Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

SISTEM KLASIFIKASI URL UNTUK DETEKSI SITUS BERBAHAYA BERBASIS ANALISIS FITUR JARINGAN Yeremia, Yeremia Setya Maharman Gurning; Dedy Kiswanto; Leni Karmila Daulay; Aurela Khoiri Nasution
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v14i1.8186

Abstract

Peningkatan aktivitas cybercrime seperti phishing, malware, dan penipuan daring menyebabkan kebutuhan akan sistem deteksi situs berbahaya yang efektif semakin mendesak. Penelitian ini mengembangkan Sistem Klasifikasi URL untuk Deteksi Situs Berbahaya Berbasis Analisis Fitur Jaringan yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan situs menjadi tiga kategori, yaitu normal, suspicious, dan malicious. Sistem dirancang menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan integrasi API URLHaus sebagai sumber referensi data situs berbahaya. Proses analisis dilakukan dengan memeriksa sejumlah fitur jaringan, meliputi panjang URL, jumlah subdomain, penggunaan protokol HTTPS, karakter spesial, port non-standar, serta kata kunci mencurigakan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mendeteksi situs berbahaya secara real-time dengan waktu respon rata-rata kurang dari tiga detik per URL. Selain itu, sistem menampilkan hasil analisis dalam bentuk visual seperti progress bar tingkat risiko dan keterangan fitur yang memengaruhi hasil klasifikasi. Berdasarkan evaluasi, sistem dapat mengklasifikasikan URL dengan akurat dan efisien tanpa perlu mengakses konten situs secara langsung, sehingga aman untuk digunakan. Sistem ini diharapkan dapat menjadi solusi praktis dalam meningkatkan kesadaran pengguna terhadap ancaman siber serta dasar pengembangan lanjutan berbasis machine learning untuk peningkatan akurasi di masa depan.
PENERAPAN SIMPLEQUEUE PADA BANDWIDTH MANAGEMENT MIKROTIK RB941 – 2ND UNTUK PEMBATASAN BANDWIDTH INTERNET Pritiy Singgam; Thania Dealva Arsyad; Afifah Naila Nasution; Dedy Kiswanto
Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol. 12 No. 1 (2026): JUTIK : Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer, Edisi April 2026
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jutik.v12i1.3792

Abstract

The rapid development of information technology demands a reliable and efficient internet network. One common issue in network usage is the uneven distribution of bandwidth, which results in some users enjoying smooth internet access while others face disruptions. This study aims to analyze and explain the implementation of the Simple Queue feature on the Mikrotik RB941–2nD device as a solution for bandwidth management. The method used is an applied experiment by configuring data rate limitations and setting packet priorities on a WiFi network. The purpose of this test is to evaluate the effectiveness of the Simple Queue feature on the MikroTik router in limiting internet bandwidth for each device on the network. The configuration sets a bandwidth limit of 64 kbps, tested through the Rate graph on the MikroTik interface and a speed test from the client side. The test results show that the client device receives a download speed of only 0.04 Mbps and an upload speed of 0.18 Mbps when the restriction is active, which is close to the predefined limit. This proves that the Simple Queue feature successfully performs its function in controlling bandwidth usage according to the specified schedule, namely Monday to Friday from 08:00 to 12:10. This limitation also effectively prevents internet access domination by a single device, allowing for more equitable connection distribution. However, the 64 kbps speed limit is considered too low for current internet activity needs and should be adjusted to continue supporting an optimal user experience.
Eksplorasi Pengalaman dan Persepsi Mahasiswa terhadap Penggunaan Meta AI sebagai Konselor Virtual dalam Curhat Digital Ginting, Septy Deovalina; Delviananda Harahap; Muhammad Zaki Ulwi; Dara Muna Lubis; Nur Silvina; Dedy Kiswanto; Utami Nurhafsari Putri
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 6 No 5 (2026): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v6i5.5058

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman dan persepsi mahasiswa terhadap penggunaan Meta AI sebagai konselor virtual dalam curhat digital. Latar belakang penelitian ini didasari oleh meningkatnya permasalahan kesehatan mental di kalangan generasi Z serta kecenderungan mereka mencari dukungan emosional melalui media digital yang mudah diakses dan anonim. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner daring yang diisi oleh 350 mahasiswa Universitas Negeri Medan. Instrumen penelitian disusun berdasarkan lima aspek model penerimaan teknologi (TAM): Perceived Ease of Use, Perceived Usefulness, Attitude Toward Using, Behavioral Intention to Use, dan Actual System Usage. Hasil menunjukkan bahwa Meta AI dinilai cukup mudah digunakan (65%) dan bermanfaat (63,2%) sebagai media curhat digital. Sikap pengguna tergolong positif (58,9%), meskipun empati buatan masih dirasakan terbatas. Niat penggunaan di masa depan (56,9%) serta pengalaman nyata (55,5%) menunjukkan bahwa Meta AI belum sepenuhnya terintegrasi dalam rutinitas mahasiswa. Dengan demikian hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa mahasiswa memiliki pengalaman yang cukup banyak terhadap Meta AI yang digunakan dalam curhat digital dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga memunculkan persepsi positif dikalangan Mahasiswa Universitas Negeri Medan.