Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Utilization of Interactive Digital Teaching Materials in Aqidah Akhlaq Learning at Madrasah Ibtidaiyah Maulana, Meiviani Nurul Aisyah; Maslani; Maesak, Cantri; Lubis, Asridayani; Taufiqurrahman
Journal of Innovation and Research in Primary Education Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jirpe.v4i3.1940

Abstract

This study examines the use of interactive digital teaching materials in Aqidah Akhlaq learning at Madrasah Ibtidaiyah (MI) in response to the growing role of Information and Communication Technology (ICT) in education. It aims to describe the implementation of digital materials, analyze teacher and student experiences, and identify supporting factors and challenges. Using a qualitative descriptive approach through literature study, data were gathered via interviews, observation, and documentation involving teachers and students. Results show that digital materials improve student motivation, participation, and understanding of religious concepts. Narrative-based media, such as animated Islamic stories, foster emotional connection and engagement. However, challenges include limited digital infrastructure, gaps in teacher skills, and unequal policy support, especially in non-urban areas. The study concludes that integrating technology in religious education strengthens cognitive, affective, and spiritual development but requires systematic efforts in teacher training, infrastructure, and inclusive policies
Implementation of the STAD cooperative learning model in increasing student learning motivation in Islamic Religious Education lessons at a Junior High School Maulana, Meiviani Nurul Aisyah; As-Syahida, Salma Nadhifa; Koestanti, Melinda; Asridayani, Asridayani; Nursobah, Asep
Jurnal Iman dan Spiritualitas Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Iman dan Spiritualitas
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jis.v5i3.45606

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the Student Teams Achievement Division (STAD) cooperative learning model in enhancing students’ learning motivation in Islamic Religious Education (PAI) at SMP Plus Nurul Hidayah Pasundan. Employing a descriptive qualitative method, data were collected through classroom observation and documentation. The data were analyzed using Miles and Huberman’s interactive model, consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the STAD model fosters a collaborative, democratic, and pedagogically meaningful learning environment. Students demonstrated increased learning motivation, evidenced by active participation, enthusiasm in group discussions, and improved formative assessment outcomes. Theoretically, these results reinforce the principles of positive interdependence and individual accountability within cooperative learning frameworks. Practically, the implementation of STAD facilitates the internalization of Islamic values such as solidarity (ukhuwah), responsibility, and deliberation (mushawarah), while also serving as a relevant pedagogical alternative for character education in the 21st century. This research contributes to the development of contextual and value-based Islamic Religious Education models and positions STAD as a cross-cultural pedagogical strategy that supports the formation of intelligent, critical, and morally grounded Muslim students.
IMPLEMENTASI MODEL KONSELING MULTIKULTURAL BERBASIS PENDIDIKAN PSIKOLOGIS BAGI ANAK BERHADAPAN DENGAN HUKUM DI LPKA BANDUNG Maulana, Meiviana Nurul Khadijah; Maulana, Meiviani Nurul Aisyah; Tarsono; Effendi, Dudy Imanuddin
Jurnal Bimbingan Penyuluhan Islam Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Bimbingan Penyuluhan Islam
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/g3ys9e05

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi model konseling multikultural berbasis pendidikan psikologis bagi anak berhadapan dengan hukum (ABH) di LPKA Bandung. Latar belakang penelitian ini muncul dari realitas bahwa anak- anak binaan kerap mengalami tekanan psikologis, trauma, stigma sosial, serta keterbatasan akses pendidikan dan pengembangan diri akibat latar belakang keluarga disfungsional, pendidikan yang rendah, serta lingkungan sosial yang kurang mendukung. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen terkait program pembinaan dan konseling di LPKA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan konseling multikultural yang mengintegrasikan pendekatan psikologi pendidikan berperan positif dalam membantu anak binaan memahami diri, meregulasi emosi, serta meningkatkan keterampilan sosial dan akademik. Model ini juga berkontribusi terhadap proses rehabilitasi dengan memperhatikan latar belakang budaya dan nilai yang dianut anak. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi konseling multikultural dengan pendidikan psikologis dapat menjadi strategi alternatif yang menjanjikan dalam pembinaan anak di LPKA. Penelitian lanjutan disarankan menggunakan pendekatan kuantitatif untuk mengukur efektivitas jangka panjang model ini secara empiris.
Classroom Management and Social Environment in Students’ Academic Achievement: A Literature Review Maulana, Meiviani Nurul Aisyah; Maulana, Meiviana Nurul Khadijah; Tarsono, Tarsono
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 17 No. 01 (2026): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jptt.v17n01.p70-78

Abstract

Background: Low academic achievement among elementary school students often linked to ineffective classroom management and unfavorable social environments. These factors are frequently examined in isolation, resulting in a fragmented understanding of their combined influence on learning outcomes. Objective: This study aims to synthesize existing literature to examine the integrated role of classroom management and social environment dynamics in shaping students’ academic achievement. Method: This research employed a qualitative literature review method by analyzing peer-reviewed journal articles, academic books, and scholarly reports related to classroom management, peer interactions, bullying, and academic achievement in elementary education. Data were analyzed to identify recurring concepts and relationships across studies. Results: The findings indicate effective classroom management with structured instruction, positive teacher student relationships, and clear routines enhances academic engagement, while supportive social environments foster emotional well-being and learning motivation. In contrast, negative peer interactions consistently undermine students’ academic outcomes. Conclusion: Classroom management and social environment function as an interconnected system influencing academic achievement, underscoring the importance of integrating instructional and social strategies in elementary education practice and policy. Abstrak Latar Belakang: Rendahnya prestasi akademik pada siswa sekolah dasar sering dikaitkan dengan pengelolaan kelas yang kurang efektif serta lingkungan sosial yang tidak kondusif. Faktor-faktor tersebut kerap dikaji secara terpisah sehingga menghasilkan pemahaman yang terfragmentasi mengenai pengaruh gabungannya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis literatur guna mengkaji peran terpadu pengelolaan kelas dan dinamika lingkungan sosial dalam membentuk prestasi akademik siswa. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka kualitatif dengan menganalisis artikel jurnal bereputasi, buku akademik, dan laporan ilmiah yang berkaitan dengan pengelolaan kelas, interaksi teman sebaya, perundungan, serta prestasi akademik pada pendidikan dasar. Data dianalisis menggunakan sintesis tematik untuk mengidentifikasi konsep dan hubungan yang berulang antar penelitian. Hasil: Temuan menunjukkan pengelolaan kelas yang efektif dengan pembelajaran yang terstruktur, hubungan guru–siswa yang positif, dan rutinitas yang jelas, mampu meningkatkan keterlibatan akademik, serta lingkungan sosial yang suportif mendukung kesejahteraan emosional dan motivasi belajar. Sebaliknya, interaksi negatif antar teman sebaya menurunkan capaian akademik siswa. Kesimpulan: Pengelolaan kelas dan lingkungan sosial memengaruhi prestasi akademik, sehingga menegaskan pentingnya integrasi strategi instruksional dan sosial dalam praktik serta kebijakan pendidikan dasar.