Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis Penerapan Restorative Justice Terhadap Tindak Pidana Tanpa Korban Membawa Senjata Tajam oleh Pelaku Anak di Kota Kendari Muhammad Riyamizar Riartono; Fuad Nur
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 3 (2025): JULI-SEPTEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/3herr679

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Restorative Justice terhadap tindak pidana kepemilikan senjata tajam tanpa korban yang dilakukan oleh anak di Kota Kendari, serta mengidentifikasi kendala-kendala yang dihadapi dalam proses penerapannya. Tipe penelitian ini adalah penelitian hukum empiris, menggunakan pendekatan kasus dan berfokus pada data primer dari masyarakat serta peraturan perundang-undangan dan data kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepolisian Resor Kota Kendari menerapkan keadilan rehabilitatif sebagai bagian dari restorative justice dalam menangani kasus anak yang membawa senjata tajam tanpa korban. Pendekatan ini, yang meliputi pembinaan dan pembuatan surat pernyataan di bawah pengawasan orang tua, dilakukan di luar proses peradilan formal. kendala utama pada aspek regulasi, di mana Peraturan Kepolisian Nomor 8 Tahun 2021 tentang Restorative Justice mensyaratkan adanya korban dan perdamaian, penerapan yang sulit diterapkan pada kasus tanpa korban langsung. Mengingat karakteristik unik dari tindak pidana membawa senjata tajam tanpa korban yang dilakukan oleh anak, penelitian ini menekankan perlunya pengembangan regulasi khusus untuk implementasi Restorative Justice untuk kasus serupa.
Analisis Hukum Terhadap Pemenuhan Hak Anak Korban Eksploitasi Seksual Melalui Putusan Pengadilan Fuad Nur
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.19154

Abstract

Penelitian ini mengkaji pemenuhan hak anak korban eksploitasi seksual melalui putusan pengadilan di Indonesia. Eksploitasi seksual terhadap anak merupakan kejahatan serius yang berdampak buruk pada tumbuh kembang dan masa depan anak, sehingga diperlukan mekanisme perlindungan hukum yang efektif. Menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus, penelitian ini menganalisis kontribusi putusan pengadilan dalam pemenuhan hak anak korban eksploitasi seksual, dengan studi kasus pada Putusan No. 101/Pid.B/2014.PN.Rap dan No. 1321/Pid.Sus/2021/PN.Mdn. Hasil penelitian menunjukkan bahwa putusan pengadilan dapat berkontribusi signifikan melalui pendampingan korban, penjatuhan sanksi maksimal terhadap pelaku, pemberian restitusi dan perintah rehabilitasi. Namun, dalam implementasinya, kedua putusan yang dikaji belum optimal dalam memenuhi hak-hak korban, khususnya dalam aspek rehabilitasi dan restitusi. Olehnya itu, dibutuhkan strategi komprehensif termasuk pada penguatan kapasitas aparat penegak hukum, terutama hakim yang memiliki peran strategis dalam memberikan perlindungan melalui putusan yang berkeadilan dan memperhatikan kepentingan terbaik anak sebagai bagian dari sistem perlindungan anak.
Bersama Membangun Desa Melalui Kuliah Kerja Nyata di Desa Watiginanda Kabupaten Buton Selatan Fuad Nur; Sanib, Safril Sofwan; Syata, Wahyu Muhammad; Ahmad Alfian; Chelsea A. Matatula; Fandra Hidin
Ininnawa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Volume 01 Nomor 02 (Oktober 2023)
Publisher : Program Studi Manajemen FEB UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ininnawa.v1i2.532

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) Membangun Desa-Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di Lingkungan Universitas Halu Oleo dirancang sebagai kegiatan pengintegrasian pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan KKN Membangun Desa-MBKM ini diawali dengan persiapan dan perencanaan, pelaksanaan kegiatan di lokasi KKN di Desa Watiginanda Kecamatan Sampolawa Kabupaten Buton Selatan, dan dilanjutkan dengan pembuatan laporan KKN. Seluruh kegiatan KKN Membangun Desa telah dilaksanakan berdasarkan perencanaan sebelumnya. Adapun kegiatan yang terlaksana, yaitu seminar awal KKN, senam sehat rutin, peningkatan kesadaran kolektif masyarakat terhadap fungsi lingkungan, pembuatan dan pemasangan papan nama dusun, penguatan literasi Al-Qur’an, perayaan Nuzulul Qur’an dan lomba keagamaan, pentas seni dan olah raga, pendampingan UMKM, promosi wisata kolam air tawar, kegiatan kampus mengajar, konsultasi publik, dan penyuluhan hukum. Semua kegiatan tersebut telah terlaksana tanpa ada kendala yang berarti. Hal ini dapat menjawab dan sekaligus menjadi solusi dari permasalahan yang ada di desa sehingga dapat menjadikan Desa Watiginanda menuju desa yang lebih sejahtera.
PEMANFAATAN SAMPAH PLASTIK BUNGKUS DETERGEN MENJADI BUNGA LAVENDER Muh. Syata, Wahyu; Muhammad Ilham; Murni Nia; Fuad Nur; Rani Nur Azizah; Minarti Usman
Ininnawa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Volume 02 Nomor 01 (April 2024)
Publisher : Program Studi Manajemen FEB UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ininnawa.v2i1.2092

Abstract

Permasalahan di Indonesia yang dihadapi sekarang ini salah satunya ialah limbah atau sampah. Sampah dapat berdampak negative pada lingkungan maupun pada kesehatan masyarakat seperti tercemarnya lingkungan. Saat ini jumlah sampah yang menumpuk di tempat-tempat pembuangan sampah sudah sangat banyak, sehingga memerlukan pengelolaan sampah yang tepat apakah dari kalangan masyarakt, industrial dan pemerintah. Pengurangan sampah dapat dilakukan dengan 3 pengelolaan sampah yaitu mengurangi, menggunakan kembali dan mendaur ulang. Kegaitan pengabdian ini dilakukan dengan mendaur ulang yaitu Bungkus Detergen Menjadi Bunga Lavender. Ada 7 tahap pembuatan bunga lavender dari bungkus detergen yaitu: siapkan bahan dan alat, memotong detergen, pasang double tipe pada bungkus detergen yang sudah di potong, lipat menjadi dua, gunting kecil-kecil, lilitkan pada kawat yang telah digunting kcil-kecil dan beri daun pada tangkai kawat yang telah dilitkan detergen. Kita sebagai masyarakat terkhusus pada mahasiswa Pendidikan Ekonomi FKIP Universitas Halu Oleo mampu mengidentifikasi peluang bisnis. Pengelolaan sampah plastic menjadi ekonomi kreatif dapat menjadikan sampah plastic tersebut bernilai ekonomi.
Penerapan Delik Perusakan Barang terhadap Fasilitas Publik Saat Demonstrasi: Perspektif Hukum Pidana Indonesia Fuad Nur
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 4 (2025): OKTOBER-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/mf8tqd32

Abstract

Demonstrasi merupakan hak konstitusional warga negara yang dijamin UUD 1945 sebagai wujud kebebasan berpendapat. Namun, demonstrasi seringkali berakhir dengan perusakan fasilitas publik yang menimbulkan kerugian besar. Penelitian ini mengkaji penerapan delik perusakan barang terhadap fasilitas publik saat demonstrasi dalam perspektif hukum pidana Indonesia. Metode penelitian menggunakan yuridis normatif dengan data sekunder dan dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku perusakan fasilitas publik dapat dijerat dengan tiga instrumen hukum: Pasal 406 KUHP tentang perusakan barang, Pasal 170 KUHP tentang kekerasan bersama-sama di muka umum, dan Pasal 187 KUHP tentang tindak pidana yang membahayakan keamanan umum. Namun, penerapan pasal-pasal tersebut harus mempertimbangkan asas geen straf zonder schuld, asas presumption of innocence, dan asas proporsionalitas untuk menjaga keseimbangan antara perlindungan HAM dalam kebebasan berpendapat dengan penegakan hukum terhadap tindakan yang membahayakan kepentingan umum.