Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Perilaku Asuh Makan Usia 24-59 Bulan terhadap Kejadian Stunting di Puskesmas Tanjungrejo Kabupaten Kudus Naila Ainun Nisa; Novie E. Mauliku; Budiman, Budiman; Ayu Laili Rahmiati; Suhat, Suhat
INSOLOGI: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/insologi.v4i4.5802

Abstract

Stunted toddlers at Tanjungrejo Health Center increased 2024 to 259 toddlers, 79 stunted 24-59 months. Study aims analyze relationship parenting patterns and stunting 24-59 months at Tanjungrejo Health Center. Study design used case-control. Sample 50 mothers stunted as cases and 100 mothers healthy children as controls. Ratio 1:2 using simple random sampling. Data collection used questionnaire with univariate, bivariate, and multivariate analysis. Results is significant relationship maternal BMI (p=0.009), maternal anemia history (p=0.018), exclusive breastfeeding (p=0.001), meal frequency (p=0.000), meal duration (p=0.000), personal hygiene (p=0.000), maternal parenting (p=0.030) and toddler eating behavior (p=0.000) with incidence stunting. There no significant relationship maternal nutritional status (p=0.839), birth weight (p=0.756), history infection (p=0.839), and type food (p=0.089) with incidence stunting. Largest proportion stunted male aged 24-41 months and respondents aged <27 years with elementary/junior high school and unemployed compared proportion healthy toddlers. The most dominant factor was meal frequency, while food type and personal hygiene were confounding variables. It is recommended to hold healthy cooking demonstrations to implement meal schedules and develop further research on healthy eating behaviors.
Pola Hidup Lansia yang dapat Mengakibatkan Hipertensi di Puskesmas Karangmulya Kabupaten Garut Tahun 2023: Older Lifestyles than Can Lead to Hypertension at the Karangmulya Health Centre Garut Regency in 2023 Widia Rahmi Pratiwi; Ayu Laili Rahmiati; Gunawan Irianto; Agus Riyanto; Dyan Kunthi Nugrahaeni
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i1.4047

Abstract

Latar belakang: Jumlah penderita hipertensi di Kabupaten Garut tahun 2022 sebanyak 159.435. Wilayah kerja Puskesmas Karangmulya merupakan penduduk terbanyak mengalami rujukan dan terjadi peningkatan dari tahun sebelumnya yaitu sebesar 3,6% menjadi 37,4% sehingga perlu dilakukan penanggulangan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kebiasaan merokok, aktivitas fisik dan stress dengan kejadian hipertensi pada lansia. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kasus kontrol. Sampel penelitian merupakan lansia ?60 tahun yang menderita hipertensi sebanyak 66 orang sebagai kasus dan yang tidak menderita hipertensi sebanyak 66 orang sebagai kontrol di Puskesmas Karangmulya Kabupaten Garut yang tercatat dalam data BP Lansia tahun 2023. Perbandingan jumlah kasus dan kontrol adalah 1:1 sehingga total 132 sampel yang dihitung menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner. Analisis data yang dilakukan menggunakan analisis univariat dan bivariat (uji chi square dan OR). Hasil: Hasil analisis didapatkan variabel merokok (p=0,014, OR=5,151 95% CI 1,393-19.042), aktivitas fisik (p=0,046, OR=0,450 95% CI 0,218-0,931) dan stress (p=0,005, OR=3,095 95% CI 1,442-6,642). Kesimpulan: Terdapat hubungan diantara kebiasaan merokok, aktivitas fisik dan stress dengan kejadian hipertensi pada lansia dengan p values < 0,05.