Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Penerapan Akuntansi Dalam Mengelola Keuangan Pada Usaha Home Industri Sepatu Deallova Shoes Di Pandeglang Koharudin, Koharudin; Sumiati, Nufus; Haryati, Tati; Amrullah, Rahadian
Prosiding Dedikasi: Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): PROSIDING DEDIKASI MARET
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UMKM adalah sebuah kegiatan usaha dalam skala kecil dan menengah yang dilakukan oleh masyarakat dan menjadi salah satu roda penggerak perekonomian Negara. Di Rumah kemasan yang terletak di kecamatan kaduhejo kabupaten pandeglang terdapat sebuah UMKM pembuatan sepatu dengan nama Deallova Shoes, milik Bpk, H. Subandi. UMKM tersebut memiliki potensi yang sangat baik untuk dikembangkan. Pemilik UMKM Deallova Shoes, Bpk, H. Subandi merangkul masyarakat sekitar untuk bersama-sama mengembangkan usaha pembuatan sepatu dengan merek dan design yang unik serta asli bua pemikiran pemiliknya. Hal tersebut sangat membantu dalam mendongkrak ekonomi dan juga berkontribusi menambah produktifitas masyarakat setempat. Namun, UMKM yang dijalankan bpk, H. Subandi beberapa kali mengalami kesulitan dalam mengelola keuangan usahanya. Hal ini dikarenakan kurangnya pengetahuan akan akuntansi dan belum adanya sumberdaya yang mumpuni dalam pengelolaan keuangan. Hasil dari Kegiatan pengabadian ini yaitu untuk berbagi informasi mengenai akuntansi dan pengelolaan keuangan agar dapat meningkatkan pemahaman dan menerapkannya dalam UMKM. Sehingga diharapkan dapat menjadi solusi dari masalah yang dihadapi oleh pelaku UMKM Home Industri Sepatu Dealova Shoes.Kata Kunci: UMKM , Penerapan Akuntansi, Pengelolaan Keuangan
Regional Development Management with Environmental Sustainability Perspective Mulyani, Lia; Dahlan, Charly; Inayatullah, Muhamad Iqbal; Koharudin, Koharudin; Suganda, Suganda
Journal of English Language and Education Vol 10, No 4 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jele.v10i4.1370

Abstract

Environmentally friendly development must be oriented towards fulfilling basic human needs, social equity, improving the quality of life, and sustainability, with the vision of improving the quality of life of the community through the development of intelligence, technology, skills, morals, and art in managing natural resources wisely. The success of this vision depends on a development strategy that emphasizes increasing the potential of human resources in optimal use of natural resources through the application of clean technology, engineering science and appropriate technology to produce quality products, as well as supervision and monitoring that ensures development runs according to plans and goals.
Democratization or Extra-Constitutionalism: Ideas for Limiting the Term of Office for Chairmen of Political Parties in Indonesia Mukhlis, Muhammad Mutawalli; Tajuddin, Muhammad Saleh; Ilham, Ilham; Koharudin, Koharudin; Rahman, Abdul
Jambura Law Review VOLUME 6 NO. 2 JULY 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33756/jlr.v6i2.24116

Abstract

One aspect of the internal democratization of political parties that is not working is the lack of regeneration of political party leaders. This phenomenon presents oligarchic party practices and gives rise to a very elitist and feudalistic culture since political parties are controlled by the general chairman. This research is qualitative research with normative juridical methods using legal, conceptual, philosophical, and doctrinal approaches. This research is library research that examines and explores regulatory documents, books, journals, and other scientific works that are relevant to the topic of discussion. This article aims to provide new thinking in building internal institutions of democratic political parties. The results of data collection were analyzed in depth and then presented descriptively analytically. The conclusion of the article shows that by limiting the term of office of the general chairman of a political party, party internalization becomes more open. This idea advances party organizations that prioritize healthy competition. The terms of office need to be regulated in the political party law and do not need to be regulated in the political party's articles of association and bylaws for the sake of uniformity and legal certainty. The term of office of a political party leader is limited to 1 (one) period, namely five years, and a maximum of 2 (two) periods, namely ten years, if re-elected as general chairman at the political party conference forum and chairman election.
Kuliah Kerja Nyata Tematik Domisili: Sebuah Program Alternatif Pengabdian Masyarakat di Masa Pandemi Covid-19 Noventri, Dea Amanda; Febriantika, Deca; Dermawan, Dina Putri; Kasihannisa, Arcahya Dinda; Khairunnisa, Sekar Ayu; Melianti, Melianti; Haqiqi, Akhmad Muhriz; Suryani, Karina Rachma; Sadrina, Shafira Nur; Sejati, Santi; Jayati, Khoirunnisa Rizki Dwi; Aji, Shella Putri Intan Sabak; Assilmi, Fadmiar Nibras; Koharudin, Koharudin; Nurayuni, Juni Viona; Nisabillah, Shandathyana; Shella, Shella; Pebriansyah, Deni; Nurhidayat, Nurhidayat; Alfi, Alfi; Wiyono, Eko Sri
Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2022): Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrokreatif.8.3.376-384

Abstract

The Thematic Community Service Program Domicile (KKNT) is a community service activity carried out in June–August 2021 in anticipation of the Covid-19 pandemic. This activity program is carried out using an online media approach and blended learning (a combination of online and field trips) to comply with health protocols according to circulars that have been set by the government. Several planned activities have been successfully implemented. With its various advantages and disadvantages, the KKNT has provided suitable lessons for implementing The Thematic Community Service Program Domicile. The results of the evaluation with a comparative descriptive approach starting from the planning process and implementing activities show that the implementation of the Thematic Community Service Program Domicile in the Covid-19 pandemic condition is still possible to be carried out by taking into account the readiness of several things, such as communication technology, information technology capabilities owned by students and partners, awareness of partners, and the ability of The Thematic Community Service Program Domicile students in compiling training/counseling content.
Pengenalan Bahasa Inggris Bagi Anak Usia Sekolah Dasar Pada Masyarakat Tangerang, Serang, Dan Depok Koharudin, Koharudin; Dadang; A. Tarmizi Susanto; Tahrudin; Werna Hendri N; Supatmi; Herawati; Maskanah; Mu'taeri; Fitri Rachmiati Sunarya
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i2.17105

Abstract

Bahasa Inggris berperan penting sebagai bahasa internasional yang menunjang pendidikan, teknologi, dan komunikasi global, sehingga pengenalan sejak usia sekolah dasar menjadi langkah strategis dalam membangun fondasi literasi bahasa asing. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan penguasaan kosakata dasar, pelafalan, motivasi, dan rasa percaya diri anak dalam menggunakan Bahasa Inggris melalui fun learning berbasis media kreatif. Selain itu, kegiatan ini juga diarahkan untuk mengenalkan alfabet, angka, sapaan, dan kalimat sederhana sebagai fondasi awal pembelajaran bahasa Inggris. Metode pelaksanaan program mencakup tiga tahap utama, yakni tahap persiapan melalui survei kebutuhan dan koordinasi dengan pihak yayasan; tahap pelaksanaan melalui workshop pembelajaran interaktif berbasis fun learning seperti permainan edukatif, role-play, flashcards, video, serta latihan percakapan sederhana; dan tahap evaluasi melalui pre-test, post-test, serta observasi perkembangan peserta. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta dalam mengenal alfabet, kosakata dasar, angka, serta sapaan dan ungkapan sederhana dalam Bahasa Inggris. Selain itu, anak-anak tampak lebih percaya diri dan antusias dalam menggunakan Bahasa Inggris selama kegiatan berlangsung.