Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Celebes Journal of Community Services

Pengabdian kepada Masyarakat: Sosialisasi Bahaya Bullying sebagai Upaya Pencegahan di Lingkungan SDN Cikupa, Desa Nyalindung, Kecamatan Nyalindung Inayatullah, Muhamad Iqbal; Rahmatulloh, Aang; Purwanto; Dahlan, Charly; Siti Nabilah
Celebes Journal of Community Services Vol. 3 No. 1 (2024): December - May
Publisher : STIE Amkop Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/celeb.v3i1.3016

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai bahaya bullying sebagai upaya pencegahan perilaku perundungan di lingkungan SDN Cikupa, Desa Nyalindung, Kecamatan Nyalindung. Latar belakang kegiatan ini didasari oleh tingginya potensi terjadinya bullying pada siswa sekolah dasar, termasuk bentuk-bentuk yang sering dianggap wajar seperti saling mengejek, padahal tergolong bullying verbal yang dapat berdampak negatif terhadap perkembangan psikologis anak. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pedagogis dan sosiologis yang didukung dengan studi pustaka (library research) serta penelitian lapangan (field research) melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kegiatan ini memperoleh dukungan penuh dari pihak sekolah dan antusiasme tinggi dari siswa, meskipun terdapat hambatan berupa sebagian siswa yang kurang disiplin selama penyampaian materi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa mengenai definisi, bentuk, dan dampak bullying, serta kesadaran untuk mencegahnya. Evaluasi kegiatan mengindikasikan perlunya program lanjutan yang lebih berfokus pada penanaman empati, keterampilan resolusi konflik, dan keterlibatan aktif orang tua. PKM ini diharapkan dapat menjadi langkah awal terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari bullying melalui kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat.
Pengabdian kepada Masyarakat: Peran Mahasiswa dalam Mendorong Partisipasi Masyarakat pada Kegiatan Gotong Royong di Kampung Cirawa Pua Upa, Fatmawati; Rahmatulloh, Aang; Purwanto; Inayatullah, Muhamad Iqbal; Zulandi, Muhamad Rahmal
Celebes Journal of Community Services Vol. 2 No. 1 (2023): December - May
Publisher : STIE Amkop Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/celeb.v2i1.3021

Abstract

Gotong royong merupakan nilai luhur budaya bangsa Indonesia yang menjadi perwujudan nyata Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat. Namun, perkembangan zaman dan masuknya budaya luar yang cenderung individualistis telah menyebabkan menurunnya semangat kebersamaan dan kepekaan sosial di tengah masyarakat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mendorong partisipasi warga Kampung Cirawa, Desa Nyalindung, Kecamatan Nyalindung, dalam kegiatan gotong royong pembangunan jalan penghubung Cirawa–Cikupa–Cikidang sebagai sarana meningkatkan aksesibilitas, memperlancar distribusi hasil pertanian, dan memperkuat solidaritas sosial. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif (participatory approach) dengan melibatkan masyarakat, perangkat desa, komunitas lokal, dan mahasiswa secara aktif. Tahapan pelaksanaan meliputi perencanaan, sosialisasi, pelaksanaan kerja bakti, pendampingan, serta evaluasi. Data kegiatan diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara dengan tokoh masyarakat, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya keterlibatan masyarakat dalam gotong royong, khususnya pada pembangunan infrastruktur desa. Antusiasme warga terlihat dari kehadiran rutin dalam kegiatan setiap Jumat, dukungan material dan tenaga, serta keterlibatan kelompok pemuda. Faktor pendukung keberhasilan program meliputi keterbukaan perangkat RW, keterlibatan komunitas, dan kerjasama lintas pihak. Hambatan yang dihadapi antara lain keterbatasan infrastruktur, sumber daya yang terbatas, serta kurangnya pengetahuan sebagian warga mengenai pentingnya pemeliharaan lingkungan. Kegiatan ini membuktikan bahwa peran mahasiswa sebagai fasilitator mampu mendorong partisipasi aktif masyarakat dan menghidupkan kembali nilai gotong royong sebagai modal sosial. Keberlanjutan program memerlukan dukungan kebijakan pemerintah, komitmen masyarakat, dan sinergi lintas sektor untuk menjaga hasil pembangunan serta memperkuat kohesi sosial desa.
Pengabdian kepada Masyarakat: Sosialisasi Keagamaan bagi Anak Sekolah Dasar melalui Pelatihan Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) di Desa Nyalindung, Kecamatan Nyalindung Rahmatulloh, Aang; Purwanto; Dahlan, Charly; Inayatullah, Muhamad Iqbal; Sri Mulyani
Celebes Journal of Community Services Vol. 1 No. 1 (2022): December - May
Publisher : STIE Amkop Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/celeb.v1i1.3024

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menumbuhkan nilai-nilai agama Islam pada anak-anak sekolah dasar melalui pelatihan Baca Tulis Qur’an (BTQ) di Kampung Cirawa RT 002/RW 005, Desa Nyalindung, Kecamatan Nyalindung. Latar belakang kegiatan ini adalah rendahnya minat dan motivasi sebagian anak dalam mempelajari Al-Qur’an, serta terbatasnya sarana dan prasarana pendukung pembelajaran. Metode pelaksanaan meliputi pendekatan sosiologis dan pedagogis, didukung oleh penelitian lapangan (field research) dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Materi yang diberikan mencakup pengenalan huruf hijaiyah, pelafalan dengan tajwid dasar, latihan membaca ayat-ayat pendek secara tartil, serta penulisan huruf Arab sesuai kaidah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta dalam membaca dan menulis Al-Qur’an, menghafal bacaan salat, mengenal dan menghafal Asmaul Husna, serta meningkatkan hafalan ayat-ayat Al-Qur’an. Antusiasme dan rasa ingin tahu anak-anak menjadi faktor pendukung keberhasilan, sedangkan hambatan yang ditemui meliputi kurangnya perhatian sebagian peserta, kesulitan pengelolaan kelas, dan keterbatasan fasilitas. Kegiatan ini berdampak positif terhadap pembentukan karakter religius anak, dengan dukungan orang tua dan masyarakat sebagai faktor kunci keberlanjutan program. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa pelatihan BTQ efektif dalam meningkatkan keterampilan baca tulis Al-Qur’an sekaligus menanamkan nilai-nilai Islam pada anak usia sekolah dasar. Disarankan agar program serupa dilanjutkan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, lembaga pendidikan, dan masyarakat setempat.