p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Central Publisher
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STANDARISASI SIMPLISIA DAUN KENIKIR (Cosmos caudatus Kunth) Nur Habibah Br Keliat; Cut Juliani Sahputri; Catur Rafia Ningrum; Raissa Fitri; Eva Dian Sari Marbun
Journal Central Publisher Vol 2 No 10 (2024): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v2i10.531

Abstract

Latar Belakang : Cosmos caudatus Kunth atau dikenal sebagai daun kenikir merupakan tanaman obat yang banyak digunakan dalam pengobatan tradisional di indonesia. Kenikir dipercaya sebagai obat penurun suhu tubuh, memperbaiki sirkulasi darah, mengobati diabetes, sebagai anti-aging dan menjaga kesehatan tulang. Namun, data mutu simplisia yang terstandar masih terbatas. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas fisikokimia dan kandungan fitokimia daun kenikir berdasarkan Farmakope Herbal Indoneisa (FHI) 2017. Metode : Menggunakan metode eksperimental dengan sampel berupa daun kenikir dan diolah menjadi simplisia melalui tahapan sortasi basah, pencucian, kemudian dilakukan sortasi kering dan dihaluskan. Analisis dilakukan terhadap parameter standar simplisia yaitu parameter spesifik dan non-spesifik. Hasil dan Pembahasan : Hasil menunjukan susut pengeringan (7,04%), abu total (16,16%), abu tidak larut asam (7,21%), sari larut air (23%) dan sari larut etanol (16,06%). Uji fitokimia menunjukan adanya tanin, alkaloid, saponin dan triterpenoid namun, tidak terdeteksi senyawa alkaloid. Kesimpulan : Hasil penelitian ini menekankan pentingnya penerapan proses standar yang lebih baik dalam pengolahan simplisia, agar kualitas bahan baku pada obat tradisional dapat memenuhi standar mutu dan aman digunakan.
MENINGKATKAN KESADARAN MASYARAKAT AKAN BAHAYA PENGAWET PADA MAKANAN MELALUI EDUKASI Manuppak Irianto Tampubolon; Desni Rinanda Silitonga; Catur Rafia Ningrum; Yossi Rodearni Br Manurung; Eva Diansari Marbun
Journal Central Publisher Vol 2 No 10 (2024): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v2i10.533

Abstract

Latar Belakang : Penggunaan pengawet makanan berlebihan dan tidak sesuai standar dapat menimbulkan risiko kesehatan seperti gangguan organ, alergi, dan penyakit kronis. Kurangnya pemahaman masyarakat mengenai bahaya pengawet memperparah kondisi ini, terutama di daerah dengan konsumsi makanan olahan. Tujuan : Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya pengawet makanan, dampaknya terhadap kesehatan, serta mendeteksi adanya formalin pada makanan. Metode : Kegiatan ini dilaksanakan di Apotek Sari Mutiara, Medan Helvetia, dengan metode observasi awal, edukasi interaktif (presentasi dan diskusi), serta demonstrasi praktis pengujian formalin menggunakan indikator alami dari ekstrak kulit buah naga. Sebanyak 20 warga berpartisipasi aktif. Hasil dan Pembahasan : Hasil pengujian menunjukkan perubahan warna ungu pada sampel positif formalin, membuktikan efektivitas indikator alami. Masyarakat sangat antusias dan menyatakan baru mengetahui dampak jangka panjang dari formalin. Mahasiswa memperoleh pengalaman dalam menerapkan ilmu farmasi dan komunikasi ilmiah. Kegiatan ini meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang bahaya pengawet buatan serta kemampuan memilih makanan aman. Kesimpulan : Pemanfaatan indikator alami dari kulit buah naga terbukti efektif, sederhana, dan berpotensi menjadi solusi keamanan pangan berbasis sumber daya lokal.