Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Media Articulate Storyline Dan Model Role Playing Untuk Peningkatan Keterampilan Berbicara Kata Sapaan Siswa Kelas II Tyastya Chaeruna; Deni Setiawan; Edi Waluyo
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 17 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8321336

Abstract

Salah satu penyebab rendahnya kemampuan berbicara siswa adalah guru yang mengajar secara konvensional, sehingga siswa kurang memiliki kesempatan untuk berbicara, berargumen dan mengaktualisasikan ketika pembelajaran di kelas. Hal ini menyebabkan siswa menjadi pasif dan tidak mampu mengungkapkan pendapatnya serta kegiatan pembelajaran menjadi membosankan. Oleh karena itu kegiatan pembelajaran dapat menggunakan role playing model atau bermain peran dimana siswa diberi kesempatan untuk berbicara dengan memerankan tokoh-tokoh berdasarkan cerita sederhana. Kemudian dengan bantuan media interaktif berupa alur cerita yang mengartikulasikan dapat membuat kegiatan pembelajaran menjadi tidak membosankan. Penggunaan model pembelajaran bermain peran dan bantuan media alur cerita artikulasi yang dikembangkan bertujuan agar siswa lebih aktif dan membuat kegiatan pembelajaran lebih berkesan dan menyenangkan sehingga dapat meningkatkan keterampilan berbicara. Media interaktif alur cerita artikulasi yang digunakan merupakan hasil pengembangan sehingga materi yang akan disampaikan lebih mudah dipahami siswa karena menampilkan gambar dan video. Kegiatan pembelajaran dilakukan dengan menampilkan video cerita atau dongeng sederhana dengan menggunakan media alur cerita artikulasi kemudian dilanjutkan dengan siswa bermain peran berdasarkan tokoh yang ada dalam cerita tersebut. Sehingga dapat diperkirakan bahwa kombinasi role playing model atau bermain peran dengan media interaktif mengartikulasikan alur cerita yang telah dikembangkan dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa.
Pengaruh Media Gambar dan Teknik Melengkapi Cerita Rumpang Terhadap Keterampilan Menulis Permulaan Pada Siswa Kelas Satu Sekolah Dasar Chaeruna, Tyastya; Makmun, Makmun; Iksam, Iksam
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 8.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Siswa kelas satu SDN 025 Loa Kulu memiliki hasil menulis awal yang buruk, yang mendorong penelitian ini. Masalah yang ingin diatasi oleh penelitian ini adalah bagaimana membantu siswa kelas satu SDN 025 Loa Kulu meningkatkan keterampilan menulis dasar mereka melalui penggunaan media gambar untuk menyelesaikan cerita yang belum selesai. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk membantu siswa kelas satu di SDN 025 Loa Kulu dalam pengembangan tulisan mereka dengan menerapkan strategi untuk menyelesaikan cerita yang belum selesai melalui penggunaan media gambar. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) adalah metode penelitian dua siklus. Merencanakan, melakukan, mengamati, dan merefleksikan adalah empat langkah yang membentuk proses penelitian. Penelitian ini melibatkan dua belas siswa kelas satu dari SDN 025 Loa Kulu. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menentukan variabel apa saja yang memengaruhi pematangan kemampuan menulis awal siswa saat mereka menyimpulkan cerita yang dimulai dengan media visual. Observasi, pengujian, dan dokumentasi merupakan metode utama pengumpulan data dalam penelitian ini. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan menggunakan grafik, persentase, dan rata-rata. Nilai rata-rata menulis siswa pra-siklus meningkat dari 60 menjadi 70 pada siklus 1, sebuah peningkatan sebesar 16,6%, menurut penelitian ini. Setelah siklus pertama, nilai rata-rata meningkat menjadi 83,75, sebuah peningkatan sebesar 39,58%. Para peneliti di SDN 025 Loa Kulu mengamati bahwa kemampuan menulis awal siswa kelas satu meningkat ketika mereka menggunakan media gambar untuk menyelesaikan cerita yang belum lengkap dalam pembelajaran tematik.
Analisis Literatur tentang Manajemen Berbasis Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Sekolah Dasar Malida; Khofifah, Nor; Chaeruna, Tyastya
TARBIYAH DARUSSALAM: JURNAL ILMIAH KEPENDIDIKAN DAN KEAGAMAAN Vol. 9 No. 02 (2025): Tarbiyah Darussalam : Jurnal Ilmiah Kependidikan dan Keagamaan
Publisher : Fakultas Tarbiyah IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/tadrs.v9i02.548

Abstract

Pendidikan dasar merupakan fondasi penting bagi pengembangan sumber daya manusia. Namun, sekolah tertentu masih menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan mutu akibat sarana prasarana yang minim, rendahnya kapasitas manajerial, dan kurangnya partisipasi masyarakat. Salah satu pendekatan untuk mengatasi hal tersebut adalah Manajemen Berbasis Sekolah (MBS), yakni pemberian otonomi kepada sekolah dalam mengelola sumber daya, perencanaan, serta pengambilan keputusan secara partisipatif. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menganalisis buku, jurnal nasional dan internasional, serta kebijakan pendidikan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa MBS berkontribusi dalam meningkatkan mutu pendidikan dasar melalui prinsip desentralisasi, kemandirian, transparansi, serta partisipasi masyarakat. Faktor penentu keberhasilan meliputi kepemimpinan kepala sekolah yang visioner, keterlibatan guru dan orang tua, serta dukungan regulasi pemerintah. Meskipun menghadapi tantangan berupa keterbatasan fasilitas dan kesenjangan kompetensi, MBS tetap menjadi strategi efektif untuk menciptakan sekolah dasar yang demokratis, berkualitas, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat