Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peningkatan Self-esteem Dan Self-efficacy Anak Panti Asuhan Abul Hasan Melalui Program LOKER Fathiya, Chika Khansa; Sianturi, Gabriela Pricilia; Wulandari, Putri; Rahmi, Skarina; Adila, Ratna Darma; Oktarina, Yosi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi Januari - Maret
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i1.5566

Abstract

Panti Asuhan Abul Hasan menghadapi tantangan terkait kesehatan mental anak-anak asuhnya, seperti rendahnya rasa percaya diri (self-esteem) dan keyakinan terhadap kemampuan diri (self-efficacy). Anak-anak ini juga belum pernah mendapatkan edukasi tentang kesehatan mental, sehingga mengalami kesulitan beradaptasi dan semangat belajar yang menurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program Literasi Digital, Olahraga, Konseling, Edukasi, dan Rekreasi (LOKER) dalam meningkatkan self-esteem dan self-efficacy anak-anak panti. Program dilaksanakan selama dua bulan dengan enam kali pertemuan, melibatkan 14 anak laki-laki dari berbagai jenjang pendidikan. Metode yang digunakan mencakup penyuluhan, pelatihan, serta kegiatan interaktif yang terstruktur. Kegiatan meliputi literasi digital, pelatihan Canva, olahraga, konseling, edukasi kesehatan mental, dan rekreasi. Program LOKER berhasil meningkatkan self-esteem dan self-efficacy anak-anak panti asuhan, terlihat dari peningkatan hasil pre-test dan post-test literasi digital dari rata-rata 60 menjadi 88. Kegiatan olahraga, konseling, edukasi kesehatan mental, dan rekreasi juga memberikan dampak positif, termasuk peningkatan keterampilan sosial, pengelolaan emosi, serta motivasi belajar. Keberhasilan program ini menunjukkan pentingnya pelaksanaan intervensi serupa secara berkelanjutan untuk mendukung perkembangan psikologis dan sosial anak-anak panti asuhan di masa depan.
The Effectiveness of Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS) For Reducing Pain in Burn Patients: Literature Review Lestari, Siska Tri; Sari, Putri Irwanti; Sari, Fasya Puspa Embun; Mutmainnah, Muthia; Lestari, Maya; Oktaria, Rina; Yusnilawati, Yusnilawati; Mawarti, Indah; Sianturi, Gabriela Pricilia; Afrida, Dwi Afrida; Martawinarti, RTS Netisa; Andini, Febri Tri
Jurnal Pinang Masak Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pinang Masak (JPIMA)
Publisher : Program Studi Keperawatan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS) is a non-pharmacological therapy method used to reduce pain, including in burn patients. Burns cause complex pain, both acute and chronic, thus requiring multidisciplinary management. This study is a literature review aimed at evaluating the effectiveness of Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS) in reducing pain in burn patients. Data were collected from 10 scientific articles published within the last ten years, including clinical studies, pilot studies, and meta-analyses. The review findings indicate that Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS) is effective in reducing pain intensity, accelerating wound healing, improving sleep quality, and decreasing the need for pharmacological analgesics. Additionally, the use of Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS) has been reported as safe and does not cause significant side effects. However, most of the analyzed studies still have limitations, such as small sample sizes and short intervention durations. Therefore, further research with stronger experimental designs is needed to strengthen clinical evidence and support the implementation of Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS) as part of pain management in burn patients.
Dampak Video Vegat: Peningkatan Signifikan Pengetahuan dan Sikap Penanganan Tersedak pada Pengunjung Restoran Siap Saji Sianturi, Gabriela Pricilia; Subandi, Andi; Sari, Putri Irwanti
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 10, No 1 (2026): EDISI APRIL 2026
Publisher : Tribhuwana Tunggadewi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v10i1.3551

Abstract

Tersedak merupakan keadaan darurat yang paling sering terjadi karena makanan tanpa mengenal usia maupun jenis kelamin. Kerusakan otak bahkan kematian dapat terjadi apabila kondisi tersedak tidak segera teratasi. Ketepatan dalam melakukan pertolongan didasari dengan pengetahuan dan sikap yang memadai. Penelitian ini memiliki tujuan menganalisis efek pemberian video edukasi penanganan pertama kegawatdaruratan tersedak terhadap pengetahuan dan sikap pengunjung restoran siap saji. Desain kuantitatif quasi-experimental dengan rancangan pre-test dan post-test without control group digunakan. Jumlah sampel terpilih sebanyak 100 orang yang terbagi menjadi kelompok intervensi Video Edukasi Kegawatdaruratan Tersedak (Vegat) secara langsung dan kelompok intervensi melalui WhatsApp berjumlah masing-masing 50 orang. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner pengetahuan dan sikap. Data kemudian dianalisa menggunakan paired, dependent, dan independent t-test. Hasil menunjukkan baik intervensi video Vegat secara langsung maupun melalui WhatsApp efektif dalam peningkatan pengetahuan pengunjung restoran siap saji (p-value = 0.000). Pemberian video Vegat secara langsung maupun melalui WhatssApp juga memiliki efek signifikan terhadap sikap pengunjung (p-value = 0.000). Sementara itu, tidak ada perbedaan efektivitas yang signifikan antar kelompok terkait pengetahuan (p=0.268) dan sikap (p=0.280) responden. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat membandingkan efektivitas pemberian video Vegat melalui metode pelatihan lain seperti simulasi praktik atau aplikasi mobile, serta melibatkan populasi yang lebih beragam, termasuk anak-anak dan lansia.