Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Pharmacia

ISOLASI DAN KARAKTERISASI BAKTERI ASAM LAKTAT (BAL) DARI FERMENTASI STATER (Lactobacillus casei) PADA CUKA MANDAI CEMPEDEK (Artocarpus champeden) Rezia Elok Canrika; Utami, Indah Woro; Retno, Eka Kumala
PHARMACIA Vol. 2 No. 1 (2024): Pharmacy
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mandai merupakan salah satu olahan makanan fermentasi dari kulit cempedak (Artocarpus champeden). Namun bagian dari mandai yang belum dimanfaatkan yakni cuka mandai yang dapat dibuat menjadi bahan pangan fungsional. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan isolat dan mengetahui karakteristik dari bakteri asam laktat dari hasil fermentasi stater (Lactobacillus casei) pada cuka mandai cempedak. Metode penelitian ini menggunakan desain eksperimental dengan analisis data berupa analisis data dekskriptif. Fermentasi mandai ditambahkan stater 4% kemudian diambil sampel cuka pada hari ke-14 untuk di isolasi dengan Media MRS Agar dan dikarakterisasi. Dari hasil isolasi diperoleh empat koloni yang dapat dikatakan sebagai isolat dari bakteri asam laktat cuka mandai cempedak atau BAL CM dengan kode BAL CM1, BAL CM2, BAL CM3 dan BAL CM4. Keempat isolat tersebut memiliki karakteristik morfologi yang sama yakni berwarna putih dan tepi utuh dengan bentuk isolat yakni dua isolat bulat dan dua isolat tidak beraturan. Pada empat isolat tersebut menunjukan hasil berupa gram positif, berbetuk batang, uji katalase negatif tidak terbentuknya gelembung atau gas dan uji indol negatif tidak terbentuknya warna merah atau cincin merah. Keempat isolat tersebut diduga sebagai bakteri asam laktat genus Lactobacillus.
STUDI KASUS METODE FIFO (First In First Out) DAN FEFO (First Expired First Out) PENGELOLAAN OBAT GENERIK TABLET DAN KAPSUL DALAM PENGGUNAAN BPJS KLINIK X BALIKPAPAN Hasanah, Nur; Retno, Eka Kumala; Erwina, Wiwi; Wardhana, Mada Aditia
PHARMACIA Vol. 2 No. 2 (2024): Pharmacy
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan stok obat di fasilitas pelayanan kesehatan merupakan aspek krusial dalam menjamin keberlangsungan terapi pasien serta efisiensi penggunaan anggaran obat. Penggunaan metode FIFO (First In First Out) dan FEFO (First Expired First Out) merupakan strategi umum dalam manajemen persediaan obat. FIFO menekankan penggunaan stok yang pertama kali masuk, sementara FEFO memprioritaskan penggunaan obat yang memiliki tanggal kedaluwarsa paling dekat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan kedua metode tersebut terhadap efektivitas dan efisiensi pengelolaan obat generik tablet dan kapsul di Klinik X Balikpapan dengan studi khusus pada dua jenis obat, yaitu cetirizine dan ranitidine. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan teknik dokumentasi dan analisis data statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas batch berada pada kategori rata-rata dalam hal perputaran stok dan lama masa kedaluwarsa, meskipun ditemukan beberapa batch yang memiliki performa distribusi di bawah rata-rata. Hal ini menunjukkan perlunya penguatan sistem monitoring dan digitalisasi manajemen stok guna mendukung penerapan metode FIFO dan FEFO secara optimal.