Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PENERAPAN METODE SOROGAN DALAM PEMBELAJARAN KITAB KUNING KELAS VIII DI PONDOK PESANTREN MODERN TA’DIB AL-SYAKIRIN TITI KUNING KECAMATAN MEDAN JOHOR Humaidah Br Hasibuan
Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol 7, No 2 (2018): Tazkiya
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (92.016 KB) | DOI: 10.30829/taz.v7i2.384

Abstract

Penelitian ini berujuan untuk mengetahui upaya yang dilakukan pendidik dalam menerapkanmetode sorogan dan mengetahui hambatan-hambatan yang di hadapi pendidik dan solusi penanggulangannya dalam menerapkan metode sorogan serta untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan metode sorogan dalam pembelajaran kitab kuning dalam pembelajaran Kitab Kuning Kelas VIII di Pondok PesantrenModern Ta’dib Al-syakirin Titi Kuning Kecamatan Medan Johor.Adapun jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yaitu peneliti berangkat ke lapangan untuk mengadakan pengamatan tentang suatu fenomena dalam suatu keadaan ilmiah. Sedangkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan dalam penerapan metode sorogan adalah menumbuhkan rasa semangat dalam diri guru, memahami ilmu nahwu dan shorof, selalu mengaplikasikan di kelas, membuat absensi siswa dan melakukan penilaian. Sedangkan hambatan yang dirasakan oleh pendidik adalah keterbatasan waktu dan tidak efektif dan efisien. Adapun kelebihan metode sorogan adalah terjadi hubungan yang harmonis, membimbing secara maksimal dan mengetahui kualitas siswanya. Adapun kelemahannya adalah tidak efektif dan efisien, menimbulkan kebosanan dan hanya menangkap verbalisme semata.Kata Kunci: Penerapan, metode, sorogan, kitab kuning
Lecturers' Perspectives on Islamic Feminism at an Islamic University in Indonesia Humaidah Br. Hasibuan; Nurmawati Nurmawati; Indah Dian Nurani Siregar; Yenti Arsini
Journal of General Education and Humanities Vol. 5 No. 4 (2026): August
Publisher : MASI Mandiri Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58421/gehu.v5i4.1880

Abstract

The discourse on Islamic feminism continues to generate debate within Muslim societies, particularly in Islamic higher education contexts where discussions of gender equality intersect with religious interpretation and scholarly traditions. Although Islamic feminism has received increasing academic attention, empirical research has yet to examine how lecturers in Indonesian Islamic universities understand and negotiate this discourse. This study employed a qualitative phenomenological approach to examine the perspectives of five lecturers from one Indonesian Islamic university on Islamic feminism. Data were collected through preliminary written responses and semi-structured interviews and analysed using qualitative content analysis to identify emerging themes. The findings suggest that participants viewed Islamic feminism as a contemporary discourse that seeks to reinterpret and strengthen Islamic concerns regarding women's rights rather than as an entirely separate movement from Islamic intellectual traditions. Participants also emphasised that Islamic feminism remains a sensitive topic due to differences in theological interpretation, ideological concerns, and debates regarding religious authority and gender equality. The Qur'an and Islamic scholarly traditions were identified as important foundations for discussing women's rights and gender relations. The study indicates that the interaction between religious commitments, academic responsibilities, and socio-cultural contexts shapes lecturers' perspectives. These findings provide a contextual understanding of Islamic feminism within one Indonesian Islamic university and highlight the importance of balanced academic dialogue between Islamic principles and contemporary discussions of gender justice.