Pendidikan islam dari masa ke masa mengalami perubahan, mulai dari masa awal lahirnya, yaitu pada masa Rosulullah, kemudian pada masa Khulafa’ Urasyidin, dan dilanjutkan masa-masa berikutnya, hingga islampun mengalami masa keemasan, kemunduran, dan perbaiakan yang dikenal dengan masa pembaharuan.
Konsep Islamisasi Ilmu Pengetahuan: Studi Kritis Terhadap Pemikiran Ismail Raji Al-Faruqi dan Syad Naquib Al-Attas Hasanah, Rizatul; Masyhudi, Fauza; Zalnur, Muhammad
Khidmat Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/j.khidmat.v2i2.1125

Abstract

Islamisasi ilmu pengetahuan merupakan sebuah konsep yang bertujuan untuk menyelaraskan ilmu pengetahuan modern dengan nilai-nilai Islam. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis pemikiran dua tokoh utama dalam wacana Islamisasi ilmu pengetahuan, yaitu Ismail Raji al-Faruqi dan Syed Naquib al-Attas. Dengan menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research), penelitian ini menghimpun, menganalisis, dan membandingkan berbagai literatur primer dan sekunder yang berkaitan dengan pemikiran kedua tokoh tersebut. Ismail Raji al-Faruqi menekankan pentingnya integrasi ilmu pengetahuan modern dengan ajaran Islam melalui pendekatan sistematik yang ia sebut "Islamisasi disiplin ilmu". Ia memfokuskan pada peninjauan ulang kurikulum pendidikan agar sesuai dengan worldview Islam. Sementara itu, Syed Naquib al-Attas lebih menitikberatkan pada reformasi epistemologi, yakni membangun ilmu pengetahuan berdasarkan konsep-konsep utama Islam seperti tauhid (kesatuan), adab (etika), dan ilmu (pengetahuan). Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun kedua pemikir memiliki kesamaan visi, pendekatan mereka berbeda secara signifikan. Al-Faruqi lebih pragmatis dan bersifat institusional, sedangkan al-Attas bersifat filosofis dan menekankan pentingnya transformasi individu. Penelitian ini juga menyoroti tantangan dan relevansi konsep Islamisasi ilmu pengetahuan dalam konteks perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kontemporer. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru bagi pengembangan paradigma ilmu pengetahuan yang berbasis Islam dan kontekstual dengan kebutuhan zaman.
PERADABAN PRA ISLAM DAN PENGARUHNYA TERHADAP PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA Fajri, Ilal; Jamiat, Ahmad; Zalnur, Muhammad; Masyhudi, Fauza
Analysis Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/j.analysis.v2i2.1065

Abstract

Pengaruh peradaban pra-Islam memiliki peranan yang signifikan dalam perkembangan pendidikan Islam di Indonesia. Sikap terbuka, toleran, dan akomodatif umat Islam terhadap ide-ide dan peradaban luar, serta semangat mereka dalam mengejar ilmu pengetahuan dan pengembangan budaya akademik, turut membentuk jalannya pendidikan Islam. Pada periode awal, berbagai cabang ilmu, baik yang berkaitan dengan agama maupun ilmu umum, menjadi fokus studi dan pengembangan. Warisan budaya dan pemikiran dari peradaban sebelum kedatangan Islam memiliki andil dalam membentuk karakter pendidikan dan metode pengajaran yang ada di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi (content analysis) untuk mengeksplorasi dampak peradaban pra-Islam terhadap pendidikan Islam di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan dan menganalisis peran peradaban pra-Islam dalam pembentukan pendidikan Islam di Indonesia.
The Design of the Problem Analysis-Based E-Teaching Materials for the Tahsin Al-Quran Course Masyhudi, Fauza; Zukdi, Ilpi; Frasandy, Rendy Nugraha; Alfurqan, Alfurqan; Khairat, Annisaul
Ta'dib Vol 27, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/jt.v27i2.13184

Abstract

This paper aims to produce a product designed based on problem analysis in learning The Tahsin Al-Quran course at the Madrasah Ibtidaiyah Teacher Education (PGMI) Study Program, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, UIN Imam Bonjol Padang. This research is development research using the ADDIE model at the analysis and design stage. Data on The Tahsin Al-Quran lecture problems have been obtained from questionnaires, interviews and observations carried out at the problem analysis stage. This research reveals the important steps taken in designing e-teaching material product. This research has found the ways to design the problem analysis based e-teaching materials  to make it easier for the students to reach the goal of The Tahsin Al-Quran learning.