Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Preserving Cultural Heritage Through a Traditional Ritual: A Case of Kabuyutan Ciburuy Kartika, Nyai; Dienaputra, Reiza D.; Machdalena, Susi; Sriwardani, Nani; Ekawardhani, Yully Ambarsih; Sudrajat, Dadang
PANGGUNG Vol 34 No 2 (2024): Estetika, Budaya Material, dan Komodifikasi Seni
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v34i2.2801

Abstract

The Seba ceremony in Kabuyutan Ciburuy is a tradition of preserving cultural heritage that has been carried out for generations. Currently, Kabuyutan Ciburuy is no longer actively used as an educational institution, nor are the contents of its ancient manuscripts used as a reference for the development of science. For this reason, this research tries to dissect why this happens. This research uses a qualitative research method which is believed to be a scalpel in research, thereby helping to explain the research object factually. The research step is to carry out participant observation, the researcher actively participates in the activities being researched. Also hold interviews with local cultural figures either formally or informally. The result of this research is a descriptive explanation of the Seba Ceremony as an effort to preserve cultural heritage. Because heirlooms refer to educational activities, such as the discovery of many manuscripts, one of which contains advice on old Sundanese character and ethics. This has become a high level of cultural wealth by continuing to carry out the Seba ceremony as a form of preservation so that it remains alive and relevant for future generations. Keywords: Seba Ceremony, Ciburuy District, Preservation, Cultural Heritage
Perancangan Panggung Pementasan Musik Elektronik Melalui Eksplorasi Desain Parametrik Reza Permadi; Nani Sriwardani; Carina Sarasati
Jurnal Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu Vol 4 No 1 (2026): JIFKA Juni 2026
Publisher : Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67302/jifka.v4i1.459

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan dalam desain pertunjukan musik elektronik yang tidak hanya menitikberatkan pada aspek audio, namun juga pengalaman visual yang imersif. Perancangan ini bertujuan menghasilkan desain panggung pementasan musik elektronik melalui eksplorasi parametric design sebagai pendekatan untuk menciptakan bentuk yang dinamis, inovatif, dan terintegrasi dengan kebutuhan teknis pertunjukan. Metode yang digunakan meliputi studi literatur, metode piktoral, dan observasi lapangan yang didukung tahapan perancangan berupa mind mapping, moodboard, eksplorasi sketsa, pemodelan tiga dimensi, integrasi sistem pencahayaan dan audio, visualisasi desain serta penyusunan gambar kerja dan maket. Perancangan ini menghasilkan desain paggung berkonsep proscenium modern dengan bentuk organik berbasis geometri parametrik. Sistem struktur menggunakan Teknik modular berbahan rangka hollow dan pipa besi dengan integrasi LED screen dan sistem pencahayaan digital serta visualisasi tiga dimensi yang mendukung kebutuhan produksi pertunjukan musik elektronik. Hasil penerapan parametric design pada perancangan panggung musik elektronik tidak hanya meningkatkan kualitas visual pangugng namun juga mendukung integrasi aspek estetika, struktur dan teknologi dalam menciptakan pengalaman pertunjukan yang lebih interaktif dan imersif.