Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kesulitan Belajar Siswa Kelas X di SMK Negeri 4 Tangerang Rachmawati, Ruruh; Nurmaladewi, Rina; Handayani, Fitroh; Suhendri, Huri; Andriani, Siska
JURNAL JENDELA MATEMATIKA Vol. 3 No. 02 (2025): Jurnal Jendela Matematika: Edisi Juli 2025
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjm.v3i02.1663

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kesulitan belajar matematika dari dua perspektif, yaitu guru dan siswa, di kelas X Teknik Mesin dan X Desain Gambar Mesin SMK Negeri 4 Tangerang. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan campuran (mixed methods). Data kuantitatif diperoleh dari hasil Ujian Akhir Semester (UAS) matematika, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui wawancara terhadap dua guru matematika dan lima siswa dari masing-masing kelas. Hasil wawancara siswa menunjukkan bahwa meskipun metode pengajaran guru sudah bervariasi dan menggunakan media pembelajaran digital, sebagian siswa masih mengalami kesulitan terutama pada materi yang abstrak dan kompleks. Guru memberikan perhatian individual dan metode remedial untuk membantu siswa yang kesulitan, namun masih menghadapi tantangan motivasi belajar dan kemampuan dasar berhitung siswa yang rendah. Data nilai UAS menunjukkan bahwa mayoritas siswa memperoleh nilai pada rentang 55–74 dengan rata-rata 61, mengindikasikan kemampuan matematika yang sedang dengan variasi cukup besar antar siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan pembelajaran matematika sangat dipengaruhi oleh kombinasi metode pengajaran yang adaptif, penggunaan media yang tepat, dan peran aktif guru dalam memahami karakteristik siswa. Rekomendasi diberikan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru serta mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih kreatif dan kontekstual.
INTEGRASI PENDEKATAN STEM DAN STEAM DALAM PEMBELAJARAN MIPA: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW TERHADAP 21 JURNAL INTERNASIONAL & NASIONAL TAHUN 2020–2025 Mawar, Uning Duwi; Hartani, Mukti; Nurmaladewi, Rina; Nurhasanah, Neneng; Handayani, Fitroh; Togatorob, Martahan Bostanglaut; Zulfachri, Zulfachri; Suryana, Andri
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 11, No 1 (2026): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/eksakta.v11i1.%p

Abstract

Pembelajaran berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) dan STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) telah berkembang sebagai salah satu pendekatan pedagogik yang paling menonjol dalam mendukung pengembangan keterampilan abad ke-21, seperti pemikiran kritis, kreativitas, komunikasi, kolaborasi, dan pemecahan masalah. Kajian ini bertujuan menyintesis berbagai hasil penelitian mengenai implementasi STEM dan STEAM dalam pembelajaran MIPA (Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam) melalui metode Systematic Literature Review (SLR) terhadap 21 jurnal nasional dan internasional yang diterbitkan pada periode 2020–2025. Kajian dilakukan dengan menelaah artikel yang membahas model pembelajaran STEM/STEAM, pengembangan bahan ajar, inovasi media, dampaknya terhadap kompetensi kognitif maupun nonkognitif, serta tantangan implementasinya di konteks sekolah dasar hingga sekolah menengah. Hasil review menunjukkan bahwa integrasi STEM/STEAM secara konsisten memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kemampuan berpikir kreatif, berpikir kritis, hasil belajar, pemahaman konsep, kemampuan koneksi matematis, keterampilan proses ilmiah, serta literasi sains dan teknologi siswa. Model pembelajaran yang paling efektif dalam implementasi STEM/STEAM adalah Project-Based Learning (PjBL), Problem-Based Learning (PBL), dan Challenge-Based Learning (CBL). Temuan lain menunjukkan bahwa media inovatif seperti Papan Gekola, animasi berbasis STEAM, modul berbasis proyek, hingga bahan ajar integratif mampu meningkatkan keterlibatan peserta didik. Namun, terdapat tantangan berupa keterbatasan kompetensi guru, kurangnya fasilitas teknologi, serta belum terintegrasinya STEM/STEAM secara eksplisit dalam kebijakan kurikulum nasional. Kajian ini merekomendasikan perlunya pelatihan guru secara berkelanjutan, penguatan kurikulum berbasis interdisipliner, dan penelitian lanjutan tentang integrasi aspek psikologis seperti motivasi dan self-efficacy dalam pembelajaran STEM/STEAM.