Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

OPTIMALISASI PENGELOLAAN DAN PUBLIKASI DATA STATISTIK KELURAHAN GAYUNGAN MELALUI PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN WEBSITE Ramadan, Arip; Anaking, Purnama; Ma’ady, Mochamad Nizar Palefi; Alhari, Muhammad Ilham; Widyaiswari, Rahma Putri; Azizah, Faradilla Nur; Pratama, Arya Yudha
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 3 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i3.31297

Abstract

Abstrak: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan pengelolaan data statistik di Kelurahan Gayungan, yang merupakan aspek penting dalam mendukung perencanaan pembangunan yang lebih efektif. Pegawai kelurahan membutuhkan pemahaman yang memadai dalam pengelolaan data untuk memastikan informasi yang disampaikan kepada masyarakat akurat dan transparan. Oleh karena itu, pelatihan dan pengembangan website untuk publikasi data menjadi fokus utama dalam kegiatan ini. Metode yang digunakan mencakup sosialisasi, workshop, dan praktikum yang melibatkan 15 pegawai kelurahan sebagai mitra utama. Evaluasi dilakukan melalui survei sebelum dan sesudah pelatihan untuk mengukur peningkatan keterampilan yang diperoleh. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan pengelolaan data sebesar 82%, serta peningkatan transparansi dan akuntabilitas informasi publik yang disajikan melalui website kelurahan. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan pegawai kelurahan dapat mengelola dan menyajikan data dengan lebih efektif, yang pada gilirannya mendukung perencanaan pembangunan yang lebih baik dan partisipatif.Abstract: This community service activity aims to improve statistical data management skills in Kelurahan Gayungan, which is an important aspect in supporting more effective development planning. Kelurahan employees need adequate understanding in data management to ensure the information delivered to the community is accurate and transparent. Therefore, training and website development for data publication were the main focus of this activity. The methods used included socialization, workshops, and practicum involving 15 kelurahan employees as the main partners. Evaluation was conducted through pre- and post-training surveys to measure the improvement of skills acquired. The results of the training showed an increase in data management skills by 82%, as well as an increase in transparency and accountability of public information presented through the village website. With this training, it is expected that urban village employees can manage and present data more effectively, which in turn supports better and participatory development planning.
Perbandingan standarisasi ekstrak daun teh hijau (Camellia sinensis L.) dengan pelarut yang berbeda Pratama, Arya Yudha; Arianti, Varda; Adrianto, Dimas; Krismayadi, Krismayadi
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 6s (2024): Mewujudkan Indonesia Sehat: Transformasi Sistem Kesehatan di Era Baru
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i6s.1176

Abstract

Teh hijau (Camellia sinensis L. Kuntze) adalah salah satu tanaman yang paling banyak dikonsumsi di dunia. Teh hijau dikenal sebagai minuman herbal berkhasiat tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai parameter spesifik dan non spesifik serta kandungan metabolit sekunder pada ekstrak etanol dan aquadest teh hijau. Ekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96% dan aquadest. Jenis penelitian eksperimental. Hasil ekstrak didapatkan  rendemen etanol 31% dan aquadest 28%. Pada hasil penetapan parameter spesifik dan non spesifik menunjukkan bahwa ekstrak teh hijau  pada pengujian organoleptik didapatkan hasil berbentuk kental, warna coklat, bau khas, rasa pahit sepat. kadar sari larut etanol pada ekstrak etanol 42%, ekstrak aquadest 45,4% dan kadar sari larut aquadest esktrak etanol 49% dan aquadest 50,1%. Hasil kandungan senyawa metabolit sekunder pada teh hijau mengandung flavonoid, tannin, saponin dan alkoloid. Hasil standarisasi parameter non spesifik pada ekstrak teh hijau, kadar air ekstrak etanol 2,0% ekstrak aquadest 2,2%, Kadar abu ekstrak etanol 6,4% ekstrak aquadest 8,6%, susut pengeringan ekstrak etanol 0,14% ekstrak aquadest 0,19%, sisa pelarut ekstrak etanol 0,9574, bobot jenis ekstrak etanol 0,97, ekstrak aquadest 0,96. Hasil dari standarisasi ekstrak teh hijau  dalam penelitian ini memenuhi persyaratan.