Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Pengetahuan Simpati (Sosialisasi Dan Intervensi Masalah Anemia Pada Remaja Lewat Asuhan Tepat Dan Inovatif) Di Puskesmas Kibang Budi Jaya: Pengabdian Esti Prajaningrum; Yona Desni Sagita; Nila Qurniasih; Rini Wahyuni; Laila Kurniawati; C Hardiyati Rukmana; Mayantika Fitrisa; Tri Widayanti; Sri Sulistyaningsih; Sumarni; Noviyana; Evi Wijayanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.2534

Abstract

This community service activity aimed to increase adolescent girls’ knowledge about anemia, including its causes, symptoms, impacts, and prevention efforts. The method used was an observational analytic design with a pretest–posttest approach involving 31 adolescent girls selected through random sampling. Data were collected using a questionnaire consisting of 15 questions, followed by an interactive health education session using leaflet media. The results showed that the mean knowledge score of respondents increased from 42.90 at the pretest to 80.65 at the posttest. The Wilcoxon test yielded a p-value = 0.000 (p < 0.05), indicating a significant difference before and after the intervention. These findings demonstrate that health education using leaflets is effective in improving adolescent girls’ knowledge about anemia. It is recommended that adolescent girls apply the information gained through balanced nutrition and adherence to Iron-Folic Acid (IFA) tablet consumption. Furthermore, health centers and health workers are encouraged to carry out continuous education, strengthen the school-based IFA supplementation program, and monitor adherence as a sustainable strategy for anemia prevention.
PERAN KEMITRAAN ORANG TUA DAN SATUAN PAUD DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK INDONESIA MENUJU GENERASI EMAS INDONESIA Rachmi, Titi; Kumala Dewi, Nurul Fitria; Nurfadillah, Aini; Prasasti, Dera; Sabrina, Farrah; Rahmayani, Nani; Noviyana; Maspupah, Pupung; Rasmiyati; Azzahra, Sayidah Nafisah; Karmila, Siti; Dewanty, Shinta Fatma; Sumaryanti
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 01 (2026): JANUARI 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter merupakan sebuah proses dalam pembentukan anak untuk memiliki pribadi yang baik, memiliki jiwa yang bijaksana dan bertanggung jawab yang dihasilkan dari pembiasaan-pembiasaan pikiran,hati, dan perbuatan yang dilakukan secara berkesinambungan dalam kehidupan sehari-hari dan dalam lingkungan sekolah. Kemitraan dapat dinilai strategis untuk mengidentifikasi persoalan yang terjadi dan merumuskan model kerjasama yang harmonis dan strategik diantara para pelaku program pendidikan anak usia dini. Generasi Emas ialah masa anak usia dini untuk mengeksplorasi hal hal yang ingin mereka lakukan, masa golden age merupakan masa yang paling penting untuk membentuk karaktek anak. Metode pelaksanaan ini menggunakan ini dibagi menjadi 4 tahapan yaitu tahapan persiapan, tahapan pelaksanaan, tahapan evaluasi kegiatan dan tahapan pelaporan. Hasil pelaksanaan webinar menunjukan bahwa kemitraan orang tua dan satuan paud memiliki peran yang sangat penting dalam pembentukan karakter anak sebagai generasi emas. Materi yang disampaikan menekankan bahwa pembentukan karakter anak usia dini tidak dapat dilakukkan secara terpisah, melainkan memerlukan Kerjasama yang berkelanjutan antara lingkungan keluarga dan satuan Pendidikan. Character education is a process of developing children into good individuals, possessing a wise and responsible soul, resulting from the continuous development of habits of thought, heart, and action in daily life and within the school environment. Partnerships can be considered strategic for identifying emerging issues and formulating harmonious and strategic collaboration models among early childhood education program stakeholders. The Golden Generation is a period during which early childhood explores their passions. This golden age is the most crucial period for character development. This implementation method is divided into four stages: preparation, implementation, activity evaluation, and reporting. The results of the webinar demonstrated that partnerships between parents and early childhood education units play a crucial role in shaping the character of children as part of the golden generation. The material presented emphasized that character development in early childhood cannot be achieved in isolation but requires ongoing collaboration between the family environment and the educational unit.