Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Tinjauan Hukum Terhadap Pembatalan Perjanjian Hibah Karena Pengingkaran Junaidin; Iksan; Mastorat
Jurnal Hukum Lex Generalis Vol 6 No 4 (2025): Tema Hukum Perdata dan Kenotariatan
Publisher : CV Rewang Rencang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56370/jhlg.v6i4.1674

Abstract

The grant agreement is a unilateral agreement voluntarily made by the donor to the recipient. However, in practice, the grant agreement may be revoked due to a breach or the failure of the recipient to meet specific conditions. This article explores the legal basis for revoking a grant agreement due to breach, from both normative and sociological perspectives. The study finds that under certain conditions, such revocation is legally justified based on principles of justice, good faith, and propriety in civil law.
Analisis Kandungan Boraks Pada Makanan Dengan Menggunakan  Ekstra Air Kunyit Eka Puzi Lestari; Lathifah Lathifah; Mastorat; M Noris; Arini Arini
Jurnal Teras Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1: Januari (2025)
Publisher : PT. Teras Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini, industri pangan di Indonesia telah berkembang sangat pesat, ditandai dengan banyaknya industri kecil maupun besar memproduksi berbagai macam makanan, sehingga banyak pedagang menggunakan bahan-bahan adiktif yang relatif murah seperti boraks. Penggunaan boraks pada makanan memerlukan perhatian serius oleh berbagai pihak karena memiliki dampak negatif bagi Kesehatan. Metode Penelitian ini menggunakan Metode desain deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan boraks dalam berbagai sampel makanan seperti nugget, sosis, dadar gulung dan bolu kukus, dengan menggunkan ekstrak air kunyit sebagai indikator. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa dari empat sampel makanan yang diuji, dua sampel (nugget dan sosis) positif mengandung boraks, sementara dua sampel lainnya (dadar gulung dan bolu kukus) tidak mengandung boraks. Penemuan ini menggaris bawahi pentingnya kesadaran akan penggunaan bahan tambahan yang berbahaya dalam makanan. Konsumen perlu lebih waspada dan industri makanan harus mematuhi regulasi kesehatan untuk mencegah risiko kesehatan masyarakat.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Penghijauan Berkelanjutan Berbasis Pohon Buah Lokal di Desa Waduwani Nur Husnul Khatimah; Darmin; Mastorat; Umar Sagaf; Juhriati; Sarman; Syafruddin; Ilham; Wahyudinsyah; Jufrin
Journal of Excellence Humanities and Religiosity Vol. 3 No. 2: Juli (2026)
Publisher : Journal of Excellence Humanities and Religiosity

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34304/joehr.v3i2.597

Abstract

Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian lingkungan serta terbatasnya upaya penghijauan di tingkat desa menjadi salah satu tantangan dalam mewujudkan lingkungan yang sehat, asri, dan berkelanjutan. Kondisi tersebut mendorong pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat berupa penghijauan berkelanjutan berbasis pohon buah lokal di Desa Waduwani, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pelestarian lingkungan sekaligus mendukung pemanfaatan ruang terbuka hijau yang produktif. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, sosialisasi pentingnya penghijauan, koordinasi dengan pemerintah desa dan masyarakat, distribusi bibit, serta penanaman pohon secara partisipatif. Kegiatan melibatkan 120 peserta yang terdiri atas mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN), pemerintah desa, Karang Taruna, dan masyarakat setempat. Sebanyak 300 bibit pohon buah lokal, meliputi mangga, jambu, sawo, dan sirsak, ditanam di sepanjang wilayah Desa Waduwani. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme dan keterlibatan aktif masyarakat dalam setiap tahapan program penghijauan. Hasil monitoring pascakegiatan menunjukkan tingkat keberhasilan tumbuh tanaman sebesar 85%, yang mengindikasikan bahwa sebagian besar bibit mampu beradaptasi dan tumbuh dengan baik pada lokasi penanaman. Program ini memberikan manfaat ekologis berupa peningkatan tutupan vegetasi, perbaikan kualitas lingkungan, serta potensi manfaat ekonomi melalui pemanfaatan hasil tanaman buah pada masa mendatang. Dengan demikian, penghijauan berkelanjutan berbasis pohon buah lokal dapat menjadi strategi efektif dalam mendukung pelestarian lingkungan dan pembangunan desa yang berkelanjutan
The Role of Religious Courts in Resolving Inheritance Disputes Through Judicial Legal Reasoning: An Analysis of 2024 Court Decisions Mukhtar; Zuhrah; Mastorat
KASTA : Jurnal Ilmu Sosial, Agama, Budaya dan Terapan Vol. 5 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kasta.v5i2.4295

Abstract

Inheritance disputes remain one of the most frequently litigated civil cases before Religious Courts in Indonesia, reflecting the complexity of legal relationships among heirs as well as differences in interpreting Islamic inheritance law. Although the Religious Court possesses absolute jurisdiction over inheritance disputes involving Muslims, variations in judicial legal reasoning continue to influence the consistency and quality of judicial decisions. This study aims to analyze the role of the Religious Court in resolving inheritance disputes and examine the legal considerations employed by judges in inheritance cases adjudicated in 2024. The research adopts an empirical juridical approach using statutory, conceptual, and case approaches. Primary data were obtained through interviews and analysis of court decisions, while secondary data were collected from legislation, legal literature, and scholarly publications concerning inheritance law and judicial authority. The findings indicate that the Religious Court performs not only an adjudicative function but also serves as an institution promoting legal certainty, justice, and societal benefit through comprehensive judicial reasoning. Judicial decisions demonstrate that judges integrate statutory provisions, Islamic legal principles, jurisprudence, and sociological considerations to achieve substantive justice. This study contributes to the development of inheritance law by proposing a comprehensive model of judicial reasoning that strengthens consistency in inheritance dispute resolution within Indonesia's Religious Court system.