Wahidin
Universitas PGRI Silampari

Published : 9 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

PENGGUNAAN DASHBOARD UNTUK LAPORAN KEGIATAN PERKULIAHAN Sari, Meilida Eka; Wahidin, Wahidin; Mikaresti, Pamela; Ardiansyah, Novriza Wahyu; Kartiwi, Asti Putri; Mesterjon, Mesterjon; Susanto, Edy; Saputra, Cholin Edi; Fahmi, Marhalis; Utama, Nico Vantra; Zahra, Hanifah Yulia Az; Martiani, Martiani
Edum Journal Vol. 7 No. 2 (2024): Edum Journal
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/edumjournal.v7i2.249

Abstract

Laporan perkuliahan pada Universitas Terbuka Bengkulu untuk perkuliahan menggunakan tutorial berbasis web, tutor wajib membuat laporan setiap sesi menggunakan dashboard tutorial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan dashboard untuk laporan kegiatan perkuliahan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif, fokus mengkaji penggunaan aplikasi dashboard, instrumen dalam penelitian ini dibagikan melalui google form. Kesimpulan dari penelitian ini penggunaan Penggunaan Aplikasi Dashboard Tutor-UT Bengkulu untuk pembuatan laporan perkuliahan tutorial webinar sangat efektif. Diharapkan bahwa penelitian lebih lanjut akan meneliti kendala dan efektivitas penggunaan dashboard tutor-UT.  
Peran Kepala Sekolah Sebagai Manajer Bagi Tenaga Pendidik di SD Negeri Sukaraja Kabupaten Musi Rawas Utara Wahidin, Wahidin; Sulistiyono, Sulistiyono
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 18 No 2 (2024): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v18i2.3320

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui usaha kepala sekolah sebagai manajer dan faktor pendukung dan penghambat kepala sekolah dalam kegiatan manajerial di SD Negeri Sukaraja Kabupaten Musi Rawas Utara. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif diskriptif yang bertujuan untuk membuat diskripsi, gambaran secara sistematis, faktual dan akurat mengenai faktafakta, sifat-sifat serta hubungan antara fenomena yang diselidiki. Data yang diperoleh melalui observasi, wawancara. Semua data terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis data yang terdiri dari tahapan data reduksi data, penyajian data, dan verifikasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa: 1) Usaha kepala sekolah sebagai manajer di SD Negeri Sukaraja Kabupaten Musi Rawas Utara sudah dilaksanakan dengan baik adapun usaha-usaha yang dilakukan kepala sekolah diantaranya yaitu: (a). Kepala sekolah selalu melakukan kerjasama yang baik dengan guru dalam penyusunan kurikulum dan perangkat pembelajaran, (b). Mendorong guru untuk melakukan perbaikan dalam pelaksanaan tugasnya dalam hal ini kepala sekolah menerapkan reward dan punishment, (c) Meningkatkan skill dan professionalisme guru dengan memberikan dan mengikutsertakan guru dalam pelatihan dan pendidikan, (d) Meningkatkan iklim kerja yang kondusif dengan memberikan suasan belajar yang aman dan nyaman sehingga proses belajar mengajar menjadi kondusif, (e) Memberdayakan guru dan stafnya dengan memberikan izin kepada guru untuk melakukan studi lanjut maupun pengembangan profesi. 2). Faktor pendukung manajerial kepala sekolah faktor guru dan peran orang tua/wali murid, sedangkan faktor penghambat adalah faktor siswa, sarana dan prasarana, dan faktor ekonomi orang tua.
Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah Yang Kuat, Terstruktur dan Visioner Terhadap Peningkatan Prestasi Siswa SMP Negeri 11 Lubuklinggau Wahidin, Wahidin; Episiasi, Episiasi
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 19 No 1 (2025): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v19i1.3528

Abstract

Kepemimpinan kepala sekolah merupakan faktor kunci dalam menentukan keberhasilan penyelenggaraan pendidikan di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran gaya kepemimpinan kepala sekolah yang kuat, terstruktur, dan visioner terhadap peningkatan prestasi siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepala sekolah dengan gaya kepemimpinan yang kuat mampu menciptakan lingkungan yang disiplin dan stabil melalui ketegasan dalam pengambilan keputusan, efisiensi pengelolaan sumber daya, serta penerapan disiplin yang adil. Gaya kepemimpinan terstruktur tercermin dari perencanaan program kerja yang sistematis, pengelolaan kurikulum yang terarah, dan evaluasi berkala, yang semuanya berkontribusi pada efektivitas pembelajaran. Sementara itu, kepemimpinan visioner terlihat dari kemampuan merumuskan visi-misi jangka panjang yang inspiratif, mendorong inovasi, serta menggerakkan seluruh warga sekolah untuk mencapai tujuan bersama. Ketiga gaya kepemimpinan tersebut secara sinergis menciptakan iklim sekolah yang kondusif, terorganisir, dan penuh motivasi, yang berdampak langsung pada peningkatan prestasi siswa secara akademik maupun non-akademik. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan kapasitas kepemimpinan kepala sekolah sebagai strategi utama dalam peningkatan mutu pendidikan.
Manajemen Pengembangan Kompetensi Guru dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di SMA Negeri Sukamenang Wahidin, Wahidin; Efendi, Agusni
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 19 No 1 (2025): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v19i1.3626

Abstract

Kepemimpinan kepala sekolah merupakan faktor kunci dalam menentukan keberhasilan penyelenggaraan pendidikan di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran gaya kepemimpinan kepala sekolah yang kuat, terstruktur, dan visioner terhadap peningkatan prestasi siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepala sekolah dengan gaya kepemimpinan yang kuat mampu menciptakan lingkungan yang disiplin dan stabil melalui ketegasan dalam pengambilan keputusan, efisiensi pengelolaan sumber daya, serta penerapan disiplin yang adil. Gaya kepemimpinan terstruktur tercermin dari perencanaan program kerja yang sistematis, pengelolaan kurikulum yang terarah, dan evaluasi berkala, yang semuanya berkontribusi pada efektivitas pembelajaran. Sementara itu, kepemimpinan visioner terlihat dari kemampuan merumuskan visi-misi jangka panjang yang inspiratif, mendorong inovasi, serta menggerakkan seluruh warga sekolah untuk mencapai tujuan bersama. Ketiga gaya kepemimpinan tersebut secara sinergis menciptakan iklim sekolah yang kondusif, terorganisir, dan penuh motivasi, yang berdampak langsung pada peningkatan prestasi siswa secara akademik maupun non-akademik. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan kapasitas kepemimpinan kepala sekolah sebagai strategi utama dalam peningkatan mutu pendidikan.
Strategi Kepemimpinan Transformasional dalam Manajemen Sekolah Berbasis Teknologi Wahidin Wahidin; Episiasi Episisai
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 20 No 1 (2026): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v20i1.4180

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kepemimpinan transformasional dalam manajemen sekolah berbasis teknologi. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai peran kepala sekolah dalam mengelola transformasi digital di lingkungan pendidikan. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan yang dipilih secara purposive. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional berperan signifikan dalam mendukung implementasi manajemen sekolah berbasis teknologi. Strategi yang diterapkan meliputi perumusan visi digital, keteladanan dalam penggunaan teknologi, penguatan kompetensi guru melalui pelatihan, serta pemanfaatan sistem informasi dan data dalam pengambilan keputusan. Implementasi tersebut berdampak pada peningkatan efisiensi, transparansi, dan inovasi dalam pengelolaan sekolah. Namun, terdapat kendala seperti rendahnya literasi digital, keterbatasan infrastruktur, dan resistensi terhadap perubahan. Kendala tersebut diatasi melalui pendekatan persuasif, pelatihan berkelanjutan, dan penguatan dukungan teknis. Kesimpulannya, kepemimpinan transformasional menjadi faktor kunci dalam keberhasilan manajemen sekolah berbasis teknologi dan penting untuk dikembangkan dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital.
Pendampingan Guru dalam Pengelolaan Administrasi dan Evaluasi Pembelajaran Berbasis Digital di SMP Negeri Karang Jaya Wahidin Wahidin; Agusni Efendi
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 8 No 1 (2025): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v8i1.3853

Abstract

Kegiatan pendampingan di Sekolah Menengah Pertama Negeri Karang Jaya bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam pengelolaan administrasi pembelajaran dan evaluasi berbasis digital. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi analisis kebutuhan, perencanaan program, pelatihan dan workshop, pendampingan praktik langsung, serta monitoring dan evaluasi. Aplikasi yang digunakan dalam pendampingan meliputi Google Workspace for Education, Google Form, Quizizz, dan e-Rapor SMP. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi guru dalam menyusun perangkat pembelajaran digital seperti RPP, modul ajar, dan jurnal mengajar berbasis cloud. Guru juga mampu memanfaatkan evaluasi digital melalui pembuatan soal dan pengolahan nilai otomatis, serta mengoperasikan e-Rapor dengan lebih akurat dan tepat waktu. Selain peningkatan keterampilan teknis, pendampingan ini juga berdampak pada perubahan sikap guru terhadap penggunaan teknologi, meningkatkan kepercayaan diri, motivasi, dan kolaborasi antarguru. Meskipun terdapat kendala seperti keterbatasan jaringan internet dan perangkat, kegiatan pendampingan tetap berjalan efektif melalui strategi adaptif dan dukungan fasilitator. Secara keseluruhan, pendampingan ini berhasil meningkatkan profesionalisme guru dalam pengelolaan administrasi serta evaluasi pembelajaran berbasis digital, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang lebih modern, efisien, dan sesuai tuntutan pendidikan abad ke-21.
Pelatihan Manajemen Pendidikan Bagi Guru Sekolah Dasar untuk Mendukung Implementasi Kurikulum Merdeka Wahidin Wahidin; Ahmad Gawdy Prananosa; M. Rusni Eka Putra
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 8 No 2 (2026): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v8i2.4216

Abstract

Pengabsian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar melalui pelatihan manajemen pendidikan dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan pelatihan melibatkan guru sekolah dasar yang diberikan materi terkait manajemen pembelajaran, penyusunan modul ajar, pembelajaran diferensiasi, serta asesmen. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi, angket, dan refleksi peserta. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kompetensi guru, yang ditandai dengan peningkatan nilai rata-rata dari 62,5 menjadi 85,3. Selain itu, sebagian besar peserta mampu menyusun perangkat pembelajaran berbasis Kurikulum Merdeka dengan kategori baik serta mulai mengimplementasikan pembelajaran diferensiasi di kelas. Respon peserta terhadap pelatihan juga sangat positif, dengan tingkat kepuasan yang tinggi terhadap materi dan metode yang digunakan. Meskipun demikian, masih diperlukan pendampingan lanjutan untuk mengoptimalkan penerapan hasil pelatihan dalam praktik pembelajaran. Dengan demikian, pelatihan manajemen pendidikan terbukti efektif sebagai strategi dalam meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar untuk mendukung keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka secara berkelanjutan.
Strategi Kepemimpinan Kepala Sekolah untuk Kinerja Guru IPA Melalui Motivasi Guru SMP Kota Lubuklinggau Kartika Kartika; Rudi Erwandi; Wahidin
BIOEDUSAINS:Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains Vol. 9 No. 1 (2026): BIOEDUSAINS:Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/fj74yz16

Abstract

This study aimed to analyze the principal’s leadership strategies in improving science teacher performance through teacher work motivation in private junior high schools in Lubuklinggau City. The method used was a qualitative approach with a case study design. The research subjects consisted of principals and science teachers in four private junior high schools in Lubuklinggau City. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation. The results indicate that the principal’s leadership strategies, including planning, organizing, actuating, and controlling, play a role in enhancing science teachers’ work motivation. Teacher work motivation functions as a mediating variable that strengthens the influence of principal leadership on science teacher performance. In conclusion, effective and consistent principal leadership is able to optimally improve science teacher performance through strengthening work motivation. Keywords: Principal Leadership, Private Junior High School, Science Teacher Performance, Teacher Motivation
Motivasi Guru dalam Pemanfaatan Teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Mata Pelajaran IPA di SMK PGRI Lubuklinggau Fiqih Brian Karlingga; Satinem; Wahidin
BIOEDUSAINS:Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains Vol. 9 No. 1 (2026): BIOEDUSAINS:Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/mdj46896

Abstract

This study aimed to describe teachers' motivation in utilizing Artificial Intelligence (AI) technology and to analyze its implications for improving the quality of science learning in SMK PGRI Lubuklinggau. The method used in this research is a qualitative approach with a descriptive design. The research subjects were ten science teachers at SMK PGRI Lubuklinggau who have utilized Artificial Intelligence (AI) technology in the learning process, including the stages of planning, implementation, and evaluation of learning. Data were collected through in-depth interviews, classroom observations, and documentation of science teachers who have implemented AI in their teaching practices. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results indicate that both intrinsic and extrinsic teacher motivation play an important role in encouraging the effective use of AI in learning. Teachers with high motivation tend to be more innovative, adaptive, and capable of utilizing AI to support learning planning, implementation, and evaluation. The use of AI also contributes to increased student engagement, learning effectiveness, and the quality of interaction between teachers and students. In conclusion, enhancing teacher motivation is a key factor in optimizing the use of AI to improve the quality of science learning in vocational high schools.   Keywords: Artificial Intelligence, learning quality, science learning, teacher motivation, vocational high school