Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelaksanaan Hak-Hak Keperdataan Wanita Yang Menikah Di Bawah Umur La Ode Muhammad Saleh Saputra
Catha : Jurnal Penelitian Kreatif dan Inovatif Vol. 1 No. 2 (2024): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/catha.v1i2.16

Abstract

Penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Pelaksanaan hak keperdataan Wanita yang menikah dibawah umur di Desa Puuwonggia Kabupaten Konawe Utara adalah  mereka diberikan hak untuk tumbuh berkembang dan berpartisipasi, hak untuk memperoleh pendidikan dan pengajaran, hak untuk menyatakan dan didengar pendapatnya, hak untuk beristirahat dan  memanfaatkan waktu luang, bergaul dan berkreasi, hak untuk memperoleh perlindungan, hak memperoleh keadilan, dan hak atas rasa aman. Namun dalam pelaksanaan hak keperdataan tersebut anak yang telah menikah tidak bisa lagi mendapatkan hak nya untuk mendapatkan Pendidikan. Sesuai dengan peraturan sekolah bahwa anak yang menikah tidak diperbolehkan lagi untuk melanjutkan Pendidikan.  2) Upaya yang dapat ditempuh jika terjadi pelanggaran hak keperdataan wanita yang menikah di bawah umur yaitu ; 1) mendorong pembuatan aturan yang lebih detail dan sanksi yang tegas; 2) meningkatkan kesadaran Masyarakat; 3) mengajukan permohonan pembatalan perkawinan; 4) mengajukan permohonan dispensasi perkawinan; 5) meningkatkan komitmen dari keluarga dan pemerintah.
TINJAUAN YURIDIS TERHADAP LAGU YANG DIHASILKAN OLEH SUNO AI DALAM PERSPEKTIF HUKUM HAK CIPTA DI INDONESIA La Ode Muhammad Saleh Saputra; Endah Widyastuti; Romi
Dinamika Hukum & Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2026): DINAMIKA HUKUM DAN MASYARAKAT
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/dhm.v9i1.7635

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence dalam industri musik telah melahirkan sistemyang mampu menghasilkan lagu secara otomatis tanpa keterlibatan langsungmanusia dalam keseluruhan proses kreatif. Penelitian ini bertujuan untukmenganalisis kedudukan hukum lagu yang dihasilkan oleh Suno AI sebagai objekperlindungan hak cipta serta menganalisi pihak yang dapat diakui sebagai penciptaatas lagu tersebut dalam perspektif Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentangHak Cipta Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatifdengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatanperbandingan hukum. Analisis dilakukan secara kualitatif melalui penafsiransistematis terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang relevan.. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa lagu yang dihasilkan oleh Suno AI tidak dapatdiakui sebagai ciptaan yang dilindungi hak cipta karena tidak terpenuhinya unsurorisinalitas dan kreativitas yang mensyaratkan adanya ekspresi intelektual manusiayang bersifat khas dan pribadi sebagaimana diatur dalam UU Hak Cipta. Selain itu,tidak terdapat pihak yang dapat diakui sebagai pencipta atas lagu yang dihasilkanoleh Suno AI, baik developer, Suno AI, maupun pengguna, karena tidak adanyakontribusi kreatif manusia yang secara langsung dan substantif terhadap ekspresimusikal yang dihasilkan. Ketiadaan human authorship tersebut menyebabkan laguhasil Suno AI tidak melahirkan hak cipta dan berada di luar rezim perlindungan hakcipta di Indonesia.Kata Kunci : Kecerdasan Buatan, Kreatifitas, Hak Cipta