Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

A Hadith-Based Love Curriculum in Islamic Education: An Initiative by Indonesia’s Ministry of Religious Affairs Malik, Masriwaty; Alwi, Zulfahmi; Ilyas, Abustani; Ahmad, La Ode Ismail; Fatmal, Abd. Bashir
Jurnal Ilmiah Al-Mu'ashirah: Media Kajian Al-Qur'an dan Al-Hadits Multi Perspektif Vol. 22 No. 2 (2025)
Publisher : South East Asia Regional Intellectual Forum of Qoran Hadith (SEARFIQH)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jim.v22i2.30928

Abstract

This study examines the concept of the “Love-based Curriculum” initiated by the Ministry of Religious Affairs of the Republic of Indonesia through the perspective of the prophetic hadiths of the Prophet Muhammad (PBUH). The research focuses on identifying, classifying, and analyzing hadiths that represent the values of love for God (ḥablum minallāh), love for fellow human beings (ḥablum minannās), love for the environment, and love for the homeland. Employing a qualitative approach through a library-based study, this research applies the method of takhrīj al-ḥadīth, followed by sanad and matan criticism to assess the authenticity of the hadiths utilized. This study is conducted to address the existing gap in the development of Islamic education curricula that explicitly draw upon prophetic traditions as primary sources of educational values. The findings reveal that out of 54 identified hadith, the majority are classified as ṣaḥīḥ (authentic) and are appropriate to serve as normative foundations for formulating a value-based curriculum centered on love. These traditions demonstrate a strong correlation with the values of tolerance, empathy, ecological responsibility, and national spirit. The results underscore the urgency of integrating prophetic teachings into the design of an Islamic education curriculum that is more holistic, transformative, and humanistic. A hadith-based Love Curriculum holds substantial potential in shaping a learning ecosystem that not only fosters intellectual excellence but also cultivates moral integrity, strengthens social harmony, and promotes the development of a robust national character.
Edukasi Mitigasi Bencana Berbasis Kolaborasi Dengan Penguatan Kesiapsiagaan Santri di Wilayah Rawan Bencana Kebakaran Sahabuddin, Erma Suryani; Mahmudah, Mahmudah; Pertiwi, Nurlita; Malik, Masriwaty; Indramini, Indramini
DEDIKASI Vol 27, No 2 (2025): JURNAL DEDIKASI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/dedikasi.v27i2.78114

Abstract

Sulawesi Selatan merupakan salah satu provinsi dengan tingkat kerawanan bencana tinggi, meliputi banjir, tanah longsor, gempa bumi, angin puting beliung, dan kebakaran permukiman. Kondisi ini berdampak pada keberlangsungan lembaga pendidikan, termasuk pesantren. Deskripsi  pelaksanaan program edukasi mitigasi bencana di Pondok Pesantren Puteri Ummul Mukminin ‘Aisyiyah Makassar  sebagai upaya peningkatan kesiapsiagaan warga pesantren terhadap risiko bencana. Kegiatan yang dilaksanakan pada 27 September 2025 ini meliputi empat tahapan: ceramah interaktif, simulasi evakuasi, diskusi partisipatif, dan penguatan nilai-nilai Islam. Hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan sikap santri terhadap kesiapsiagaan bencana. Kerjasama antara Dosen Universitas Negeri Makassar (UNM) dan Pimpinan Wilayah Aisyiyah  Sulawesi Selatan, Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (PWA Sulsel, LLHPB), Dinas Kebakaran Kota Makassar, serta partisipasi aktif warga pesantren menjadi faktor pendukung utama, sementara keterbatasan sarana dan kebutuhan pelatihan berkelanjutan menjadi tantangan. Secara keseluruhan, program ini efektif dalam menumbuhkan budaya siaga bencana dan berpotensi direplikasi di lembaga pendidikan lain di wilayah rawan bencana. Kata Kunci: Mitigasi Bencana, Pesantren, Kesiapsiagaan, Edukasi, LLHPB, PWA, Lingkungan. 
Teori Belajar Sebagai Landasan Pengembangan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Malik, Masriwaty
JBKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam Vol 5 No 1 (2025): J-BKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/8hsrmb05

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki karakteristik yang khas karena tidak hanya berorientasi pada penguasaan pengetahuan keagamaan, tetapi juga pada pembentukan sikap, nilai, dan kesadaran spiritual peserta didik. Salah satu landasan penting dalam pengembangan pembelajaran adalah teori belajar yang menjelaskan bagaimana peserta didik belajar, membangun pemahaman, dan menginternalisasi nilai. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji teori belajar sebagai landasan pengembangan pembelajaran Pendidikan Agama Islam secara konseptual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kajian pustaka konseptual dengan menelaah literatur ilmiah berupa buku akademik dan artikel jurnal bereputasi yang relevan dengan teori belajar, pembelajaran, dan pendidikan Islam. Analisis dilakukan melalui tahapan pengelompokan konsep, analisis komparatif, dan sintesis konseptual terhadap teori-teori belajar utama, meliputi behaviorisme, kognitivisme, konstruktivisme, humanisme, dan teori sosial–kultural. Hasil kajian menunjukkan bahwa tidak ada satu teori belajar yang secara tunggal mampu menjawab kompleksitas tujuan pembelajaran PAI. Setiap teori memiliki kontribusi yang saling melengkapi dalam mengembangkan dimensi kognitif, afektif, sosial, dan spiritual peserta didik. Oleh karena itu, pengembangan pembelajaran PAI memerlukan pendekatan integratif terhadap teori belajar agar pembelajaran tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga transformatif. Artikel ini memberikan kontribusi konseptual berupa kerangka pemahaman yang menempatkan teori belajar sebagai fondasi utama dalam pengembangan pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang bermakna dan berorientasi nilai.