Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Pada Masyarakat di Kelurahan Kolo Untuk Mendukung Kota Bima Bersih, Indah, Sehat dan Asri (BISA) Darmin Darmin; Juraidin Juraidin; M. Noris; Eka Puzi Lestari; Nurilah Kuswanti; Almagfirah Almagfirah; Christien Gloria Tutu
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4096

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan upaya preventif penting untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan indikator PHBS dalam tatanan rumah tangga oleh masyarakat Kelurahan Kolo, Kota Bima, guna mendukung terciptanya lingkungan yang sehat, bersih, dan asri. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain cross-sectional. Data dikumpulkan melalui survei terhadap 210 kepala keluarga (KK) yang dipilih secara acak di wilayah kerja Puskesmas Kolo pada 14–22 Maret 2025. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner dan wawancara langsung. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk grafik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 10 indikator PHBS, dua indikator dengan tingkat kepatuhan terendah yaitu pemberian ASI eksklusif (60%) dan tidak merokok dalam rumah (41,90%). Meskipun demikian, delapan indikator lainnya mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan kemajuan dalam penerapan PHBS di masyarakat meskipun tantangan tetap ada, terutama dalam mengubah perilaku merokok dalam rumah dan meningkatkan kesadaran ibu mengenai pentingnya ASI eksklusif. Pendekatan edukatif yang lebih intensif dan berbasis komunitas diperlukan, dengan mempertimbangkan faktor sosial, budaya, dan ekonomi dalam perumusan strategi intervensi guna meningkatkan efektivitas program PHBS secara berkelanjutan.
Analisis Kandungan Boraks Pada Makanan Dengan Menggunakan  Ekstra Air Kunyit Eka Puzi Lestari; Lathifah Lathifah; Mastorat; M Noris; Arini Arini
Jurnal Teras Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1: Januari (2025)
Publisher : PT. Teras Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini, industri pangan di Indonesia telah berkembang sangat pesat, ditandai dengan banyaknya industri kecil maupun besar memproduksi berbagai macam makanan, sehingga banyak pedagang menggunakan bahan-bahan adiktif yang relatif murah seperti boraks. Penggunaan boraks pada makanan memerlukan perhatian serius oleh berbagai pihak karena memiliki dampak negatif bagi Kesehatan. Metode Penelitian ini menggunakan Metode desain deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan boraks dalam berbagai sampel makanan seperti nugget, sosis, dadar gulung dan bolu kukus, dengan menggunkan ekstrak air kunyit sebagai indikator. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa dari empat sampel makanan yang diuji, dua sampel (nugget dan sosis) positif mengandung boraks, sementara dua sampel lainnya (dadar gulung dan bolu kukus) tidak mengandung boraks. Penemuan ini menggaris bawahi pentingnya kesadaran akan penggunaan bahan tambahan yang berbahaya dalam makanan. Konsumen perlu lebih waspada dan industri makanan harus mematuhi regulasi kesehatan untuk mencegah risiko kesehatan masyarakat.
Edukasi Pemberian MP-Asi Sehat Pada Bayi Di Wilayah Kerja Puskesmas Kolo Eka Puzi Lestari; Alkhair
Jurnal Teras Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2: Juli (2025)
Publisher : PT. Teras Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dua tahun pertama kehidupan merupakan masa krusial bagi tumbuh kembang anak, di mana asupan gizi optimal sangat dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif. Setelah usia enam bulan, ASI saja tidak mencukupi kebutuhan nutrisi bayi, sehingga diperlukan pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) yang sehat dan sesuai standar. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman ibu mengenai pentingnya pemberian MP-ASI yang tepat guna mencegah masalah gizi pada anak. Metode kegiatan bersifat partisipatif dan edukatif, dilaksanakan pada 9 April 2025 di Kelurahan Kolo, Kecamatan Asakota, Kota Bima, melalui penyuluhan langsung kepada ibu-ibu dengan anak usia 6–24 bulan, disertai media buku panduan dan sesi tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme peserta yang tinggi, ditunjukkan dengan partisipasi aktif dan tanggapan positif terhadap materi yang disampaikan. Meskipun tidak dilakukan evaluasi tertulis atau tindak lanjut, kegiatan ini memberikan pengetahuan dasar tentang prinsip pemberian MP-ASI yang sehat, seperti waktu, tekstur, variasi, dan kebersihan makanan. Kesimpulannya, edukasi ini berpotensi menjadi langkah awal dalam meningkatkan kesadaran gizi masyarakat dan mendukung upaya pencegahan stunting di wilayah tersebut.