Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Transformasi Manajemen Pendidikan Terintegrasi dengan Pemberdayaan Ekonomi dan Pengabdian Masyarakat untuk Meningkatkan Keadilan dan Kesejahteraan Berkelanjutan : Penelitian Ade Ananto Terminanto; Trioksa Siahaan; Enny Haryanti; Ahmad Gawdy Prananosa; Arifannisa
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3301

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi manajemen pendidikan yang terintegrasi dengan pemberdayaan ekonomi dan pengabdian masyarakat sebagai strategi dalam meningkatkan keadilan dan kesejahteraan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka dengan pendekatan kualitatif yang secara khusus ditujukan untuk menambah referensi terkait pengabdian masyarakat. Data dikumpulkan dari berbagai sumber ilmiah termasuk Google Scholar dan website resmi lembaga pendidikan serta pemerintah, antara tahun 1964 hingga 2025. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa transformasi manajemen pendidikan yang mengintegrasikan pemberdayaan ekonomi dan kegiatan pengabdian masyarakat berperan penting dalam memperkuat kemandirian, inovasi, dan kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat. Secara teoretis, penelitian ini berlandaskan pada Human Capital Theory, Empowerment Theory, dan Sustainable Development Theory, yang menegaskan bahwa pendidikan berperan strategis dalam membangun masyarakat yang berdaya dan berkeadilan.
Pelatihan Manajemen Pendidikan Bagi Guru Sekolah Dasar untuk Mendukung Implementasi Kurikulum Merdeka Wahidin Wahidin; Ahmad Gawdy Prananosa; M. Rusni Eka Putra
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 8 No 2 (2026): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v8i2.4216

Abstract

Pengabsian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar melalui pelatihan manajemen pendidikan dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan pelatihan melibatkan guru sekolah dasar yang diberikan materi terkait manajemen pembelajaran, penyusunan modul ajar, pembelajaran diferensiasi, serta asesmen. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi, angket, dan refleksi peserta. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kompetensi guru, yang ditandai dengan peningkatan nilai rata-rata dari 62,5 menjadi 85,3. Selain itu, sebagian besar peserta mampu menyusun perangkat pembelajaran berbasis Kurikulum Merdeka dengan kategori baik serta mulai mengimplementasikan pembelajaran diferensiasi di kelas. Respon peserta terhadap pelatihan juga sangat positif, dengan tingkat kepuasan yang tinggi terhadap materi dan metode yang digunakan. Meskipun demikian, masih diperlukan pendampingan lanjutan untuk mengoptimalkan penerapan hasil pelatihan dalam praktik pembelajaran. Dengan demikian, pelatihan manajemen pendidikan terbukti efektif sebagai strategi dalam meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar untuk mendukung keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka secara berkelanjutan.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PAIR-CHECKS TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS V SD NEGERI 35 LUBUKLINGGAU Selvi; Ahmad Gawdy Prananosa; Aren Frima
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 No. 03, September 2026 Produce
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.61509

Abstract

This study aims to determine the effect of applying the Pair-Checks learning model on IPAS learning outcomes of Grade V students at SD Negeri 35 Lubuklinggau in the 2025/2026 academic year. The research method used was quantitative with a pre-experimental design of the one group pretest-posttest type. Based on data analysis, the average pretest score of students was 45.39, with most students not yet achieving learning mastery. After applying the Pair-Checks learning model, the average posttest score increased to 83.09, with 21 out of 23 students achieving mastery learning. Hypothesis testing using the Z-test showed Zhitung ≥ Ztabel (6.85 ≥ 1.714), indicating that H₀ was rejected and Hₐ was accepted. Thus, it can be concluded that the implementation of the Pair-Checks learning model significantly improved the IPAS learning outcomes of Grade V students at SD Negeri 35 Lubuklinggau.