Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN OLEH APOTEKER DI PUSKESMAS X TANGERANG SELATAN Susanti, Debi; Mutiasih , Pipit; Aulia, Gina; Rahmah Fahriati, Andriyani
Jurnal Farmamedika (Pharmamedika Journal) Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Farmamedika (Pharmamedica Journal)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Industri dan Farmasi Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47219/ath.v10i2.498

Abstract

Pelayanan kefarmasian merupakan serangkaian kegiatan yang bertujuan untuk mengidentifikasi, mencegah, serta mengatasi masalah terkait obat dan kesehatan. Dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan, pendekatan pelayanan kefarmasian perlu bergeser dari yang berfokus pada obat (drug oriented) menjadi berorientasi pada pasien (patient oriented). Oleh karena itu, apoteker dituntut untuk terus meningkatkan kompetensinya agar mampu memberikan pelayanan yang menyeluruh dan berkesinambungan. Kualitas layanan kesehatan, khususnya dalam bidang kefarmasian, sangat menentukan kepuasan pasien, yang didefinisikan sebagai tingkat kepuasan yang dirasakan setelah membandingkan harapan dengan kenyataan layanan yang diterima. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian oleh apoteker di Puskesmas X Tangerang Selatan. Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan desain potong lintang (cross-sectional), dilakukan pada tanggal 27 Mei hingga 29 Juni 2024, menggunakan kuesioner terhadap 334 responden yang dipilih melalui teknik accidental sampling. Tingkat kepuasan diukur berdasarkan lima dimensi, yaitu kehandalan, ketanggapan, jaminan, empati, dan bukti fisik. Data dianalisis menggunakan Microsoft Excel dan SPSS. Hasil menunjukkan tingkat kepuasan pada kehandalan sebesar 78,81%, ketanggapan 80,67%, jaminan 82,91%, empati 81,90%, dan bukti fisik 78,71%. Secara keseluruhan, tingkat kepuasan terhadap pelayanan kefarmasian oleh apoteker mencapai 80,35% dan termasuk dalam kategori sangat puas. Sementara itu, hasil uji hubungan antara karakteristik pasien dan tingkat kepuasan menunjukkan nilai P > 0,05, yang berarti tidak terdapat hubungan yang signifikan. Kesimpulannya, pasien merasa sangat puas dengan pelayanan kefarmasian yang diberikan oleh apoteker di Puskesmas X Tangerang Selatan
Profil Peresepan Obat Pada Ibu Hamil Di Rumah Sakit X Tangerang Selatan Januari – Maret 2023 Susanti, Debi; Dewantoro, Agung; Nurlela, Nurlela; Adha, Muhammad Zulfikar; Susilowatie, Oni
Edu Masda Journal Vol 9, No 2 (2025): EDU MASDA JOURNAL
Publisher : STIKes Kharisma Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52118/edumasda.v9i2.270

Abstract

                                                    ABSTRACTPregnancy is a natural physiological condition that is prepared by women of reproductive age to ensure a safe process. In 2017, Indonesia reported a maternal mortality rate of 359 cases per 100,000 live births, with most cases caused by complications such as postpartum hemorrhage, anemia, and hypertension. To address health issues during pregnancy, medication use is often necessary. However, since many drugs can enter the fetal bloodstream, it is important to consider their safety for fetal development. The aim of this study is to evaluate the drug prescribing profile for pregnant women who received care at Hospital X, South Tangerang, from January to March 2023. The aspects examined include patient characteristics, therapeutic categories, types of prescribed medications, frequency of drug prescriptions, and the classification of drug safety based on their risk levels during pregnancy. This research used a descriptive and retrospective design, based on the analysis of 210 patient medical records. The study results showed that most respondents were in the early adulthood age group (26.0–35.0 years), with 141 patients (67.14%). Additionally, the majority of pregnancies were in the first trimester (1.0–12.0 weeks), with 110 patients (52.38%). In terms of therapy, 20 therapeutic categories were identified, comprising a total of 63 types of medications, with vitamins and minerals being the most commonly used group, totaling 22 types (34.92%). The highest frequency of prescriptions was also found in the vitamins and minerals group, with 289 prescriptions (65.83%) out of 439 total prescriptions. According to the FDA safety classification, the majority of drugs prescribed to pregnant women fell into Category A, indicating a high level of safety for use during pregnancy.                                             ABSTRAKKehamilan adalah kondisi fisiologis alami yang dipersiapkan oleh wanita usia subur agar berlangsung aman. Tahun 2017 di Indonesia, Angka kematian ibu sebesar 359 kasus untuk setiap 100.000 kelahiran hidup, sebagian besar disebabkan komplikasi seperti perdarahan pasca persalinan, anemia dan hipertensi. Dalam menghadapi masalah kesehatan selama kehamilan, penggunaan obat sering kali diperlukan. Namun, banyak obat masuk kedalam aliran darah janin, penting untuk mempertimbangkan keamanan obat terhadap perkembangan janin. Evaluasi profil peresepan obat pada ibu hamil yang mendapatkan pelayanan di Rumah Sakit X, Tangerang Selatan, bulan Januari hingga Maret 2023 merupakan tujuan penelitian ini. Aspek yang dikaji karakteristik pasien, kategori terapi, jenis obat yang diresepkan, frekuensi penulisan obat dalam resep, serta klasifikasi keamanan obat berdasarkan tingkat risikonya terhadap kehamilan. Desain penelitian menggunakan deskriptif, secara retrospektif. Berdasarkan analisis terhadap 210 data rekam medis pasien. Hasil studi menunjukkan sebagian besar responden berada dalam kelompok usia awal dewasa (26,0–35,0 tahun), yaitu sebanyak 141,0 pasien (67,14.%). Sementara itu, mayoritas umur kehamilan berada pada trimester ke-1 (1,0–12,0 minggu) sebanyak 110 pasien (52,38%). Dari segi terapi, ditemukan 20 kelompok terapi obat dengan total 63 jenis obat, di mana kelas vitamin dan mineral menjadi yang paling banyak digunakan, yakni 22 jenis (34,92%). Frekuensi peresepan tertinggi terdapat pada kelompok terapi vitamin dan mineral, dengan jumlah 289 penulisan resep (65,83%) dari total 439 penulisan. Berdasarkan klasifikasi keamanan menurut FDA, mayoritas obat yang diberikan kepada ibu hamil tergolong kategori A, yang menunjukkan tingkat keamanan selama kehamilan.
Analisa Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Pneumonia Anak Dan Remaja Di Rs Bhayangkara Lemdiklat Polri Periode Januari-Desember 2024 Nurlela, Nurlela; Dewantoro, Agung; Susanti, Debi; Aulia, Gina
PHRASE (Pharmaceutical Science) Journal Vol 5, No 2 (2025): Pharmaceutical Science Journal Vol 5 No 2, 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/phrase.v5i2.1174

Abstract

Pneumonia attacks the respiratory tract and is one of the dangerous infections that can potentially cause high mortality rates, especially in children and adolescents. The objective of this study were to analyze the pattern of antibiotics use in pediatric and adolescent pneumonia patients at an inpatient ward, Bhayangkara Lemdiklat Polri Hospital. Methods:This was a descriptive, observational and cross-sectional study. We employed a total sampling method, collecting data from patient medical records retrospectively. Results The findings revealed that most of the patients were toddlers, 0–5 years (43%) Table 1.Length of stay and distribution of pneumonia patients in MMCPS Age Prevalence n(%) Male Patient ratioTime interval Adult N=232 Working daysper dayRange (year) 30%, followed by male gender (53%), with average length of stay from 1 to 7 days (79%). The most frequent comorbidity was anaemia (30%). The antibiotic utilized was predominantly injectables (85%) given as monotherapy 85% and under the class of cephalosporin category (66%). Ceftriaxone (59%).Conclusion: was the most commonly used antibiotic. The findings of this study reveal that the antibiotic prescription for pediatric and adolescent pneumonia patients at Bhayangkara Lemdiklat Polri Hospital are in line with previous research results, where ceftriaxone is the most commonly used as a single-agent injectable antibiotic.
FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN MASKER GEL PEEL- OFF DARI EKSTRAK BUAH STROBERI (FRAGARIA SP) DENGAN METODE DPPH Utami, Anissa; Pomalingo, Dwina Ramadhani; Bastian, Irvan; Winarni, Gandes; Susanti, Debi; Yuristiawan, Yuristiawan; Alhabzy, Raihan Wisnu
PHRASE (Pharmaceutical Science) Journal Vol 5, No 2 (2025): Pharmaceutical Science Journal Vol 5 No 2, 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/phrase.v5i2.1152

Abstract

Strawberries (Fragaria sp.) are plants rich in bioactive compounds such as anthocyanins, flavonoids, ellagic acid, and vitamin C, which act as natural antioxidants. This study aimed to formulate and evaluate peel-off gel mask preparations containing strawberry extract and to test their antioxidant activity using the DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl) method. The research was conducted experimentally with three extract concentrations: F1 (2%), F2 (3%), and F3 (4%). The formulations were evaluated through organoleptic testing, homogeneity, pH, drying time, and spreadability. Antioxidant activity was analyzed based on IC50 values. The results showed that all formulations remained stable organoleptically during 4 weeks of storage, were homogeneous, had pH values of 4.72–5.37, drying times of 15–19 minutes, and spreadability between 5.1–6.1 cm. Antioxidant activity tests revealed that F1 had an IC50 value of 63.65 μg/mL, F2 of 57.75 μg/mL, and F3 showed the strongest activity with an IC50 value of 41.77 μg/mL, which is categorized as very strong. In conclusion, the F3 formulation (4%) demonstrated the best physical stability and the highest antioxidant activity.