Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Media Sosial terhadap Efektivitas Sistem Informasi Opersional: Peran Mediasi Employee Engagement Tenrisau, Muhammad Akhsan; Budiandriani; Mangara, Muh. Imron; Nuriani
Economics and Digital Business Review Vol. 7 No. 1 (2025): Agustus - Januari
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v7i1.2842

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media sosial terhadap efektivitas sistem informasi operasional dengan mempertimbangkan peran mediasi employee engagement. Dalam era digital, media sosial tidak hanya digunakan sebagai alat komunikasi eksternal tetapi juga memainkan peran penting dalam internalisasi informasi dan kolaborasi antar karyawan. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan dari 150 responden yang bekerja di sektor swasta dengan sistem informasi terkomputerisasi. Analisis dilakukan menggunakan metode SEM (Structural Equation Modeling). Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial berpengaruh signifikan terhadap efektivitas sistem informasi operasional, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui employee engagement. Implikasi praktis dari penelitian ini mengarah pada pentingnya integrasi media sosial dalam lingkungan kerja untuk meningkatkan keterlibatan karyawan dan efektivitas sistem informasi.
ANALISIS PENDAPATAN PETANI KARET DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DESA TEMPAPAN HULU KECAMATAN GALING PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM Nuriani; Hutagaluh, Oskar; Jum’an
Cross-Border Journal of Business Management Vol. 5 No. 2 (2025): Cross-Border Journal of Business Management
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammaad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of the agricultural sector is directed at increasing the productivity of agricultural products to meet the food needs of the people and the needs of the domestic industry, increase exports, increase farmer incomes, expand employment opportunities and encourage business opportunities. In Galing District, most of the people's livelihoods are farming, planting plantation commodities such as rubber. Technically the commodities in Galing District are very supportive, there is still a lot of unused critical land which is a potential for plantation development in the future. One of them is that in Tempapan Hulu Village almost every household in Tempapan Hulu Village works as a rubber farmer. Even though Tempapan Hulu Village is one of the rubber-producing villages in Galing District, the reality shows that not all rubber farming communities live in better conditions and with the same land area but there are different levels of income generated by rubber farmers. This research is a field research with primary data and secondary data. Collecting data in this study using the method of observation, interviews. The analytical method used is a qualitative analysis method. The results of this study indicate that the income level of the community in Tempapan Hulu Village is still relatively low because the income of the people who still do not meet the UMK standards of Sambas Regency, the income of the rubber farming community is only around 1-2 million due to low rubber prices and also the rubber farmer's income depends on the weather . For the welfare of the community in Tempapan Hulu Village it is also still relatively low because the income from rubber products has not been able to fully meet the needs of the community and also the education of the community is still low due to damaged road access and also schools that are not provided in the village while for welfare in an economic perspective Islamic society belongs to the perspective of Islamic economics because the community carries out it responsibly and involves Allah in the work and also they perform the dawn prayer first before tapping rubber and in buying fertilizer the community has paid in cash not in debt.
IMPLEMENTASI PKM MELALUI PROGRAM MAGANG MAHASISWA ILMU HUKUM UNIVERSITAS ISLAM KUANTAN SINGINGI DI PENGADILAN AGAMA TELUK KUANTAN Nola riona ramadhan; Tya Laila Fitria; Dwi erlinda putri; Adila Sandia Fitri; Nuriani; Febri andika; Muhammad atala Rafif; Afrinald Rizhan; Aprinelita; Rismahayani
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 2 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i2.4956

Abstract

Program magang mahasiswa hukum merupakan bagian dari Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang bertujuan untuk menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik hukum. Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum Universitas Islam Kuantan Singingi di Pengadilan Agama Teluk Kuantan pada periode 21 Juli–19 September 2025. Pemilihan topik ini didasarkan pada pentingnya memberikan pengalaman kontekstual kepada mahasiswa agar memahami proses administrasi perkara, jalannya persidangan, serta mekanisme mediasi. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendekatan service learning dengan tahapan analisis kebutuhan, perencanaan program, pelaksanaan kegiatan inti, evaluasi, serta pendampingan berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa memperoleh keterampilan praktis dalam pengelolaan dokumen perkara, mengikuti alur persidangan, serta memahami peran mediasi sebagai alternatif penyelesaian sengketa. Keberadaan mahasiswa juga membantu efektivitas pelayanan publik di Pengadilan Agama Teluk Kuantan, khususnya dalam bidang administrasi dan kepaniteraan. Secara kelembagaan, program ini memperkuat kerja sama antara universitas dengan lembaga peradilan sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas layanan hukum kepada masyarakat. Dengan demikian, implementasi PKM melalui program magang terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa, mendukung penguatan kelembagaan mitra, dan berpotensi untuk dikembangkan secara berkelanjutan