Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pendekatan Patient-Centered Marketing Dalam Meningkatkan Kepuasan Dan Loyalitas Pasien Di Rumah Sakit Kasmiati, Neng; Amalia, Rosi; Hartono, Budi; Daud, Alfani Ghutsa
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 20, No 2 (2026): Vol 20 No. 02 JANUARI 2026
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v20i2.7565

Abstract

Penerapan patient-centered marketing menjadi strategi penting dalam meningkatkan daya saing dan kualitas layanan rumah sakit. Studi ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pendekatan pemasaran yang berfokus pada kebutuhan, preferensi dan pengalaman pasien dapat mempengaruhi tingkat kepuasan serta loyalitas pasien. Dengan menggunakan metode literature review terhadap 20 jurnal nasional dan internasional, studi ini menyimpulkan bahwa penerapan patient-centered marketing yang tepat dapat meningkatkan kualitas interaksi layanan, memperkuat komunikasi, serta mendukung terciptanya pengalaman pasien yang lebih positif. Dari sudut pandang manajerial, strategi ini berperan sebagai alat untuk memahami harapan pasien, memantau kualitas pelayanan, serta mengevaluasi efektivitas program pemasaran rumah sakit. Selain itu, patient-centered marketing juga menjadi dasar bagi pengambilan keputusan strategis dalam meningkatkan kepuasan dan retensi pasien, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Studi ini menegaskan bahwa rumah sakit yang secara konsisten menerapkan penerapan pemasaran berorientasi pasien cenderung memiliki tingkat kepuasan dan loyalitas yang lebih tinggi serta hubungan jangka panjang yang lebih kuat dengan pasien. Temuan ini menekankan pentingnya penguatan kapasitas manajemen dan tenaga kesehatan dalam menerapkan prinsip pelayanan yang berpusat pada pasien sebagai strategi keberlanjutan rumah sakit.Kata Kunci: Kepuasan Pasien, Loyalitas Pasien , Patient-Centered Marketing
Strategi Perencanaan Kebutuhan Obat Dan Alat Kesehatan Di Fasilitas Kesehatan Kasmiati, Neng; Amalia, Rosi; Hartono, Budi; Daud, Alfani Ghutsa
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 20, No 1 (2026): Vol 20 No. 01 JANUARI 2026
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v20i1.7569

Abstract

Perencanaan kebutuhan obat dan alat kesehatan merupakan komponen penting dalam manajemen logistik fasilitas kesehatan karena memengaruhi ketersediaan pelayanan, mutu layanan, dan efisiensi anggaran. Data nasional menunjukkan bahwa 41% rumah sakit mengalami kekosongan obat esensial setidaknya sekali dalam satu tahun, sementara 28% melaporkan ketidaksesuaian pengadaan alat kesehatan, terutama saat terjadi peningkatan kasus penyakit. Ketidaktepatan perencanaan dapat menimbulkan kekosongan stok, penumpukan obat kedaluwarsa, dan ketidakefisienan operasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi perencanaan kebutuhan logistik farmasi melalui pendekatan konsumsi, epidemiologi, dan metode kombinasi. Metode yang digunakan adalah literature review terhadap 25 artikel nasional dan internasional yang diterbitkan pada periode 2015–2024 dari Google Scholar, PubMed, dan Portal Garuda dengan kata kunci yang relevan. Seleksi artikel dilakukan berdasarkan relevansi, kelengkapan teks, dan kesesuaian metodologi. Hasil menunjukkan bahwa metode konsumsi paling banyak digunakan karena mudah diterapkan, namun akurasinya sangat dipengaruhi kualitas pencatatan. Metode epidemiologis lebih sesuai untuk penyakit kronis dan program prioritas, sedangkan metode kombinasi memberikan hasil perencanaan yang lebih stabil, terutama pada fasilitas dengan kebutuhan beragam. Penggunaan sistem informasi logistik juga terbukti meningkatkan akurasi perencanaan sebesar 30–40%. Kesimpulannya, perencanaan optimal memerlukan penerapan metode yang adaptif, didukung pencatatan yang baik, pemanfaatan teknologi informasi, dan koordinasi antarunit.Kata Kunci: Logistik Farmasi, Perencanaan Kebutuhan Obat, Pengendalian Persediaan