Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

HUBUNGAN VULVA HYGIENE DENGAN KEJADIAN INFEKSI LUKA PERINEUM PADA IBU NIFAS Yulianti Hayati, Yulianti Hayati; Rismayanti, Rismayanti
Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Kebidanan Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Kebidanan
Publisher : Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.044211/5x5m5909

Abstract

Infeksi luka perineum merupakan salah satu komplikasi yang sering terjadi pada masa nifas dan dapat mengganggu proses pemulihan ibu. Salah satu faktor penyebab utama adalah kurangnya perawatan kebersihan daerah genital (vulva hygiene) pascapersalinan. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara praktik vulva hygiene dengan kejadian infeksi luka perineum pada ibu nifas di rsud sekarwangi kabupaten sukabumi tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh ibu nifas dengan luka perineum di RSUD Sekarwangi selama tahun 2024. Sampel diambil secara accidental sampling sebanyak 60 responden. Data dikumpulkan melalui observasi dan kuesioner, dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Dari 60 responden, sebanyak 10 ibu melakukan vulva hygiene dengan baik, di mana 4 orang (40,0%) mengalami infeksi dan 6 orang (60,0%) tidak. Sedangkan 50 ibu lainnya tidak melakukan vulva hygiene dengan baik, dan 39 orang (78,0%) di antaranya mengalami infeksi. Total kasus infeksi luka perineum sebanyak 43 orang (71,7%). Uji Chi-Square menunjukkan nilai signifikansi p = 0,015 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan signifikan antara vulva hygiene dan kejadian infeksi luka perineum. Terdapat hubungan signifikan antara vulva hygiene dengan infeksi luka perineum. Edukasi dan pendampingan tentang perawatan kebersihan genital perlu ditingkatkan untuk menurunkan risiko infeksi
HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DENGAN KEJADIAN PREEKLAMPSIA PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS KAMPUNG MANGGIS KABUPATEN BOGOR Yulianti Hayati; Rosi Novalia Cahyani
Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Kebidanan Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Kebidanan
Publisher : Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.044211/qx4zq654

Abstract

Preeklamsi merupakan penyebab kematia kedua terbesar pada kehamilan di dunia.di indonesia preeklamsi dan eklamsia merupakan penyebab kematian berkisaran 1,5% sampai 25% salah satu faktor risiko penyebab terjadinya preeklamsia dan eklamsia adalah overweigh dan obesitas.di united states 30% penyebab preeklamsia adalah obesitas Tujuan penelitian untuk mengetahui IMT dengan kejadian preeklamsi pada ibu hamil yang ANC di puskesmas kp.manggis. Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional analitik yang menggambarkan dan menjelaskan antara variabel independen yaitu indeks massa tubuh dengan variabel dependen yaitu kejadian preeklampsia dengan menggunakan pendekatan cross sectional yang tercatat dalam rekam medis dimana pengukuran dari variabel bebas dan variabel terikat diamati dalam satu waktu terbaru.Data yang dikumpulkankan dari data sekunder sebanyak 40 sampel,  menggunakan  uji statistik Chi Square. Hasil analisis data antara indeks massa tubuh dengan kejadian preeklamsi pada ibu hamil di peroleh nilai uji sebesar 6.320 dengan nilai p-value sebesar 0.012,oleh karena nilai p-value 0.012 (<0.05) artinya terdapat hubungan indeks massa tubuh (IMT) dengan kejadian preeklamsi 
HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DENGAN KEJADIAN PREEKLAMPSIA PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS KAMPUNG MANGGIS KABUPATEN BOGOR Yulianti Hayati; Rosi Novalia Cahyani
Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Kebidanan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Kebidanan
Publisher : Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Preeklamsi merupakan penyebab kematia kedua terbesar pada kehamilan di dunia.di indonesia preeklamsi dan eklamsia merupakan penyebab kematian berkisaran 1,5% sampai 25% salah satu faktor risiko penyebab terjadinya preeklamsia dan eklamsia adalah overweigh dan obesitas.di united states 30% penyebab preeklamsia adalah obesitas Tujuan penelitian untuk mengetahui IMT dengan kejadian preeklamsi pada ibu hamil yang ANC di puskesmas kp.manggis. Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional analitik yang menggambarkan dan menjelaskan antara variabel independen yaitu indeks massa tubuh dengan variabel dependen yaitu kejadian preeklampsia dengan menggunakan pendekatan cross sectional yang tercatat dalam rekam medis dimana pengukuran dari variabel bebas dan variabel terikat diamati dalam satu waktu terbaru.Data yang dikumpulkankan dari data sekunder sebanyak 40 sampel, menggunakan uji statistik Chi Square. Hasil analisis data antara indeks massa tubuh dengan kejadian preeklamsi pada ibu hamil di peroleh nilai uji sebesar 6.320 dengan nilai p-value sebesar 0.012,oleh karena nilai p-value 0.012 (<0.05) artinya terdapat hubungan indeks massa tubuh (IMT) dengan kejadian preeklamsi
HUBUNGAN VULVA HYGIENE DENGAN KEJADIAN INFEKSI LUKA PERINEUM PADA IBU NIFAS Yulianti Hayati
Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Kebidanan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Kebidanan
Publisher : Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infeksi luka perineum merupakan salah satu komplikasi yang sering terjadi pada masa nifas dan dapat mengganggu proses pemulihan ibu. Salah satu faktor penyebab utama adalah kurangnya perawatan kebersihan daerah genital (vulva hygiene) pascapersalinan. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara praktik vulva hygiene dengan kejadian infeksi luka perineum pada ibu nifas di rsud sekarwangi kabupaten sukabumi tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh ibu nifas dengan luka perineum di RSUD Sekarwangi selama tahun 2024. Sampel diambil secara accidental sampling sebanyak 60 responden. Data dikumpulkan melalui observasi dan kuesioner, dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Dari 60 responden, sebanyak 10 ibu melakukan vulva hygiene dengan baik, di mana 4 orang (40,0%) mengalami infeksi dan 6 orang (60,0%) tidak. Sedangkan 50 ibu lainnya tidak melakukan vulva hygiene dengan baik, dan 39 orang (78,0%) di antaranya mengalami infeksi. Total kasus infeksi luka perineum sebanyak 43 orang (71,7%). Uji Chi-Square menunjukkan nilai signifikansi p = 0,015 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan signifikan antara vulva hygiene dan kejadian infeksi luka perineum. Terdapat hubungan signifikan antara vulva hygiene dengan infeksi luka perineum. Edukasi dan pendampingan tentang perawatan kebersihan genital perlu ditingkatkan untuk menurunkan risiko infeksi
HUBUNGAN ANEMIA DENGAN KEJADIAN PERDARAHAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BUNIWANGI KABUPATEN SUKABUMI Yulianti Hayati; Agil Trisnawati; Fanny Hidayat
Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Kebidanan Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Kebidanan
Publisher : Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Anemia ditandai dengan rendahnya konsentrasi hemoglobin atau hematokrit nilai ambang batas yang disebabkan oleh rendahnya produksi sel darah merah (eritrosit) dan hemoglobin, meningkatnya kerusakan eritrosit, atau kehilangan darah yang berlebihan Berdasarkan data dari hasil Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia SDKI (2016), angka kematian ibu (AKI) melonjak drastis 359 per 100.000 kelahiran hidup. Beberapa penyebab langsung kematian ibu di Indonesia masih didominasi oleh perdarahan (42%), ekslampsia (13%), infeksi (10%), dan lainnya. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan anemia dengan kejadian perdarahan di wilayah kerja Puskesmas Buniwangi. Metode penelitian menggunakan longitudinal retrospektif. Sample berjumlah berjumlah 72 ibu hamil yang terdaftar di Puskesmas Buniwangi dengan menggunakan Teknik pengambilan sample teknik random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kejadian anemia dengan kejadian perdarahan di Puskesmas Buniwangi dengan nilai p-value adalah 0,001. Diharapkan untuk meningkatkan kegiatan penyuluhan yang berkualitas tentang tanda bahaya Anemia pada ibu hamil agar ibu mengerti dan dapat mengambil tindakan yang tepat apabila terjadi tanda bahaya Anemia pada Ibu Hamil